Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:17 WIB. Panasonic - Panasonic luncurkan mirorrless anyar full-frameĀ Lumix seri S.
  • 23:02 WIB. Samsung - Samsung tunda peluncuran global Galaxy Fold.
  • 22:53 WIB. Xiaomi - Xiaomi rilis Redmi 7 di Indonesia, harganya mulai Rp1 jutaan.
  • 22:39 WIB. iPhone - iPhone 5G bakal meluncur tahun depan.

Gara-Gara Ini, MUI Minta Ketum PBNU Minta Maaf

Gara-Gara Ini, MUI Minta Ketum PBNU Minta Maaf - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyesalkan pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Aqil Siradj yang mendorong kader-kader NU harus memegang peran di masjid-masjid dan Kantor Urusan Agama (KUA).

Sekretaris Jenderal MUI, Anwar Abbas, meyakini pendapat itu murni pernyataan sikap pribadi Said Aqil. "Karena kalau ini juga menjadi sikap NU, maka negeri ini akan ada dalam bahaya. Untuk itu saya meminta Said Aqil Siradj untuk menarik ucapannya agar negeri ini tidak rusuh, karena ucapannya tersebut jelas-jelas sangat mengancam persatuan dan kesatuan umat," ujarnya di Jakarta, Senin (28/1/2019).

Ia menegaskan, mempersilakan umat Islam untuk menggunakan haknya dalam berorganisasi. Namun, bukan berarti keleluasaan hak tersebut melupakan persatuan dan kesatuan. Karena itu MUI tak hanya didominasi oleh satu-dua ormas Islam saja, melainkan harus mencerminkan kebhinekaan.

Ia mencontohkan kepengurusan MUI. Bersama jajaran petinggi lain selalu mengusahakan agar elemen-elemen umat terwakili dalam jabatan komisi badan dan lembaga. Bahkan seluruh pengurus MUI,didasari atas tiga hal, yakni kompetensi, integritas, dan representasi atau keterwakilan dari ormas-ormas Islam dalam elemen masyarakat.

"Saya dengan Slamet Effendi Yusuf, Wakil Ketua Umum PBNU pada masanya (almarhum), aktif di MUI. Salah satu misi yang kami sepakati dan ingin kami usung adalah bagaimana mempersatukan umat. Dan salah satu yang merusak persatuan dan kesatuan kita selama ini, kata beliau, adalah kita hebat dalam tambah-kali, tapi kita lemah dalam bagi membagi," terangnya.

Karena itu, MUI meminta Said Aqil segera membuat permohonan maaf. Ia meyakini ucapan Said Aqil bukan mewakili dan bukan menjadi sikap NU.

"Mantan ketua umum GP Anshor mengimplementasikan persatuan dan kesatuan itu tampaknya hendak dikoyak oleh Said Aqil Siradj. Umat dan bangsa harus berhati-hati dengan ide yang membahayakan ini," jelasnya.

Sebelumnya, Said Aqil mengatakan, agar kader-kader NU bisa berperan secara lebih luas, lembaga-lembaga keagamaan harus bisa dimenangkan.

"Supaya berperan di tengah tengah masyarakat, peran apa, syuhudan diniyan, peran agama harus kita pegang. Di masjid, KUA harus dipegang dari NU. Kalau enggak dari NU, salah semua," terang Said.

Tag: Majelis Ulama Indonesia (MUI), Nahdlatul Ulama (NU), PBNU, Said Aqil Siradj

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.33 3,735.70
British Pound GBP 1.00 18,375.19 18,187.78
China Yuan CNY 1.00 2,109.36 2,088.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,150.00 14,010.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,087.54 9,986.33
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,803.65 1,785.69
Dolar Singapura SGD 1.00 10,436.64 10,331.86
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,920.17 15,755.65
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,426.15 3,388.15
Yen Jepang JPY 100.00 12,659.93 12,531.31

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6462.822 48.079 632
2 Agriculture 1471.418 6.415 21
3 Mining 1816.490 35.325 47
4 Basic Industry and Chemicals 835.511 4.182 71
5 Miscellanous Industry 1327.492 19.942 46
6 Consumer Goods 2506.880 31.053 52
7 Cons., Property & Real Estate 491.243 -0.634 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.999 14.156 73
9 Finance 1303.709 2.892 91
10 Trade & Service 815.278 5.604 156
No Code Prev Close Change %
1 HRME 466 580 114 24.46
2 ABBA 147 169 22 14.97
3 LUCK 840 960 120 14.29
4 BCAP 149 170 21 14.09
5 ALMI 525 595 70 13.33
6 CNTX 505 570 65 12.87
7 GSMF 110 123 13 11.82
8 JSKY 1,080 1,200 120 11.11
9 ZINC 555 615 60 10.81
10 MYTX 75 83 8 10.67
No Code Prev Close Change %
1 TRIS 266 200 -66 -24.81
2 ARTA 535 406 -129 -24.11
3 MTPS 1,210 920 -290 -23.97
4 CPRI 168 131 -37 -22.02
5 TRIO 155 121 -34 -21.94
6 IIKP 125 99 -26 -20.80
7 MTSM 238 202 -36 -15.13
8 BBLD 565 480 -85 -15.04
9 GHON 1,500 1,275 -225 -15.00
10 MKPI 17,175 15,000 -2,175 -12.66
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 168 131 -37 -22.02
2 BGTG 82 83 1 1.22
3 TLKM 3,780 3,850 70 1.85
4 TRAM 111 112 1 0.90
5 ABBA 147 169 22 14.97
6 FREN 312 298 -14 -4.49
7 BUMI 113 125 12 10.62
8 ERAA 1,495 1,585 90 6.02
9 UNTR 26,075 27,200 1,125 4.31
10 ESTI 109 100 -9 -8.26