Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:53 WIB. Telkomsel - Telkomsel fokus di 4 pilar CSR untuk membangun Indonesia digital.
  • 20:35 WIB. WSKT - Waskita Karya Realty melebarkan sayap usahanya bidang perhotelan.
  • 19:32 WIB. PGN - PGN dan Krakatau Steel teken MoU pengembangan energi.
  • 19:22 WIB. PTPP - PT PP meneken nota kesepahaman dengan PT Hyundai Engineering & Construction.
  • 19:04 WIB. Pelindo III - Pelindo III segera menerapkan gate in online di pelabuhan Tanjung Perak.
  • 18:48 WIB. Pelindo III - Pelindo III tambah fasilitas shore connection di pelabuhan Tanjung Emas.
  • 18:36 WIB. Minyak - Harga minyak naik sampai US$63 per barel saat Iran menembak drone militer AS.
  • 18:24 WIB. BTN - BTN mengaku sedang melakukan penjajakan untuk mengakuisisi Bank Syariah Bukopin.

Kadin Imbau E-Commerce Bawa Produk Lokal ke Kancah Internasional

Kadin Imbau E-Commerce Bawa Produk Lokal ke Kancah Internasional - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia mengimbau para pelaku e-commerce untuk membawa produk lokal menuju kancah internasional. Tak hanya itu, Kadin pun meminta pelaku e-commerce untuk mengurangi barang luar negeri di marketplace mereka.

Berdasarkan pengalaman Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Vince Gowan, dalam pengujian produk UMKM ke pasar online internasional, 90% barang belum memenuhi standar. Baik itu secara kualitas, maupun kemasannya.

"Kami pernah bawa 30 orang pelaku UMKM ke acara di China, mereka bawa contoh barang yang akan dijual lewat e-commerce. Akhirnya diketahui, 90% barang belum memenuhi standar," kata Vince, Selasa (29/1/2019) di Hotel Shangri-La, Jakarta.

Oleh karena itu, ia meminta bantuan pelaku industri e-commerce Indonesia untuk memberikan pelatihan kepada 60 juta pelaku UMKM di Indonesia, terutama yang sudah go online. Menurutnya, proses sosialisasi lewat media juga penting

Vince berkata, "Bagaimana cara mengemas barang supaya bisa diterima di e-commerce? Itu penting untuk disosialisasikan kepada pelalu UMKM."

Salah satu pemain e-commerce Indonesia, Tokopedia berharap, lewat ekosistem dan marketing platform tersebut, merek lokal dapat bersaing dengan merek-merek internasional lainnya. Terlebih, Tokopedia juga menyediakan analisis data kepada pelaku UMKM agar mampu menjalankan bisnis dengan lebih efisien.

CEO of Office Manager at Tokopedia Priscilla Anais mengatakan, "Dengan memberi data berisi gambaran permintaan pasar, ekosistem, dan marketing, kami berharap, merek lokal bisa bertumbuh dengan menjalankan bisnis dengan lebih efisien dan lebih baik."

Tokopedia telah menjangkau 93% kecamatan di Indonesia. Selain itu, platform itu juga berupaya meningkatkan transaksi lewat content engangement sehingga para UMKM di sana bisa memasarkan produknya dengan lebih baik.

"Pelaku UMKM bisa memberikan content engangement untuk brand yang dijual. Menurut data kami, lebih dari 40% transaksi datang dari content engangement," kata Priscilla.

Pemasaran yang efektif juga menjadi faktor penjualan yang baik di Tokopedia. Baik pelaku usaha besar atau kecil bisa membayar biaya iklan ketika barang yang dipromosikan telah terjual.

Priscilla menjelaskan, "Hal itu membuat brand mengeluarkan biaya lebih kecil untuk mengembangkan bisnis mereka."

Tokopedia sendiri mengalami peningkatan GMV sebesar 4x lipat dari 2017 hingga 2018. Jumlah UMKM yang tersedia di platform itu mencapai 5 juta hingga akhir tahun 2018. Lebih lanjut, mereka memiliki 11 partner di bidang logistik. Layanan mereka pun sudah berevolusi, tidak lagi hanya e-commerce.

Tag: E-commerce, Kamar Dagang dan Industri (Kadin)

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Tanayastri Dini Isna

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,814.89 3,776.33
British Pound GBP 1.00 18,144.14 17,956.97
China Yuan CNY 1.00 2,079.35 2,058.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,307.00 14,165.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,856.09 9,751.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,829.80 1,811.57
Dolar Singapura SGD 1.00 10,506.72 10,400.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,112.54 15,946.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,439.18 3,401.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,277.96 13,142.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6335.698 -3.564 636
2 Agriculture 1412.814 5.106 21
3 Mining 1618.711 2.675 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.641 11.276 71
5 Miscellanous Industry 1309.244 -10.662 47
6 Consumer Goods 2443.659 -20.168 52
7 Cons., Property & Real Estate 498.736 6.765 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1196.374 -1.489 74
9 Finance 1290.556 -2.124 90
10 Trade & Service 804.307 -0.238 159
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 189 254 65 34.39
2 MTPS 1,010 1,260 250 24.75
3 SFAN 318 396 78 24.53
4 GLOB 258 318 60 23.26
5 SRAJ 222 270 48 21.62
6 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
7 SIMA 87 104 17 19.54
8 POLL 1,560 1,850 290 18.59
9 CNTX 490 580 90 18.37
10 SDMU 58 68 10 17.24
No Code Prev Close Change %
1 BRAM 12,500 10,000 -2,500 -20.00
2 NICK 274 230 -44 -16.06
3 PNSE 600 525 -75 -12.50
4 BOLA 422 376 -46 -10.90
5 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
6 SIPD 890 805 -85 -9.55
7 SSTM 400 362 -38 -9.50
8 ZONE 600 550 -50 -8.33
9 TFCO 510 470 -40 -7.84
10 MFMI 525 486 -39 -7.43
No Code Prev Close Change %
1 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
2 CSIS 97 103 6 6.19
3 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
4 BMTR 400 376 -24 -6.00
5 TKIM 11,075 12,725 1,650 14.90
6 BBRI 4,290 4,310 20 0.47
7 TLKM 4,100 4,040 -60 -1.46
8 BTPS 3,050 2,860 -190 -6.23
9 BBCA 29,700 29,550 -150 -0.51
10 APLN 234 226 -8 -3.42