Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:46 WIB. Politik - PKB: Usulan Amien Rais bagi kekuasaan 55-45 tidak rasional.
  • 20:29 WIB. Kebakaran - Sekitar 15 hektare lahan gambut di Pekanbaru terbakar.
  • 18:09 WIB. Bank Mandiri - OJK akan panggil Bank Mandiri soal 'saldo yang berubah'.
  • 19:56 WIB. Jakarta  - Pengamat: Kalau penggunaan air tidak diatur, Jakarta akan tenggelam 2050.
  • 18:44 WIB. Otomotif - Yamaha tingkatkan kapasitas produksi double di Filipina untuk tandingi Honda
  • 18:36 WIB. Investasi - China dan Singapura tingkatkan investasi asing di Myanmar
  • 17:28 WIB. Indonesia Open - Jepang  juara umum Indonesia Open 2019 setelah meraih dua gelar.
  • 15:10 WIB. Investor - Perusahaan global private equity sedang mencari dana segar dari Israel, yang sedang kelebihan dana.
  • 14:54 WIB. Bandara - Menhub ingin runaway 3 bisa dioperasikan pada 17 Agustus.
  • 14:01 WIB. Real Madrid - Zidane berharap Gareth Bale segera keluar dari Madrid.
  • 13:14 WIB. Wagub DKI - Gerindra: Wagub DKI Jakarta urusan DPRD, bukan kami.
  • 05:09 WIB. Bilateral - China puji hubungan diplomatik 35 tahun dengan Uni Emirat Arab sebagai hubungan terbaik 

Coca Cola dan Apple Bakal Tambah Investasi di Indonesia

Coca Cola dan Apple Bakal Tambah Investasi di Indonesia - Warta Ekonomi
WE Online, Davos -

The Coca-Cola Company dan Apple Inc bakal menambah investasi di Indonesia. Coca Cola akan mengucurkan investasi hingga US$ 300 juta sampai tahun 2020 untuk mendiversifikasi produk. Sedangkan Apple berencana membangun kembali pusat inovasi di Surabaya dan Batam.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto, mengungkapkan selain kedua perusahaan di atas, SF Motors selaku anak perusahaan Chongqing Sokon Industry Group yang juga induk Sokonindo Automobil menyatakan keinginannya untuk mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia.

“Ketiga perusahaan internasional berkomitmen untuk terus menjalankan bisnisnya dan menargetkan bisa segera menambah investasi,” kata Airlangga dalam rangkaian acara World Economic Forum Annual Meeting 2019 di Davos, Swiss beberapa waktu lalu.

Menurut Airlangga untuk Coca Cola sangat berkeinginan melakukan lebih banyak diversifikasi produk. Salah satu yang mereka lihat sangat potensial di Indonesia adalah minuman kopi.

“Tetapi mereka masih terbuka melihat produk-produk lain yang bisa dikembangkan di Indonesia” ujarnya.

Selain itu, Coca-Cola Company melalui PT Coca-Cola Amatil Indonesia akan terus mendukung program ekonomi berkelanjutan.

“Mereka pun menguatkan komitmennya di sektor green industry, seperti mendorong penggunaan recycle plastik untuk kemasan botol,” imbuhnya.

Hingga saat ini, PT Coca-Cola Amatil Indonesia telah menyerap tenaga kerja lebih dari 11 ribu orang, dengan nilai investasi selama lima tahun (2012-2017) mencapai US$ 445 juta. Sedangkan terkait keinginan SF Motors  untuk mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia, Airlangga mengatakan pemerintah akan mendukungnya melalui Peraturan Presiden yang akan segera diterbitkan

“Mereka berkomitmen agar pabriknya di Indonesia menjadi salah satu hub untuk rantai pasok produksi mereka,” paparnya.

Dalam pengembangan kendaraan listrik, SF Motors  akan bekerjasama dengan perusahaan di Silicon Valley, termasuk di dalamnya dengan Tesla yang juga sedang mempertimbangkan untuk menambah investasi agar kendaraan listrik mereka bisa ikut diluncurkan di Indonesia.

Tag: World Economic Forum (WEF), Coca Cola, Apple Inc

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Kumairoh

Foto: Reuters/Darren Whiteside

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,728.00 3,690.58
British Pound GBP 1.00 17,543.07 17,366.04
China Yuan CNY 1.00 2,037.30 2,016.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,983.00 13,843.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,884.58 9,784.23
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,789.94 1,771.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,307.39 10,202.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,750.45 15,588.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.02 3,366.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,003.81 12,872.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67