Portal Berita Ekonomi Senin, 22 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:08 WIB. Perikanan - Pemerintah tebar 2.000 kakap putih di perairan Anambas.
  • 22:22 WIB. Depok - Pemkot Depok akan membuat perda tentang garasi mobil akibat banyak parkir di tempat umum.
  • 21:25 WIB. Bank Asing - OJK: Indonesia sangat terbuka terhadap kehadiran kalangan perbankan Asean
  • 21:15 WIB. Nasabah -  OJK ingatkan bank harus prioritaskan aspek perlindungan konsumen dan hak nasabah
  • 21:12 WIB. BPJS  - Defisit anggaran BPJS Kes  2019  mencapai Rp 19 triliun.
  • 21:11 WIB. Bank -  OJK minta semua bank terus melakukan review fungsi IT-nya secara berkala
  • 20:46 WIB. Politik - PKB: Usulan Amien Rais bagi kekuasaan 55-45 tidak rasional.
  • 20:29 WIB. Kebakaran - Sekitar 15 hektare lahan gambut di Pekanbaru terbakar.
  • 18:09 WIB. Bank Mandiri - OJK akan panggil Bank Mandiri soal 'saldo yang berubah'.
  • 19:56 WIB. Jakarta  - Pengamat: Kalau penggunaan air tidak diatur, Jakarta akan tenggelam 2050.
  • 18:44 WIB. Otomotif - Yamaha tingkatkan kapasitas produksi double di Filipina untuk tandingi Honda
  • 18:36 WIB. Investasi - China dan Singapura tingkatkan investasi asing di Myanmar
  • 17:28 WIB. Indonesia Open - Jepang  juara umum Indonesia Open 2019 setelah meraih dua gelar.

DanaLaut Siap Fasilitasi Pembiayaan UKM Kelautan Rp50 Miliar

DanaLaut Siap Fasilitasi Pembiayaan UKM Kelautan Rp50 Miliar - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Di tahun ini, DanaLaut berkomitmen menyalurkan pembiayaan sebesar Rp50 miliar ke lima sektor bidang kelautan, yakni pertanian garam, budi daya rumput laut, usaha turunan produk laut, tambak, dan pusat pengolahan.

Kelima sektor ini diharapkan mampu menciptakan sebuah ekosistem bidang kelautan yang menjamin keberlangsungan usaha semua pihak. DanaLaut menargetkan 150 proyek pendanaan yang akan disalurkan di sepanjang 2019.

"DanaLaut berkomitmen membuka akses pembiayaan bagi para pelaku usaha kelautan berskala mikro dan kecil, seperti nelayan pesisir, petani garam, pembudi daya rumput laut, serta koperasi-koperasi yang bergerak di sektor kelautan," tutur Niko Ariansyah, Co-Founder DanaLaut, melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Mengenai komitmen DanaLaut, Niko menjelaskan, "Laut Indonesia memiliki potensi besar, sumber daya manusianya ada. Yang dibutuhkan saat ini adalah modal, konsistensi, dan dukungan ekosistem. Inilah alasan DanaLaut hadir."

Terkait dengan hal tersebut, DanaLaut pun membuka kesempatan bagi siapa pun untuk berpartisipasi dalam membangun sektor ekonomi kelautan.

"Masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha punya tanggung jawab yang sama. Bersama DanaLaut, kita bahu-membahu mengelola laut Indonesia dan menjadi poros maritim dunia, sesuai dengan apa yang telah dicanangkan pemerintah," tutup Niko.

Sebelumnya, sepanjang 2018, DanaLaut telah menyalurkan pendanaan lebih dari Rp1 miliar di Kepulauan Kei, Maluku Tenggara sebagai titik awal. Beberapa daerah yang difasilitasi, antara lain Evu, Letvuan, Satean, Hoat, dan Faan.

DanaLaut merupakan perusahaan teknologi finansial di bidang peer to peer (P2P) lending yang berdiri dan beroperasi pada 2018. Terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), DanaLaut merupakan satu dari sedikit P2P lending yang fokus pada sektor ekonomi kelautan di Indonesia.

Tag: DanaLaut

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Saiful Bahri

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,728.00 3,690.58
British Pound GBP 1.00 17,543.07 17,366.04
China Yuan CNY 1.00 2,037.30 2,016.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,983.00 13,843.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,884.58 9,784.23
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,789.94 1,771.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,307.39 10,202.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,750.45 15,588.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.02 3,366.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,003.81 12,872.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67