Portal Berita Ekonomi Selasa, 19 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:59 WIB. IHSG - Selasa pagi, IHSG dibuka hijau 0,04% ke level 6.500,70.
  • 08:38 WIB. WSKT - Proyek jalan tol masih menjadi fokus Waskita Karya tahun ini.
  • 08:37 WIB. Unicorn - Rudiantara sebut Indonesia punya unicorn terbanyak se-Asean.
  • 08:37 WIB. WSKT - Sekitar 79% dari capex Waskita Karya akan digunakan untuk mendanai proyek tol.
  • 08:37 WIB. WSKT - Waskita Karya merain rekor Pembangunan Bandara Tercepat dari MURI untuk proyek Bandara Ahmad Yani Semarang.
  • 08:37 WIB. Garuda - Garuda menargetkan laba bersih sebesar Rp1 triliun di sepanjang tahun ini.
  • 08:36 WIB. AP I - AP I memproyeksikan Bandara Sentani Jayapura sebagai hub logistik di wilayah timur Indonesia.
  • 08:36 WIB. Mandiri - Mandiri mengincar pembiayaan proyek jalan tol Solo-Ngawi.
  • 08:33 WIB. BMW - BMW Motorrad Indonesia rilis skutik lebih mahal dari Avanza.
  • 08:32 WIB. Toyota - Toyota Hiace 2019 belum tentu masuk Indonesia.
  • 08:30 WIB. Bhinneka - Bhinneka akan gandeng e-commerce lain, selain Lazada. 
  • 08:29 WIB. Oppo - Oppo siap produksi massal kamera 10X Lossless Zoom.
  • 08:28 WIB. Sony - Sony pastikan bawa Xperia XZ4 ke Barcelona.
  • 08:19 WIB. Yamaha - Yamaha recall Tmax karena masalah belt dan ECU.

Berkolaborasi dengan Banyak Pihak, BPJS Ketenagakerjaan Targetkan 21 Juta Peserta Baru di 2019

Foto Berita Berkolaborasi dengan Banyak Pihak, BPJS Ketenagakerjaan Targetkan 21 Juta Peserta Baru di 2019
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

BPJS Ketenagakerjaan menargetkan untuk merekrut 21 juta peserta baru dari sektor pekerja formal, informal, dan jasa konstruksi pada 2019 ini. Terlebih, 80% pekerja sektor formal dan 15% sektor informal harus sudah terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan pada 2021.

Lebih lanjut, berdasarkan roadmap pemerintah pada 2019, ada sekitar 90 juta pekerja yang akan diprioritaskan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Untuk mewujudkan hal itu, BPJS Ketenagakerjaan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak, dari pemerintah, swasta, asosiasi, komunitas, dan sebagainya.

Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Ilyas Lubis mengatakan, "Kami yakin akan mencapai roadmap 2021 karena kami menjalin kolaborasi dengan agregator atau pun platform online yang bisa membantu dan memudahkan percepatan layanan BPJS Ketenagakerjaan."

Salah satu platform online yang menjalin kemitraan dengan BPJS Ketenagakerjaan adalah Cermati.com. Melalui platform itu, pekerja bisa mendaftar dan membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan lewat transfer bank, virtual account, dan kartu kredit. Ilyas optimis targetnya dapat tercapai setahun sebelumnya, yakni 2020, melalui kerja sama dengan Cermati.com.

"Kalau Cermati.com pengunjungnya 5 juta per bulan, menurut saya, paling tidak 10-15% pengunjung yang belum menjadi peserta bisa bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan di 2019," ujar Ilyas, Senin (28/1/2019) di Menteng, Jakarta.

Menurut Direktur Cermati.com Andhy Koesnandar, ada dua program yang bisa didaftarkan melalui situsnya, yakni jaminan kecelakaan kerja dan kematian, serta jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, dan jaminan hari tua (opsional).

"Pendaftaran BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja mandiri bisa dilakukan secara online, pembayaran bisa lewat virtual account, bank transfer, kartu kredit. Ada pilihan berapa lama mau membayar, lalu jumlah iuran akan muncul secara otomatis," jelas Andhy lagi.

Selain bermitra dengan Cermati.com, BPJS Ketenagakerjaan juga bekerja sama dengan Tokopedia dalam pembayaran iuran. Tak hanya itu, mereka juga berkolaborasi dengan Go-Jek untuk opsi pendaftaran jaminan sosial para mitra pengemudinya.

Tag: BPJS Ketenagakerjaan, Cermati.com

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: Tanayastri Dini Isna

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,780.63 3,741.87
British Pound GBP 1.00 18,315.27 18,130.41
China Yuan CNY 1.00 2,095.36 2,074.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,177.00 14,035.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.64 10,040.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,806.54 1,788.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,463.50 10,352.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,046.95 15,884.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.02 3,440.79
Yen Jepang JPY 100.00 12,826.38 12,696.76

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6497.815 108.730 627
2 Agriculture 1603.040 10.690 21
3 Mining 1866.565 32.272 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.209 10.651 71
5 Miscellanous Industry 1368.528 38.950 46
6 Consumer Goods 2658.479 53.843 51
7 Cons., Property & Real Estate 452.148 1.591 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.982 29.177 71
9 Finance 1235.748 18.977 91
10 Trade & Service 820.986 9.595 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,625 2,020 395 24.31
2 KONI 398 486 88 22.11
3 PUDP 338 406 68 20.12
4 KOIN 268 318 50 18.66
5 TRUS 300 340 40 13.33
6 RDTX 6,075 6,875 800 13.17
7 FREN 264 298 34 12.88
8 PSDN 220 246 26 11.82
9 YULE 196 218 22 11.22
10 SKBM 414 460 46 11.11
No Code Prev Close Change %
1 INCF 380 306 -74 -19.47
2 PANI 135 109 -26 -19.26
3 LMAS 69 58 -11 -15.94
4 ARTA 1,100 935 -165 -15.00
5 ALKA 408 350 -58 -14.22
6 LPLI 147 129 -18 -12.24
7 RODA 430 380 -50 -11.63
8 HDTX 125 111 -14 -11.20
9 ETWA 89 81 -8 -8.99
10 JMAS 900 820 -80 -8.89
No Code Prev Close Change %
1 FREN 264 298 34 12.88
2 EXCL 2,340 2,530 190 8.12
3 TLKM 3,790 3,900 110 2.90
4 TINS 1,425 1,520 95 6.67
5 JPFA 2,700 2,500 -200 -7.41
6 ANTM 950 995 45 4.74
7 MEDC 950 1,020 70 7.37
8 BMTR 420 434 14 3.33
9 WSKT 1,765 1,750 -15 -0.85
10 ASII 7,600 7,875 275 3.62