Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:26 WIB. Rusunawa - Kementerian PUPR targetkan pembangunan Rusunawa Pasar Rumput selesai tahun ini.
  • 16:25 WIB. BNI - BNI sudah menyalurkan KUR Rp18,8 miliar lewat program perhutanan sosial.
  • 16:25 WIB. PTPP - PTPP tengah membidik sejumlah paket tender dengan skema kerja sama pemerintah dengan KPBU pada 2019.
  • 16:20 WIB. ADHI - Adhi Karya menanti pembayaran dari KAI untuk proyek LRT Jabodebek.
  • 16:15 WIB. Pertamina - Pertamina menargetkan seluruh SPBU menerapkan digitalisasi paling lambat pada Juni 2019.
  • 12:55 WIB. Perikanan - KKP bekerja sama dengan Perindo untuk memperkuat sistem logistik perikanan nasional.
  • 12:20 WIB. Emas - Sepanjang Juli-Desember 2018, produksi emas NHM mengalami penurunan sebesar 19,88%.
  • 12:19 WIB. BNI - BNI menggaet sejumlah nasabah baru dari gelaran Travel Fair Balikpapan 2019.
  • 12:19 WIB. Batubara - Kementerian ESDM menyatakan DMO batu bara tahun ini mencapai 128 juta ton.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - RatingĀ Bukalapak terjun bebas di App Store.

Survei AJI: 10 Media Masih Beri Upah di Bawah UMP Jakarta 2019

Foto Berita Survei AJI: 10 Media Masih Beri Upah di Bawah UMP Jakarta 2019
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Aliansi Jurnalis Independen (AJI) mengadakan survei terhadap wartawan muda yang telah menekuni profesi itu selama 1-3 tahun November-Desember 2018. Dari survei itu diketahui, masih ada 10 media yang menggaji wartawannya di bawah UMP DKI Jakarta 2019 (Rp3,94 juta). Padahal, menurut Pasal 8 Peraturan Dewan Pers Nomor 4/Peraturan-DP/III/2008 tentang Standar Perusahaan Pers, setidaknya upah jurnalis harus senilai dengan UMP.

Tak hanya itu, 40% responden mengaku, hari libur mereka kurang dari 2 hari dalam sepekan. 30% dari jurnalis responden juga harus bekerja lebih dari 10 jam sehari. Bahkan, 95% responden menyatakan tidak memperoleh uang lembur ketika bekerja lebih dari 8 jam sehari.

Untuk itu, Sekretaris AJI Jakarta Afwan Purwanto menyatakan AJI Jakarta berkata, “Kami mendorong perusahaan media agar menggaji jurnalisnya secara layak. Jangan sampai jurnalisnya tersertifikasi, tapi gajinya belum layak."

Di luar upah layak, perusahaan media pun wajib memberikan jaminan keselamatan kerja, jaminan kesehatan, dan jaminan sosial kepada setiap jurnalis dan keluarganya. Ini termasuk hak mendasar seperti jam kerja, hak lembur dan jatah libur seperti yang diatur dalam Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Lebih lanjut, perusahaan perlu menentukan struktur dan skala upah jurnalisnya. Hal itu wajib dilakukan oleh setiap perusahaan nasional, termasuk perusahaan media.

"Perusahaan media perlu memiliki struktur dan skala upah. Jenis pekerjaan, masa dia bekerja, kompetensi, tanggungan," jelas Perwakilan LBH Pers Gading Yonggar, Minggu (27/1/2019).

Struktur dan skala upah itu wajib dikontrol oleh perusahaan sebagai wujud implementasi PP 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan. Bila itu tidak direalisasikan, akan ada jarak pendapatan di dalam perusahaan.

Gading berujar, "Tujuan dari fungsi kontrol perusahaan dalam upah, untuk menghindari gap upah di internal perusahaan. Kalau tak dilakukan, berarti fungsinya tak berjalan."

Menanggapi hal itu, Anggota Dewan Pers Nezar Patria berujar, "Kami menerima angka yang dikeluarkan oleh AJI Jakarta sebagai masukan. Kami akan berdiskusi dengan kementerian lain, asosiasi televisi juga, organisasi profesi wartawan. Upah ini sifatnya dinamis, tiap tahun bisa naik. Tidak mungkin kita buat 1 standar yang mana tiap tahun dewan pers harus mengubahnya."

Ia menilai, kesulitan dalam memenuhi standar upah layak dipengaruhi oleh senjakala di industri pers. Bahkan, menurutnya saat ini kenaikan gaji jurnalis tergolong lambat, hanya mencapai 10-15%.

"Gaji wartawan naiknya lambat. Hanya 10-15% saja, kalau mengikuti standar AJI bisa naik 30 sampai 40 persen. Agak sulit karena berkaitan dengan situasi eksternal," ujar Nezar lagi.

Terakhir, Nezar menambahkan, perusahaan pers yang tidak memenuhi standar upah layak, tidak bisa terdaftar di Dewan Pers. Karena memberi upah yang layak kepada karyawan menjadi salah satu standar untuk verifikasi.

Tag: Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Gaji, Jurnalis

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Tanayastri Dini Isna

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31