Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:23 WIB. Samsung - Samsung mau rilis ponsel tiap bulan.
  • 18:21 WIB. WhatsApp - WhatsApp Business segera hadir di iPhone.
  • 18:20 WIB. Twitter - Fitur mirip Insta Story bakal hadir di Twitter.¬†
  • 18:19 WIB. Samsung - Samsung kenalkan Galaxy Tab paling ringan dan tipis.
  • 17:43 WIB. Suzuki - MPV 'murah' Suzuki dipermak, harga naik Rp3 juta.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - Rating¬†Bukalapak terjun bebas di App Store.
  • 18:42 WIB. Jokowi - Usai Bukalapak, #UninstallJokowi kian menggema.

Tren Mobile Payment: Mayoritas Pengguna Ingin Coba Merek Baru, Kenapa?

Foto Berita Tren Mobile Payment: Mayoritas Pengguna Ingin Coba Merek Baru, Kenapa?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bagaimanakah tren penggunaan pembayaran seluler pada tahun 2019 ini? Pada Oktober 2018 lalu, platform penyedia layanan survei JakPat menghimpun data dari 1.684 responden yang menggunakan sistem pembayaran seluler (mobile payment).

Berdasarkan survei itu, 73,5% responden berencana untuk mencoba pembayaran seluler baru. Merek apa yang berpotensi besar untuk dipilih sebagai alternatif para pengguna pembayaran seluler?

Hasil survei JakPat itu memproyeksikan, secara keseluruhan konsumen akan mencoba pembayaran phone banking. Sementara dari segi gender, perempuan cenderung ingin mencoba layanan Mandiri E-Cash, sedangkan laki-laki akan mencoba layanan T-Cash. Layanan Go-Pay dan OVO tidak terlalu banyak dipilih karena dianggap sudah banyak dimiliki oleh masyarakat.

Tak hanya itu, mereka juga berharap dapat menggunakan pembayaran seluler di beberapa tempat, seperti bandara (65,1%), restoran dan kafe (64,5%), toko retail fashion (57,2%), rumah sakit dan apotek (55,7%), toko buku (43,1%), dan salon (31,1%). Para penyedia layanan pembayaran seluler dapat mempertimbangkan keinginan pengguna itu untuk perluasan layanan mereka.

Berencana menerapkan gaya hidup cashless menjadi motivasi utama pengguna untuk mencoba layanan pembayaran seluler baru, sebanyak 57,8% responden membuktikan hal itu. Sementara, alasan lain yang dikemukakan oleh 56,2% responden, penawaran promo dan potongan dari penyedia layanan. Sebanyak 47,3% pengguna juga berencana untuk belanja online lebih sering, sedangkan 45,8% responden berkata akan lebih sering membayar tagihan melalui ponsel mereka.

Baca Juga: Mengenal Tren Penggunaan Layanan Pembayaran Seluler

Meskipun demikian, sekitar 26,5% responden memutuskan untuk tidak menggunakan pembayaran seluler tipe lain dan setia dengan layanan yang sudah mereka pilih. Alasannya beragam, mulai dari sudah merasa cukup dengan tipe pembayaran seluler yang dimiliki (73,3%), layanan baru tidak tersedia di banyak tempat (22,9%), hingga jarang menggunakan pembayaran seluler (22,6%). Mayoritas pengguna yang memilih setia ini bergender perempuan (57%) dengan rata-rata usia 20 hingga 25. Sementara, pengguna yang berencana mencoba tipe pembayaran seluler baru didominasi oleh laki-laki dengan rentang usia 20 hingga 25.

Berdasarkan survei yang sama, merek pembayaran seluler yang paling banyak digunakan pengguna pada 2018 adalah Go-Pay (59,6%) dan mobile banking (58,1%). Lebih dari setengah responden menggunakan tipe pembayaran itu untuk pengisian ulang layanan telekomunikasi, belanja online, dan transfer uang.

Survei itu dibuat untuk memproyeksikan tren penggunaan pembayaran seluler pada tahun ini. Lebih lanjut, JakPat juga berharap pengguna dan penyedia layanan dapat lebih memahami tren pembayaran seluler di Indonesia sehingga industri pembayaran digital dapat semakin berkembang ke depannya.

Responden survei terdiri atas 52,8% laki-laki dan 47,2% perempuan. Mereka tersebar di seluruh Indonesia dengan detail sebagai berikut: Pulau Sumatera (11,72%), Pulau Jawa (81,05%), Pulau Bali dan Nusa Tenggara (1,21%), Pulau Kalimantan (3,17%), Pulau Sulawesi (2,64%), serta Pulau Maluku dan Papua (0,21%).

Tag: Mobile Payment, Financial Technology (FinTech), Jakpat

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/Jonas Leupe

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31