Portal Berita Ekonomi Rabu, 16 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:45 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka melemah 0,23% pada level 8.130
  • 21:43 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka melemah 0,15% pada level 2.991
  • 21:41 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka melemah 0,08% pada level 27.003
  • 20:16 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 58,75 USD/barel
  • 20:15 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 52,82 USD/barel
  • 20:14 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.488 USD/troy ounce
  • 20:13 WIB. Valas - Dollar melemah 0,19% terhadap Yen pada level 108,65 Yen/USD
  • 20:10 WIB. Valas - Dollar menguat 0,06% terhadap Poundsterling pada level 1,2781 USD/Pound
  • 20:08 WIB. Valas - Dollar melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,1042 USD/Euro
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 0,61% pada level 26.664
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,65% pada level 3.136
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,41% pada level 2.978
  • 16:06 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,30% terhadap USD pada level 7,1028 Yuan/USD
  • 16:01 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,05% terhadap USD pada level Rp. 14.173/USD
  • 14:19 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,20% pada level 22.472

PBB: Ekonomi Global 2019-2020 Bisa Tetap Tumbuh 3%, Tapi...

PBB: Ekonomi Global 2019-2020 Bisa Tetap Tumbuh 3%, Tapi... - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Perserikata Bangsa-Bangsa (PBB) memperkirakan ekonomi global akan tumbuh sebesar 3,0% tahun ini dan pada 2020, sedikit di bawah ekspansi 3,1% pada 2018.

Namun, menurut PBB, kebijakan yang konkrit tetap diperlukan untuk memberantas kemiskinan pada 2030. Demikian dikatakannya dalam ramalan ekonomi tahunan "United Nations World Economic Situation and Prospects 2019".

"Ada banyak lampu kuning berkedip dan beberapa dari lampu kuning itu hampir pasti akan berubah jadi merah pada tahun mendatang, dengan konsekuensi yang sangat tidak terduga," kata Richard Kozul-Wright, kepala strategi globalisasi dan pengembangan di badan ekonomi PBB UNCTAD sebagaimana dikutip Reuters, Selasa (22/1/2019).

"Pertumbuhan itu rapuh, ketidakpastian tetap besar, risiko menjulang. Kita belum bisa melepaskan diri dari warisan krisis keuangan 2008-2009. Kita masih dalam tantangan baru," imbuh dia.

Laporan itu mengatakan jumlah pekerjaan meningkat, tetapi kualitas pekerjaan justru rendah, serta pertumbuhan ekonomi yang jauh lebih besar diperlukan di Afrika untuk membantu orang keluar dari kemiskinan.

Lebih dari 700 juta orang hidup di bawah garis kemiskinan yang ekstrim (US$1,90 per hari pada 2011 paritas daya beli) dan setengah dari mereka berada di Afrika sub-Sahara.

"Di Afrika, pertumbuhan ekonomi perlu naik ke angka dua digit untuk mencapai target pengurangan kemiskinan, jauh melampaui tingkat pertumbuhan yang tercatat selama 50 tahun terakhir," kata laporan itu.

Gambaran jangka pendek global tampak "cukup nyaman", kata Kozul-Wright, tetapi banyak risiko justru jauh lebih mengkhawatirkan dalam beberapa bulan terakhir.

Ada risiko yang terkait dengan melambatnya pertumbuhan ekonomi di Jerman dan China, sistem perbankan Italia, keluarnya Inggris dari Uni Eropa, dan fakta bahwa ekonomi dunia masih terlalu terbebani dengan utang satu dekade setelah krisis keuangan.

"Ada ancaman yang sangat serius terhadap pertumbuhan ekonomi di beberapa bidang perdagangan, utang, geopolitik, serta iklim. Kepercayaan pada lembaga-lembaga tradisional, baik domestik maupun internasional, terkuras sangat cepat," kata Kozul-Wright.

Baca Juga

Tag: Ekonomi Global, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Theguardian.com

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,801.71 3,763.08
British Pound GBP 1.00 18,180.29 17,996.58
China Yuan CNY 1.00 2,009.72 1,989.64
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,257.93 14,116.07
Dolar Australia AUD 1.00 9,604.14 9,505.76
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,817.73 1,799.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.35 10,289.43
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,722.22 15,564.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,402.04 3,365.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,120.39 12,988.65

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6169.592 11.426 658
2 Agriculture 1338.501 -6.170 20
3 Mining 1597.382 -11.011 48
4 Basic Industry and Chemicals 890.797 2.829 74
5 Miscellanous Industry 1143.334 -2.361 50
6 Consumer Goods 2176.766 2.655 54
7 Cons., Property & Real Estate 504.293 2.836 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.767 -5.181 75
9 Finance 1245.416 7.684 90
10 Trade & Service 801.521 -0.469 165
No Code Prev Close Change %
1 SLIS 785 980 195 24.84
2 YPAS 420 500 80 19.05
3 PURE 535 625 90 16.82
4 POOL 1,735 2,000 265 15.27
5 BBLD 434 496 62 14.29
6 CCSI 282 318 36 12.77
7 CMNP 1,930 2,130 200 10.36
8 DEAL 1,635 1,790 155 9.48
9 FILM 238 260 22 9.24
10 IMAS 1,455 1,580 125 8.59
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 1,495 1,125 -370 -24.75
2 SSTM 530 402 -128 -24.15
3 PBSA 360 306 -54 -15.00
4 FREN 180 159 -21 -11.67
5 BLUE 545 490 -55 -10.09
6 KONI 720 655 -65 -9.03
7 IRRA 560 510 -50 -8.93
8 MREI 4,550 4,190 -360 -7.91
9 HRME 1,080 995 -85 -7.87
10 TIRA 250 232 -18 -7.20
No Code Prev Close Change %
1 FREN 180 159 -21 -11.67
2 ESTI 98 100 2 2.04
3 TCPI 6,400 6,175 -225 -3.52
4 MAMI 216 220 4 1.85
5 PURE 535 625 90 16.82
6 BHIT 72 74 2 2.78
7 KPIG 138 139 1 0.72
8 INKP 7,000 6,975 -25 -0.36
9 MNCN 1,310 1,320 10 0.76
10 IPTV 515 510 -5 -0.97