Portal Berita Ekonomi Rabu, 29 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:31 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,25% terhadap Poundsterling pada level 1,2996 USD/GBP.
  • 21:28 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,24% terhadap Euro pada level 1,0996 USD/EUR.
  • 21:26 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Yen pada level 109,18 JPY/USD.
  • 21:24 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.570 USD/troy ounce.
  • 21:18 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,86 USD/barel.
  • 21:17 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,53 USD/barel.
  • 16:01 WIB. Valas - Rupiah ditutup negatif 0,07% terhadap Dollar AS pada level 13.634 IDR/USD.
  • 15:58 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 2,82% pada level 27.160.
  • 15:57 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,04% pada level 3.180.
  • 15:56 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 0,37% pada level 7.508.
  • 15:55 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,71% pada level 23.379.
  • 15:54 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 0,39% pada level 2.185.

PNM Investment Management Terbitkan RDPT UKM

PNM Investment Management Terbitkan RDPT UKM - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Investment Management kembali menerbitkan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) sektor riil yang diinvestasikan pada pembiayaan produktif untuk UKM di Indonesia. Reksa dana ini telah tercatat di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak Desember 2018. RDPT PNM Multisektroal VII telah mengumpulkan dana investor sebesar Rp250 miliar.

Pihak antara (intermediary) dalam penerbitan reksa dana ini adalah PT PNM Venture Capital yang merupakan anak perusahaan dari PT PNM (Persero).

Direktur Utama PNM Investment Management Bambang Siswaji mengatakan, untuk tahap pertama ini, penerbitan RDPT PNM Multisektoral VII memiliki underlying MTN PNM VC seri A senilai Rp250 miliar. Selanjutnya, nilai RDPT akan ditingkatkan menjadi maksimal Rp500 miliar dengan tambahan underlying MTN PNM VC seri B yang rencananya akan diterbitkan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Lanjutnya, MTN PNM seri A tersebut memiliki tenor 5 tahun, dan akan jatuh tempo pada 30 Januari 2024.

"PT PNM Investment Management fokus dalam pengembangan produk RDPT baik konvensional maupun syariah, untuk mendukung pengembangan sektor riil terutama infrastruktur, usaha potensial penghasil devisa, dan energi berkelanjutan, selain segmen UKM," jelas Direktur Utama PNM Investment Management Bambang Siswaji di Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Diketahui, tujuan penggunaan dana dari MTN ini adalah sebagai tambahan modal kerja untuk pembiayaan usaha produktif bagi UKM yang memiliki potensi untuk berkembang dengan risiko terukur.

Direktur Utama PT PNM (Persero) Arief Mulyadi mengatakan, hal seperti ini merupakan dorongan PNM selaku induk perusahaan kepada anak usaha agar semakin profesional.

"Itu untuk modal kerja mereka. Kami mendorong anak usaha agar semakin modern dan profesional. Karena kalau PNM Venture Capital ini sudah masuk capital market, yang lihat bukan hanya kami, tapi yang melihat itu para investor," jelas Arief.

"Ini akan jadi pemicu mereka. Sekarang sudah kami anggap modern, tapi ke depannya akan menjadi lebih modern dan profesional," pungkas Arief Mulyadi.

Baca Juga

Tag: Reksa Dana, PT Permodalan Nasional Madani (Persero) (PNM)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: PNM

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.45 3,615.72
British Pound GBP 1.00 17,837.48 17,658.64
China Yuan CNY 1.00 1,975.40 1,955.60
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,702.17 13,565.83
Dolar Australia AUD 1.00 9,272.26 9,177.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,761.95 1,744.40
Dolar Singapura SGD 1.00 10,098.89 9,992.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,094.31 14,942.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,357.96 3,321.30
Yen Jepang JPY 100.00 12,548.92 12,420.65
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6113.045 1.861 676
2 Agriculture 1346.334 4.232 21
3 Mining 1441.300 -4.108 49
4 Basic Industry and Chemicals 907.928 -5.151 77
5 Miscellanous Industry 1186.872 0.894 51
6 Consumer Goods 2048.897 12.584 57
7 Cons., Property & Real Estate 465.478 -2.148 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1074.184 6.212 77
9 Finance 1356.286 -1.534 92
10 Trade & Service 732.687 -0.036 167
No Code Prev Close Change %
1 PURA 105 178 73 69.52
2 ERTX 95 128 33 34.74
3 OCAP 120 160 40 33.33
4 GHON 1,000 1,250 250 25.00
5 PDES 850 1,050 200 23.53
6 SHID 2,680 3,140 460 17.16
7 LPIN 210 240 30 14.29
8 DAYA 262 298 36 13.74
9 ASBI 260 294 34 13.08
10 TMPO 140 155 15 10.71
No Code Prev Close Change %
1 KIOS 360 282 -78 -21.67
2 BKSW 165 130 -35 -21.21
3 NASA 484 396 -88 -18.18
4 SIPD 995 835 -160 -16.08
5 BMSR 115 98 -17 -14.78
6 ARTA 340 300 -40 -11.76
7 ESIP 268 238 -30 -11.19
8 PTIS 90 80 -10 -11.11
9 KOIN 141 126 -15 -10.64
10 REAL 328 294 -34 -10.37
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 850 845 -5 -0.59
2 MNCN 1,605 1,630 25 1.56
3 LUCK 720 725 5 0.69
4 PURA 105 178 73 69.52
5 JSKY 157 164 7 4.46
6 BTPS 4,780 4,570 -210 -4.39
7 BBRI 4,620 4,620 0 0.00
8 PGAS 1,810 1,795 -15 -0.83
9 BBCA 33,950 33,925 -25 -0.07
10 TLKM 3,830 3,900 70 1.83