Portal Berita Ekonomi Rabu, 26 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:58 WIB. Perang Dagang - India menawarkan diri jadi sentra industri pengganti China.
  • 22:02 WIB. China - China Mobile anggarkan US$4 miliar untuk modal pengembangan jaringan 5G.
  • 21:28 WIB. Grab - Grab investasi ke startup Inggris, Splyt.
  • 21:13 WIB. Go-Food - Go-Food Festival masuk MURI jadi pujasera terbesar di Indonesia.
  • 21:07 WIB. Telkom - Telkom gandeng ZTE Corporation bangun jaringan 5G di  Indonesia. 
  • 20:43 WIB. Apple - Apple resmi rilis iOS 13 dan iPadOS Beta.
  • 20:31 WIB. Huawei - Dalam sebulan, penjualan Huawei di luar China turun 40%. 
  • 20:16 WIB. Walmart - Walmart Meksiko mulai terima pesanan via WhatsApp.
  • 20:05 WIB. Xiaomi - Xiaomi siap rilis dua smartphone seri baru Mi CC9.
  • 19:53 WIB. Asus - Kantongi sertifikat TKDN, Asus Zenfone 6 segera masuk Indonesia.
  • 19:29 WIB. Google - Proyek smart city Google di Kanada janji rahasiakan data pribadi.
  • 19:14 WIB. Tesla - AS kabulkan permohonan Tesla untuk keringanan cukai impor aluminium.
  • 19:01 WIB. Xiaomi - Xiaomi setop produksi smartphone Mi Note dan Mi Max.
  • 18:47 WIB. Asus - Asus bawa laptop gaming ROG dan TUF baru ke Indonesia.

Tren Mobile Payment: Mayoritas Pengguna Ingin Coba Merek Baru, Kenapa?

Tren Mobile Payment: Mayoritas Pengguna Ingin Coba Merek Baru, Kenapa? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Bagaimanakah tren penggunaan pembayaran seluler pada tahun 2019 ini? Pada Oktober 2018 lalu, platform penyedia layanan survei JakPat menghimpun data dari 1.684 responden yang menggunakan sistem pembayaran seluler (mobile payment).

Berdasarkan survei itu, 73,5% responden berencana untuk mencoba pembayaran seluler baru. Merek apa yang berpotensi besar untuk dipilih sebagai alternatif para pengguna pembayaran seluler?

Hasil survei JakPat itu memproyeksikan, secara keseluruhan konsumen akan mencoba pembayaran phone banking. Sementara dari segi gender, perempuan cenderung ingin mencoba layanan Mandiri E-Cash, sedangkan laki-laki akan mencoba layanan T-Cash. Layanan Go-Pay dan OVO tidak terlalu banyak dipilih karena dianggap sudah banyak dimiliki oleh masyarakat.

Tak hanya itu, mereka juga berharap dapat menggunakan pembayaran seluler di beberapa tempat, seperti bandara (65,1%), restoran dan kafe (64,5%), toko retail fashion (57,2%), rumah sakit dan apotek (55,7%), toko buku (43,1%), dan salon (31,1%). Para penyedia layanan pembayaran seluler dapat mempertimbangkan keinginan pengguna itu untuk perluasan layanan mereka.

Berencana menerapkan gaya hidup cashless menjadi motivasi utama pengguna untuk mencoba layanan pembayaran seluler baru, sebanyak 57,8% responden membuktikan hal itu. Sementara, alasan lain yang dikemukakan oleh 56,2% responden, penawaran promo dan potongan dari penyedia layanan. Sebanyak 47,3% pengguna juga berencana untuk belanja online lebih sering, sedangkan 45,8% responden berkata akan lebih sering membayar tagihan melalui ponsel mereka.

Baca Juga: Mengenal Tren Penggunaan Layanan Pembayaran Seluler

Meskipun demikian, sekitar 26,5% responden memutuskan untuk tidak menggunakan pembayaran seluler tipe lain dan setia dengan layanan yang sudah mereka pilih. Alasannya beragam, mulai dari sudah merasa cukup dengan tipe pembayaran seluler yang dimiliki (73,3%), layanan baru tidak tersedia di banyak tempat (22,9%), hingga jarang menggunakan pembayaran seluler (22,6%). Mayoritas pengguna yang memilih setia ini bergender perempuan (57%) dengan rata-rata usia 20 hingga 25. Sementara, pengguna yang berencana mencoba tipe pembayaran seluler baru didominasi oleh laki-laki dengan rentang usia 20 hingga 25.

Berdasarkan survei yang sama, merek pembayaran seluler yang paling banyak digunakan pengguna pada 2018 adalah Go-Pay (59,6%) dan mobile banking (58,1%). Lebih dari setengah responden menggunakan tipe pembayaran itu untuk pengisian ulang layanan telekomunikasi, belanja online, dan transfer uang.

Survei itu dibuat untuk memproyeksikan tren penggunaan pembayaran seluler pada tahun ini. Lebih lanjut, JakPat juga berharap pengguna dan penyedia layanan dapat lebih memahami tren pembayaran seluler di Indonesia sehingga industri pembayaran digital dapat semakin berkembang ke depannya.

Responden survei terdiri atas 52,8% laki-laki dan 47,2% perempuan. Mereka tersebar di seluruh Indonesia dengan detail sebagai berikut: Pulau Sumatera (11,72%), Pulau Jawa (81,05%), Pulau Bali dan Nusa Tenggara (1,21%), Pulau Kalimantan (3,17%), Pulau Sulawesi (2,64%), serta Pulau Maluku dan Papua (0,21%).

Tag: Mobile Payment, Financial Technology (Fintech), Jakpat

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Unsplash/Jonas Leupe

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.76 3,750.60
British Pound GBP 1.00 18,120.74 17,938.24
China Yuan CNY 1.00 2,071.89 2,051.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,209.00 14,067.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,897.99 9,796.26
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,820.08 1,801.82
Dolar Singapura SGD 1.00 10,505.73 10,399.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,209.63 16,042.01
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,430.47 3,393.73
Yen Jepang JPY 100.00 13,264.56 13,128.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6320.445 31.980 636
2 Agriculture 1462.734 12.139 21
3 Mining 1729.467 84.267 46
4 Basic Industry and Chemicals 773.084 8.727 71
5 Miscellanous Industry 1274.058 -1.017 47
6 Consumer Goods 2405.119 3.777 52
7 Cons., Property & Real Estate 486.531 -1.769 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1191.003 6.146 74
9 Finance 1291.358 1.492 90
10 Trade & Service 802.181 3.053 159
No Code Prev Close Change %
1 INDY 1,335 1,675 340 25.47
2 POSA 360 450 90 25.00
3 SMBR 875 1,090 215 24.57
4 ALKA 360 438 78 21.67
5 KONI 376 448 72 19.15
6 INPP 760 880 120 15.79
7 KIOS 635 735 100 15.75
8 KICI 268 310 42 15.67
9 GOLD 438 500 62 14.16
10 HRUM 1,395 1,590 195 13.98
No Code Prev Close Change %
1 YPAS 468 352 -116 -24.79
2 HDFA 168 136 -32 -19.05
3 BRAM 10,000 8,100 -1,900 -19.00
4 YULE 181 161 -20 -11.05
5 ARTA 460 410 -50 -10.87
6 PGLI 476 430 -46 -9.66
7 PYFA 188 170 -18 -9.57
8 NICK 270 246 -24 -8.89
9 WIIM 252 230 -22 -8.73
10 MAYA 7,000 6,425 -575 -8.21
No Code Prev Close Change %
1 ERAA 1,615 1,835 220 13.62
2 INDY 1,335 1,675 340 25.47
3 ANTM 795 845 50 6.29
4 PTBA 2,880 3,060 180 6.25
5 MNCN 1,000 985 -15 -1.50
6 SMBR 875 1,090 215 24.57
7 BBRI 4,310 4,330 20 0.46
8 TAMU 500 520 20 4.00
9 JPFA 1,495 1,520 25 1.67
10 ADRO 1,245 1,330 85 6.83