Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:56 WIB. China - Wearable device yang dikirim China naik 34,3% pada kuartal 2 atau 23,07 juta unit
  • 09:34 WIB. Serangan Aramco - PBB sambut baik rencana pemberontak Houthi akhiri semua serang ke Arab Saudi
  • 09:04 WIB. AS - Barron Hilton meninggal dalam usia 91 tahun di kediaman Los Angeles
  • 08:56 WIB. AS - Twitter menangguhkan ribuan akun yang memiliki hubungan dengan pemerintah di Timteng
  • 04:14 WIB. India - AS dan India akan bahas penurunan tarif pada beberapa produksi AS dan perlakuan khusus ekspor India ke AS
  • 04:01 WIB. Turki - Pengadilan Turki hukum penjara 14 orang karena terhubung dengan IS ekstrimis
  • 03:56 WIB. Irak - DK PBB perpanjang mandat tim untuk selidiki kejahatan IS di Irak
  • 03:45 WIB. Thailand - Pemerintah Thailand peringatkan semua provinsi perbatasan waspada karena demam babi ditemukan di negara tetangga
  • 22:18 WIB. China - Menteri Industri dan TI: industri makanan naik 9,5% dalam 7 bulan pertama

Resmikan Cargo Freighter, Garuda Bidik 1 Juta Ton Angkutan di Kuartal I 2019

Resmikan Cargo Freighter, Garuda Bidik 1 Juta Ton Angkutan di Kuartal I 2019 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Maskapai nasional Garuda Indonesia resmi meluncurkan layanan cargo freighter hasil kerja sama MY Indo Airlines yang mulai beroperasi pada hari ini, Sabtu (26/1/2019). Layanan cargo freighter tersebut akan dioperasikan dengan armada B737-300F berkapasitas 15 ton angkutan kargo.

Pengoperasian layanan cargo freighter nantinya akan melayani jasa pengiriman angkutan kargo udara nasional ke lima pulau besar di Indonesia, yaitu Sumatera, Jawa, Sulawesi, Kalimantan, dan Papua sebanyak empat kali per minggu, yakni setiap Senin, Selasa, Jumat, dan Sabtu.

Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara mengungkapkan, "Pengoperasian layanan cargo freighter merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam meningkatkan volume bisnis layanan kargo udara Garuda Indonesia yang lebih kompetitif sekaligus turut mendukung komitmen pengambangan program Sistem Logistik Nasional (Sislognas) yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan daya saing kinerja logistik Indonesia.

"Di samping itu, kerja sama ini juga akan mampu menunjang dan meningkatkan potensi ekspor produk unggulan nasional, termasuk komoditas maritim dan perikanan, melalui penyediaan infrastruktur penunjang distribusi logistik nasional yang cepat, aman, dan reliable," papar Ari.

Lebih lanjut Ari mengungkapkan, layanan cargo freighter ini diharapkan dapat mendukung upaya optimalisasi daya saing produk komoditas nasional, khususnya produk budi daya kemaritiman, melalui penyediaan jaringan distribusi kargo udara yang mampu menyerap demand pasar kargo udara nasional secara berkelanjutan.

"Melalui kehadiran layanan cargo freighter ini, Garuda Indonesia memproyeksikan target pergerakan traffic angkutan kargo yang dapat dioptimalkan akan mencapai lebih dari 1 juta ton angkutan kargo pada kuartal I 2019," beber Ari.

"Potensi tersebut yang tentunya akan kami optimalisasikan melalui pengembangan jaringan penerbangan cargo freighter yang dapat menunjang value distribusi komoditas unggulan nasional. Dengan hadirnya layanan cargo freighter ini, demand pasar akan kebutuhan layanan kargo udara dapat semakin terakomodir khususnya dengan pilihan jadwal pengiriman kargo yang semakin beragam”, jelas Ari.

Ari memaparkan, pengembangan layanan cargo freighter ini diawali melalui kerja sama penyediaan kapasitas kargo dengan penggunaan armada MY Indo Airlines.

Selanjutnya pengembangan armada cargo freighter tersebut akan terus Garuda Indonesia kembangkan melalui pengelolaan armada yang lebih kompetitif dengan jangkauan penerbangan yang lebih luas.

"Ke depannya, kami juga akan mengembangan jaringan penerbangan cargo freighter hingga ke Batam, Jayapura, dan Wamena, serta menjangkau salah satu raksasa ekonomi dunia Tiongkok dan negara pengimpor terbesar hasil laut dunia Jepang," jelas Ari.

Layanan kargo udara merupakan kebutuhan tak terelakkan di negara kepulauan seperti Indonesia, di mana jasa angkutan yang cepat sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas dan mendukung percepatan pertumbuhan perekonomian daerah, khususnya dengan memperhatikan perkembangan bisnis e-commerce juga secara signifikan turut mempengaruhi semakin tingginya mobilitas barang dari satu daerah ke daerah lain.

"Dengan proyeksi jumlah digital buyers di Indonesia yang diperkirakan tumbuh signifikan hingga 35,5 juta pada akhir tahun ini, kami optimistis kehadiran layanan cargo freighter Garuda Indonesia dapat menunjang komitmen akselerasi bisnis yang dilaksanakan perusahaan khususnya melalui lini bisnis kargo udara," tutup Ari.

Tag: PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Garuda Indonesia

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.96 3,736.24
British Pound GBP 1.00 17,748.95 17,572.01
China Yuan CNY 1.00 2,001.27 1,981.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,155.00 14,015.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,608.41 9,511.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.08 1,789.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,276.61 10,169.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,648.35 15,492.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.74 3,348.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,113.77 12,980.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69