Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:16 WIB. Ligue 1 Prancis - Lyon 2 vs 1 Guingamp
  • 06:15 WIB. Ligue 1 Prancis - Nimes 2 vs 0 Dijon
  • 06:14 WIB. Eredivisie Belanda - ADO Den Haag 1 vs 0 PEC Zwolle
  • 06:13 WIB. Bundesliga Jerman - Augsburg 2 vs 3 FC Bayern München
  • 06:12 WIB. LaLiga Spanyol - Eibar 2 vs 2 Getafe
  • 06:10 WIB. Serie A Italia - Juventus 3 vs 0 Frosinone
  • 06:09 WIB. FA Cup - Queens Park Rangers 0 vs 1 Watford
  • 23:52 WIB. Twitter - Twitter pertimbangkan bikin fitur klasifikasi.
  • 23:50 WIB. Facebook - Facebook terancam kena denda jutaan dolar karena sejumlah masalah privasi.
  • 23:47 WIB. XL - XL klaim nomor 2 di Indonesia.
  • 23:46 WIB. Sniper - Sniper rilis powerbank yang aman diajak terbang.
  • 20:52 WIB. Fujifilm - Fujifilm luncurkan mirrorless X-T30. 
  • 20:19 WIB. Realme - Realme mau ikut ramaikan pasar Eropa.
  • 20:19 WIB. Beras - Stok beras bulog Pekalongan capai 28.000 ton.
  • 20:18 WIB. Modal - Petani garam tradisional di Palu mengatakan masih sangat membutuhkan bantuan modal.

Ahok Bebas, Buni Yani Gimana?

Foto Berita Ahok Bebas, Buni Yani Gimana?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bebasnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari tahanan, tidak sedikit yang mengait-kaitkan kasus Ahok dengan Buni Yani.

Buni Yani mengatakan, kasusnya tak terkait dengan perkara Ahok.

"Karena ini dua kasus yang tidak ada kaitannya menurut Jaksa Agung, jadi saya tidak bisa menanggapi. Pak Ahok mudah-mudahan beliau sesuai dengan putusan hakim saja. Saya nggak ada ini. Karena memang saya tidak mempunyai kepentingan untuk menanggapi kasusnya beliau itu. Karena kan tidak berkaitan menurut jaksa," ujarnya di Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Ia menambahkan, tak ada kaitan pelaporan Ahok dengan posting-an yang dibuatnya. Sebab menurutnya, Ahok dilaporkan berdasarkan video yang diunggah di Pemprov DKI.

"Jadi orang-orang yang melaporkan Pak Ahok ke pengadilan itu berdasarkan dari video Pemprov DKI. Bukan dari saya. Jadi tidak terbukti. Di pengadilan itu tidak bisa ada yang membuktikan bahwa posting-an saya itulah yang menyebabkan Pak Ahok dilaporkan," jelasnya.

Ia menegaskan, dirinya tak melakukan editing terhadap video saat Ahok pidato di Kepulauan Seribu yang menyinggung Surat Al-Maidah ayat 51.Hanya mengunggah ulang video pidato Ahok berdurasi 30 detik yang sudah ada di internet.

"Kedua, kata editan. Apa yang saya edit? Tidak ada yang saya edit. Itu videonya utuh seperti semula. Saya dapat dari page media NKRI, videonya sudah 30 detik. Saya download lalu saya upload ulang. Persis sama, saya meneruskan saja. Apanya yang saya edit? Nggak ada. Itu di pengadilan juga sudah beres," katanya.

Begitu juga soal caption yang menyertai posting-an tersebut. Buni Yani mengaku tidak sengaja karena tidak mendengar kata 'pakai'.

"Bahwa ada pengalihbahasaan dari suara ke tulisan lalu ada hilang kata 'pakai', mestinya 'dibohongi pakai Surat Al-Maidah', lalu yang terdengar dari saya 'dibohongi Al-Maidah' itu tidak disengaja," terangnya.

Buni Yani mengatakan dalam persidangan para ahli mengatakan caption tersebut tidak mengandung unsur pidana. Oleh karena itu, Buni Yani merasa dirinya dikriminalisasi karena divonis hukuman penjara 18 bulan.

Diketahui, Ahok divonis bersalah dan dihukum 2 tahun penjara dalam kasus penodaan agama karena ucapannya terkait surat Al-Maidah ayat 51. Ahok menjalani hukuman penjara sejak 9 Mei 2017.

Pagi tadi, Ahok bebas setelah dipenjara dengan menghabiskan 1 tahun 8 bulan dan 15 hari di Rutan Mako Brimob.

Tag: Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Buni Yani

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Indeksberita.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31