Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Infrastruktur Rampung, Pengusaha Properti Optimis Jalani 2019

Infrastruktur Rampung, Pengusaha Properti Optimis Jalani 2019
WE Online, Jakarta -

Real Estate Indonesia (REI) menyatakan optimistis  sektor properti tetap tumbuh signifikan di tahun 2019. Sekretaris Jenderal DPP REI, Paulus Totok Lusida mengatakan optimisme tersebut didasari akan rampungnya beberapa proyek infrastruktur yang akan secara langsung meningkatkan daya beli masyarakat.

“Kita harus optimis sektor properti dapat tumbuh. Awal April infrastruktur hampir semuanya selesai,”Kata  Paulus dalam diskusi Property Outlook 2019 di Jakarta, Kamis (23/1/2019).

Paulus mengatakan selesainya beberapa proyek infrastruktur khususnya transportasi massal misalnya  akan memicu pertumbuhan kawasan hunian berbasis TOD atau konsep pengembangan properti yang terintegrasi dengan jaringan transportasi publik.

“Konsep TOD ini akan semakin dimintai konsumen . Memang TOD yang ada diseluruh Indonesia dikuasai properti BUMN . Tidak ada satupun swasta diberikan kesempatan . Tapi itu (TOD) pasti tumbuh,” tambahnya.

Ia mengakui bahwa sepanjang 2018 sektor properti mengalami tantangan berat terutama sepanjang Januari- Agustus. Meski  demikian bisnis properti masih diselamatkan oleh naikknya penjualan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Kita sampai dengan Agustus berat sekali. Apalagai untuk tipe rumah yang mewah. Jadi kalau dibilang naik kenaikannya dibantu oleh rumah MBR,” tambahnya.

Pandangan sama dikatakan Country General Manager Rumah123.com Ignatius Untung. Ia  mengatakan, meski memasuki tahun politik, bisnis properti justru akan semakin membaik. Oleh karena itu, para pencari properti justru disarankan untuk melakukan pembelian di 2019.

"Pasar properti yang masih melambat sejak 2015 membuat harga properti terlihat lebih terjangkau dibandingkan beberapa tahun sebelumnya. Hal ini memperkuat alasan mengapa ini adalah waktunya membeli properti (di tahun ini)," kata Ignatius.

Ia mengungkapan berdasarkan data milik Badan Kebijakan Fiskal (BKF) menunjukkan sektor konstruksi dan sektor real estate diperkirakan tetap tumbuh stabil.

Kondisi ini sejalan dengan progress investasi di sektor bangunan serta keberlanjutan penyediaan infrastruktur serta program perumahan rakyat. Bahkan, BKF mencatat penerimaan sektoral properti meningkat 6,9% dari tahun 2017 ke tahun 2018.

"Kebijakan loan to value dari Bank Indonesia yang membuat bunga kredit kepemilikan rumah masih dalam presentase yang terbilang bersahabat dapat memudahkan para konsumen properti melakukan pembelian," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: Rumah123, Real Estate Indonesia (REI), Properti

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Kumairoh

Foto: Boyke P. Siregar

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5059.223 20.822 707
2 Agriculture 1171.729 -22.067 24
3 Mining 1370.434 12.402 47
4 Basic Industry and Chemicals 724.951 10.929 80
5 Miscellanous Industry 866.535 -7.832 53
6 Consumer Goods 1884.335 4.638 60
7 Cons., Property & Real Estate 347.883 3.847 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 838.076 14.829 79
9 Finance 1093.794 -6.183 94
10 Trade & Service 636.535 12.642 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 51 66 15 29.41
2 JMAS 133 172 39 29.32
3 AKSI 362 452 90 24.86
4 TFCO 330 412 82 24.85
5 JSKY 244 296 52 21.31
6 AIMS 141 170 29 20.57
7 SOHO 9,475 11,350 1,875 19.79
8 AMIN 228 270 42 18.42
9 ASBI 322 376 54 16.77
10 LRNA 131 150 19 14.50
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 115 107 -8 -6.96
2 PCAR 320 298 -22 -6.88
3 ATIC 585 545 -40 -6.84
4 SSTM 468 436 -32 -6.84
5 SIPD 1,190 1,110 -80 -6.72
6 AALI 10,800 10,075 -725 -6.71
7 BEST 194 181 -13 -6.70
8 ROCK 1,570 1,465 -105 -6.69
9 DNAR 240 224 -16 -6.67
10 AISA 244 228 -16 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,775 28,150 -625 -2.17
2 BBRI 3,200 3,220 20 0.62
3 JSKY 244 296 52 21.31
4 ASRI 117 131 14 11.97
5 BEST 194 181 -13 -6.70
6 MEDC 420 430 10 2.38
7 TLKM 2,820 2,890 70 2.48
8 AISA 244 228 -16 -6.56
9 BBNI 4,720 4,740 20 0.42
10 MDKA 1,575 1,600 25 1.59