Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:05 WIB. Huawei - Huawei bakal rilis P30 pada 29 Maret.
  • 13:03 WIB. WhatsApp - WhatsApp Business bakal bisa dipakai di iPhone.
  • 12:09 WIB. Xiaomi - Xiaomi Mi 9 rencananya meluncur hari ini di Beijing.
  • 12:00 WIB. IHSG - Jeda siang, IHSG berbalik melemah 0,08% ke level 6.489,42. 
  • 11:44 WIB. XL - XL Axiata pastikan kemampuan datanya meningkat.
  • 11:43 WIB. Oppo - Oppo F11 usung kamera selfie pop-up.
  • 11:24 WIB. Vivo - Vivo rilis ponsel baterai jumbo, harga mulai Rp1 jutaan.
  • 10:46 WIB. JSMR - Jasa Marga tengah mengkaji penerbitan cross border securitization.
  • 10:46 WIB. Tol - PP Infrastruktur tengah menunggu lelang pengusahaan jalan tol ruas Semanan-Balaraja.
  • 10:45 WIB. PLN - PLN menerbitkan obligasi dan sukuk total Rp3,26 triliun.
  • 10:45 WIB. Pelindo I - Pelindo I menyelesaikan modernisasi pelabuhan Tanjung Balai Asahan.
  • 10:44 WIB. BRI - BRI mengincar pembiayaan sejumlah proyek jalan tol tahun ini.
  • 10:44 WIB. BRI - BRI mencatatkan penyaluran kredit infrastruktur senilai Rp125,6 triliun pada 2018.
  • 10:25 WIB. Xiaomi - Xiaomi bocorkan Mi 9 punya tombol khusus untuk Google Assistant di samping bodi.
  • 08:12 WIB. Oppo - Oppo rilis A7 RAM 3 GB seharga Rp2,69 juta. 

Kondisi Keuangan Memburuk, OJK Cabut Izin Usaha BPRS Bengkulu

Foto Berita Kondisi Keuangan Memburuk, OJK Cabut Izin Usaha BPRS Bengkulu
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Safir Bengkulu (BPRS) terhitung mulai hari ini, Rabu (30/01/2019). Izin usaha itu dicabut lantaran OJK menilai kondisi keuangan BPRS Bengkulu dalam keadaan yang tak sehat dan semakin memburuk. 

Kepala OJK Bengkulu, Yusrri, mengungkapkan bahwa bank yang beralamat di Jalan Merapi Raya, Kebun Tebeng, Bengkulu, itu sudah ditetapkan sebagai bank dengan status dalam pengawasan khusus (DPK) sejak 07/09/2018 lalu. Alasannya, BPRS Bengkulu mempunyai rasio kewajiban penyediaan modal minimum (KPMM) yang kurang dari 4%. 

"Penetapan status DPK tersebut disebabkan adanya kelemahan pengelolaan oleh manajemen BPRS Bengkulu yang tidak memperhatikan prinsip kehati-hatian dan pemenuhan asas perbankan yang sehat," jelasnya dalam rilis OJK Bengkulu yang diterima di Jakarta, Rabu (30/01/2019). 

Sayangnya, sampai batas waktu yang ditentukan, manajemen BPRS Bengkulu tidak dapat merealisasikan upaya penyehatan BPRS, di mana BPRS diharuskan mempunyai rasio KPMM minimal sebesar 8%. 

"Mempertimbangkan kondisi keuangan BPRS Bengkulu yang semakin memburuk serta meunjuk pasar 38 POJK, OJK mencabut izin usaha BPRS Bengkulu setelah memperoleh pemberitahuan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)," sambungnya.

Dengan demikian, nantinya LPS akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai undang-undang yang berlaku. 

"OJK mengimbau nasabah BPRS Bengkulu agar tetap tenang karena dana masyarakat di perbankan termasuk BPR dijamin LPS," tutupnya. 

Tag: Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Safir Bengkulu, Izin Usaha, Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,766.77 3,728.54
British Pound GBP 18,468.44 18,283.99
China Yuan CNY 2,090.80 2,070.07
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,125.00 13,985.00
Dolar Australia AUD 10,136.10 10,034.24
Dolar Hong Kong HKD 1,799.66 1,781.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,456.77 10,349.29
EURO Spot Rate EUR 16,040.35 15,877.17
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,474.78 3,436.12
Yen Jepang JPY 12,744.74 12,615.01

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6494.667 -3.148 627
2 Agriculture 1612.273 9.233 21
3 Mining 1894.930 28.365 47
4 Basic Industry and Chemicals 879.497 -9.712 71
5 Miscellanous Industry 1359.758 -8.770 46
6 Consumer Goods 2656.426 -2.053 51
7 Cons., Property & Real Estate 454.123 1.975 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.559 1.577 71
9 Finance 1233.741 -2.007 91
10 Trade & Service 822.920 1.934 155
No Code Prev Close Change %
1 BNII 258 322 64 24.81
2 ALDO 2,020 2,510 490 24.26
3 MINA 615 725 110 17.89
4 MPPA 260 306 46 17.69
5 INCF 306 360 54 17.65
6 BABP 51 58 7 13.73
7 MLPL 137 155 18 13.14
8 CSIS 137 154 17 12.41
9 GIAA 426 474 48 11.27
10 KARW 87 96 9 10.34
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 400 300 -100 -25.00
2 NAGA 332 294 -38 -11.45
3 KONI 486 438 -48 -9.88
4 PSDN 246 222 -24 -9.76
5 AKSI 388 352 -36 -9.28
6 LION 665 615 -50 -7.52
7 FISH 3,670 3,400 -270 -7.36
8 TARA 840 780 -60 -7.14
9 SOTS 322 300 -22 -6.83
10 INAI 468 440 -28 -5.98
No Code Prev Close Change %
1 FREN 298 288 -10 -3.36
2 JPFA 2,500 2,440 -60 -2.40
3 ANTM 995 1,025 30 3.02
4 BBRI 3,840 3,910 70 1.82
5 BMRI 7,275 7,200 -75 -1.03
6 EXCL 2,530 2,610 80 3.16
7 INDY 1,785 1,925 140 7.84
8 BUMI 153 154 1 0.65
9 FILM 795 785 -10 -1.26
10 ADRO 1,245 1,295 50 4.02