Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:43 WIB. Suzuki - MPV 'murah' Suzuki dipermak, harga naik Rp3 juta.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - Rating Bukalapak terjun bebas di App Store.
  • 18:42 WIB. Jokowi - Usai Bukalapak, #UninstallJokowi kian menggema.

Batasi Fitur Forward, Cara WhatsApp Cegah Penyebaran Hoaks

Foto Berita Batasi Fitur Forward, Cara WhatsApp Cegah Penyebaran Hoaks
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

WhatsApp mengumumkan batas pengiriman fitur meneruskan pesan (forward) di Indonesia, Senin (21/1/2019). Hal itu dilakukan untuk mengurangi potensi terjadinya penyebaran informasi keliru (hoaks) dalam media sosial itu.

VP Public Policy and Communications WhatsApp, Victoria Grand, mengatakan, saat ini pengguna WhatsApp hanya bisa meneruskan pesan ke 5 obrolan saja, baik itu secara pribadi maupun grup. Harapannya, hal itu dapat mempersulit oknum penyebar informasi tak bertanggung jawab di platform perpesanan itu.

"90% pesan di WhatsApp beredar secara pribadi, sedangkan 10% sisanya merupakan pesan terusan yang asalnya tidak jelas dari mana. Fenomena itu berpotensi menimbulkan disinformasi dan misinformasi. Untuk menanggulanginya, kami tentukan batas untuk meneruskan pesan," jelas Victoria di acara Konferensi Pers Facebook Indonesia: Pemuda Memilih, Jakarta, Senin (21/1/2019).

Fitur baru WhatsApp itu diinisiasi setelah berdiskusi dengan pemangku kepentingan di Indonesia, khususnya Kemenkominfo. Menteri Kemenkominfo pun mengonfirmasi hal tersebut melalui konferensi pers di Gedung Kemenkominfo pada hari yang sama.

"Ini bukan dadakan, sudah terencana. Sejak September 2018, ada 5 negara yang punya world influence leader untuk membicarakan isu hoaks secara global. Kami berpikir untuk melakukan pembatasan nomor penerusan pesan di WhatsApp," papar Rudiantara kepada pers.

Menurutnya, cara itu dapat mengurangi penyebaran hoaks yang marak terjadi di WhatsApp, khususnya di Indonesia. Target utama dari layanan yang dikembangkan, untuk mengurangi nomor penyebaran pesan.

"Modus operandi penyebaran hoaks di media sosial, saat informasi diposting, lalu diambil dan di-screenshot, kemudian disebarkan. Akun yang dibuat langsung di take down. Pesan itu diviralkan di WhatsApp, bukan di Facebook," jelas Rudiantara.

Fitur itu akan berlaku pada Selasa (22/1/2019) pukul 09.00 WIB. Pemberlakuan itu disesuaikan dengan Waktu Amerika Barat, yakni pukul 21.00.

"Kami mencoba menargetkan penurunan viralitas, akan berlaku mulai besok, pukul 21.00 Waktu Amerika Barat," Rudiantara menambahkan.

Selama 2 bulan belakangan, WhatsApp berfokus pada versi beta dari layanan ini. Untuk bisa menikmati fitur ini, pengguna perlu memperbarui aplikasi WhatsApp melalui App Store dan Google Play.

Tag: WhatsApp Messenger, Hoax, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo)

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Facebook Indonesia

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31