Portal Berita Ekonomi Rabu, 29 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:43 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 60,14 USD/barel
  • 13:43 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 54,06 USD/barel
  • 13:42 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.567 USD/troy ounce
  • 13:42 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Yen pada level 109,09 JPY/USD
  • 13:41 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Poundsterling pada level 1,3024 USD/GBP
  • 13:40 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,1016 USD/EUR
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,22% di akhir sesi I.

Lindungi Laut dari Sampah Plastik, Luhut Berbagi Peta Jalan Tri Hita Karana di WEF 2019

Lindungi Laut dari Sampah Plastik, Luhut Berbagi Peta Jalan Tri Hita Karana di WEF 2019 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengangkat berbagai inisiatif Indonesia dalam upaya melindungi sumber daya kelautan.

Inisiatif tersebut disampaikan Luhut dalam Workshop on Initiating a Global Insititute and Tri Hita Karana Roadmap for Blended Finance di Indonesia Pavilion Promenade, Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2019 di Davos, Swiss, Kamis (24/1/2019).

"Saya sangat menunggu kesempatan untuk berdiskusi lebih lanjut tentang apa yang bisa kita lakukan guna melindungi sumber daya alam khususnya di sektor kelautan," tegas dia dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (25/1/2019).

Ditambahkan Luhut, sebagai negara kepulauan yang terdiri lebih dari 17.000 pulau, laut merupakan salah satu pusat perekonomian bagi Indonesia. Sehingga, isu tentang kelautan adalah isu yang menarik dan penting.

"Sebagai negara kedua terbesar penghasil produk laut di dunia, tidak heran jika sektor industri laut memegang peranan yang signifikan terhadap angka produk domestik bruto nasional," jelas Luhut.

Sektor laut menyerap lebih dari 4% dari total tenaga kerja di Indonesia. Laut juga merupakan kunci utama akses pemenuhan kebutuhan protein bagi jutaan orang, sektor wisata yang kuat, sumber utama industri budi daya air, dan juga menjadi rumah untuk jutaan orang.

Seperti negara-negara lain, Indonesia melihat berbagai tantangan terhadap laut, salah satunya isu plastik di lautan. Belum lagi bencana alam yang belakangan kerap terjadi, juga memberikan efek terhadap komunitas lautan di Indonesia, salah satunya bencana tsunami yang belum lama terjadi di Selat Sunda.

"Saat ini Indonesia melakukan banyak hal untuk melindungi laut dari sampah plastik, salah satunya dengan gerakan Tri Hita Karana for Clean Bali, di mana penggunaan plastik sekali pakai dilarang sejak Juni lalu," lanjut Luhut.

Upaya ini dilakukan untuk keberlanjutan dari sumber laut. Sudah lama plastik menjadi ancaman bagi lingkungan dan juga kehidupan manusia. Sehingga, dampak buruknya untuk generasi Indonesia selanjutnya harus ditangani dengan baik.

"Kami tidak mau melihat generasi Indonesia yang stunting di masa depan," terang mantan Kepala Staf Kepresidenan Indonesia itu.

Komitmen Indonesia untuk melindungi laut juga ditunjukkan dengan keaktifan Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) sebagai anggota dari High Level Panel dalam Sustainable Ocean Economy.

"Indonesia juga telah memperkenalkan sistem perekonomian untuk kelautan guna mendukung nelayan lokal dan menjadi solusi untuk melindungi keanekaragaman hayati laut Indonesia," tutupnya.

Baca Juga

Tag: World Economic Forum (WEF), Maritim, Plastik

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Kemenkominfo

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.45 3,615.72
British Pound GBP 1.00 17,837.48 17,658.64
China Yuan CNY 1.00 1,975.40 1,955.60
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,702.17 13,565.83
Dolar Australia AUD 1.00 9,272.26 9,177.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,761.95 1,744.40
Dolar Singapura SGD 1.00 10,098.89 9,992.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,094.31 14,942.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,357.96 3,321.30
Yen Jepang JPY 100.00 12,548.92 12,420.65
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6111.184 -22.024 675
2 Agriculture 1342.102 1.779 21
3 Mining 1445.408 10.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 913.079 -15.488 77
5 Miscellanous Industry 1185.978 9.745 51
6 Consumer Goods 2036.313 -5.665 57
7 Cons., Property & Real Estate 467.626 3.824 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1067.972 -5.588 76
9 Finance 1357.820 -8.491 92
10 Trade & Service 732.723 1.034 167
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 89 115 26 29.21
2 AMIN 272 340 68 25.00
3 PDES 680 850 170 25.00
4 PICO 555 685 130 23.42
5 ASBI 212 260 48 22.64
6 INPP 860 1,030 170 19.77
7 LUCK 635 720 85 13.39
8 LPLI 89 100 11 12.36
9 TURI 905 1,005 100 11.05
10 KAYU 74 82 8 10.81
No Code Prev Close Change %
1 ERTX 144 95 -49 -34.03
2 YULE 220 166 -54 -24.55
3 DNAR 262 198 -64 -24.43
4 HITS 675 540 -135 -20.00
5 MTSM 206 166 -40 -19.42
6 GHON 1,225 1,000 -225 -18.37
7 BRAM 8,600 7,025 -1,575 -18.31
8 PKPK 83 68 -15 -18.07
9 ARTO 4,000 3,310 -690 -17.25
10 TAMU 300 250 -50 -16.67
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 840 850 10 1.19
2 LUCK 635 720 85 13.39
3 BBRI 4,650 4,620 -30 -0.65
4 BBCA 34,200 33,950 -250 -0.73
5 ADRO 1,295 1,325 30 2.32
6 TCPI 6,500 6,325 -175 -2.69
7 TLKM 3,840 3,830 -10 -0.26
8 PGAS 1,815 1,810 -5 -0.28
9 MNCN 1,645 1,605 -40 -2.43
10 BMRI 7,725 7,750 25 0.32