Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:11 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka menguat 0,16% pada level 3.000
  • 23:10 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka menguat 0,10% pada level 26.815
  • 23:09 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka menguat 0,05% pada level 8.108
  • 20:11 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.493 USD/troy ounce
  • 20:10 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,07 USD/barel
  • 20:06 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,80 USD/barel
  • 20:05 WIB. Valas - Dollar menguat 0,02% terhadap Yen pada level 108,51 Yen/USD
  • 20:04 WIB. Valas - Dollar melemah 0,06% terhadap Poundsterling pada level 1,2880 USD/Pound
  • 20:03 WIB. Valas - Dollar menguat 0,03% terhadap Euro pada level 1,1122 USD/Euro
  • 16:23 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,82% pada level 26.566
  • 16:17 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup melemah 0,43% pada level 2.941
  • 16:21 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,57% pada level 3.142
  • 16:13 WIB. Valas - Yuan ditutup melemah 0,04% terhadap USD pada level 7,0739 Yuan/USD
  • 16:11 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,06% terhadap USD pada level Rp.14.032/USD
  • 14:21 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka melemah 0,04% pada level 7.209

Dewan Pers Kaji Isi Tabloid Indonesia Barokah

Dewan Pers Kaji Isi Tabloid Indonesia Barokah - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Dewan Pers tengah mengkaji isi dari Tabloid Indonesia Barokah. Adapun beberapa hal yang akan mereka bahas, antara lain: penilaian terhadap keberimbangan serta klasifikasi dan standar penulisan artikel.

Ketika Redaksi Warta Ekonomi menemui Anggota Dewan Pers Nezar Patria, ia menyatakan pihaknya juga sedang memeriksa kebenaran alamat dari tabloid yang beberapa waktu ini banyak beredar tersebut.

"Kami sudah dapatkan tabloid itu, semua anggota dewan pers sedang mempelajarinya. Kami juga sedang menguji artikel di dalam tabloid itu, apakah memenuhi standar-standar karya jurnalistik? Ada beberapa hal yang akan menjadi bahan diskusi, terutama tentang keberimbangan," kata Nezar, Minggu (27/1/2019).

Dewan Pers mengupayakan agar proses pengkajian secara komprehensif bisa selesai sesegera mungkin. Lebih lanjut, para pakar juga akan dilibatkan dalam proses penilaian.

"Kami pun akan meminta pendapat para pakar mengenai tabloid ini, kemudian akan dibawa ke dalam rapat pleno dewan pers. Dalam waktu dekat mudah-mudahan selesai," papar Nezar.

Sementara ini, Dewan Pers menilai belum ada artikel yang berujung pada ujaran kebencian. Namun, bila ada aduan mengenai kabar yang dituliskan oleh Tabloid Indonesia Barokah, mereka akan memprosesnya.

Nezar mengatakan, "Kalau ada pengaduan, akan kami respon, pengadu dan diadu akan dipanggil. Kami jamin proses itu objektif, akan lepas dari unsur politik yang ada di tabloid barokah. Namun, sampai saat ini belum ada pelaporan."

Dewan Pers juga mengakui belum memberikan rekomendasi kepada kepolisian mengenai produk yang dihasilkan Tabloid Indonesia Barokah. Setelah pengkajian komprehensif selesai dan hasilnya diketahui, mereka baru bisa memberikan rekomendasi.

"Sedang kami pelajari apakah gugatannya mengarah ke pemilu atau UU pers. Kalau bukan produk jurnalistik, tidak bisa berlindung di bawah undang-undang pers," tutup Nezar.

Baca Juga

Tag: Tabloid Indonesia Barokah, Dewan Pers

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Tanayastri Dini Isna

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,765.06 3,727.40
British Pound GBP 1.00 18,152.87 17,970.86
China Yuan CNY 1.00 1,993.57 1,972.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,121.25 13,980.75
Dolar Australia AUD 1.00 9,663.17 9,560.04
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.81 1,782.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,352.82 10,246.06
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,705.65 15,545.20
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,369.82 3,333.91
Yen Jepang JPY 100.00 13,035.40 12,904.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6257.806 32.309 659
2 Agriculture 1350.830 17.939 20
3 Mining 1608.809 18.668 48
4 Basic Industry and Chemicals 936.650 11.345 74
5 Miscellanous Industry 1204.625 1.298 50
6 Consumer Goods 2095.162 -5.964 54
7 Cons., Property & Real Estate 514.979 5.407 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1218.866 3.964 75
9 Finance 1282.423 11.762 90
10 Trade & Service 804.793 -4.564 166
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 71 84 13 18.31
2 YPAS 424 500 76 17.92
3 MPRO 870 1,000 130 14.94
4 PURE 680 775 95 13.97
5 TFCO 450 510 60 13.33
6 SONA 5,000 5,625 625 12.50
7 TRAM 111 123 12 10.81
8 FITT 86 95 9 10.47
9 MREI 4,120 4,480 360 8.74
10 BALI 1,280 1,390 110 8.59
No Code Prev Close Change %
1 FMII 730 550 -180 -24.66
2 TALF 360 278 -82 -22.78
3 NZIA 1,290 1,055 -235 -18.22
4 ABBA 214 178 -36 -16.82
5 KBLV 420 370 -50 -11.90
6 MDKI 232 206 -26 -11.21
7 APEX 505 450 -55 -10.89
8 YULE 149 133 -16 -10.74
9 PDES 950 850 -100 -10.53
10 SRAJ 268 242 -26 -9.70
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 236 244 8 3.39
2 MKNT 59 57 -2 -3.39
3 ABBA 214 178 -36 -16.82
4 TCPI 6,125 6,075 -50 -0.82
5 HMSP 2,120 2,060 -60 -2.83
6 FREN 157 150 -7 -4.46
7 JPFA 1,655 1,745 90 5.44
8 BTPS 3,550 3,810 260 7.32
9 PGAS 2,240 2,330 90 4.02
10 PURE 680 775 95 13.97