Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:23 WIB. Samsung - Samsung mau rilis ponsel tiap bulan.
  • 18:21 WIB. WhatsApp - WhatsApp Business segera hadir di iPhone.
  • 18:20 WIB. Twitter - Fitur mirip Insta Story bakal hadir di Twitter. 
  • 18:19 WIB. Samsung - Samsung kenalkan Galaxy Tab paling ringan dan tipis.
  • 17:43 WIB. Suzuki - MPV 'murah' Suzuki dipermak, harga naik Rp3 juta.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - Rating Bukalapak terjun bebas di App Store.
  • 18:42 WIB. Jokowi - Usai Bukalapak, #UninstallJokowi kian menggema.

Coca Cola dan Apple Bakal Tambah Investasi di Indonesia

Foto Berita Coca Cola dan Apple Bakal Tambah Investasi di Indonesia
Warta Ekonomi.co.id, Davos -

The Coca-Cola Company dan Apple Inc bakal menambah investasi di Indonesia. Coca Cola akan mengucurkan investasi hingga US$ 300 juta sampai tahun 2020 untuk mendiversifikasi produk. Sedangkan Apple berencana membangun kembali pusat inovasi di Surabaya dan Batam.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan selain kedua perusahaan di atas, SF Motors selaku anak perusahaan Chongqing Sokon Industry Group yang juga induk Sokonindo Automobil menyatakan keinginannya untuk mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia.

“Ketiga perusahaan internasional berkomitmen untuk terus menjalankan bisnisnya dan menargetkan bisa segera menambah investasi,” kata Airlangga dalam rangkaian acara World Economic Forum Annual Meeting 2019 di Davos, Swiss beberapa waktu lalu.

Menurut Airlangga untuk Coca Cola sangat berkeinginan melakukan lebih banyak diversifikasi produk. Salah satu yang mereka lihat sangat potensial di Indonesia adalah minuman kopi.

“Tetapi mereka masih terbuka melihat produk-produk lain yang bisa dikembangkan di Indonesia” ujarnya.

Selain itu, Coca-Cola Company melalui PT Coca-Cola Amatil Indonesia akan terus mendukung program ekonomi berkelanjutan.

“Mereka pun menguatkan komitmennya di sektor green industry, seperti mendorong penggunaan recycle plastik untuk kemasan botol,” imbuhnya.

Hingga saat ini, PT Coca-Cola Amatil Indonesia telah menyerap tenaga kerja lebih dari 11 ribu orang, dengan nilai investasi selama lima tahun (2012-2017) mencapai US$ 445 juta. Sedangkan terkait keinginan SF Motors  untuk mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia, Airlangga mengatakan pemerintah akan mendukungnya melalui Peraturan Presiden yang akan segera diterbitkan

“Mereka berkomitmen agar pabriknya di Indonesia menjadi salah satu hub untuk rantai pasok produksi mereka,” paparnya.

Dalam pengembangan kendaraan listrik, SF Motors  akan bekerjasama dengan perusahaan di Silicon Valley, termasuk di dalamnya dengan Tesla yang juga sedang mempertimbangkan untuk menambah investasi agar kendaraan listrik mereka bisa ikut diluncurkan di Indonesia.

Tag: World Economic Forum (WEF), Coca Cola, Apple Inc

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Kumairoh

Foto: Reuters/Darren Whiteside

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31