Portal Berita Ekonomi Rabu, 29 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,22% di akhir sesi I.
  • 08:55 WIB. IHSG - IHSG naik 0,19% di awal sesi I.
  • 08:31 WIB. Valas - Rupiah dibuka menguat 0,09% terhadap Dollar AS pada level 13.632 IDR/USD
  • 08:31 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.569 USD/troy ounce.
  • 08:30 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,99 USD/barel.
  • 08:30 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,04% terhadap Yen pada level 109,19 JPY/USD
  • 08:29 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Poundsterling pada level 1,3022 USD/GBP
  • 08:28 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,75 USD/barel.
  • 08:28 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Euro pada level 1,1019 USD/EUR
  • 08:27 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka positif 0,14% pada level 3.185
  • 07:25 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka positif 0,39% pada level 23.307
  • 07:16 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka positif 0,31% pada level 2.183
  • 07:16 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup positif 1,01% pada level 3.276
  • 07:15 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup positif 0,66% pada level 28.722
  • 07:14 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup positif 1,43% pada level 9.269

OJK Harap Nasabah 'Tunda Bayar' Jiwasraya Ambil Opsi Roll Over

OJK Harap Nasabah 'Tunda Bayar' Jiwasraya Ambil Opsi Roll Over - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berharap mayoritas nasabah asuransi PT Asuransi Jiwasraya (persero) yang mengalami tunda bayar klaim polis JS Saving Plan mengambil opsi perpanjangan (roll over) yang ditawarkan manajemen.

Untuk diketahui, Jiwasraya menawarkan roll over dengan bunga sebesar 7% per tahun atau setara dengan 7,49% per tahun net efektif. Sementara untuk nasabah yang tidak berminat melakukan roll over, Jiwasraya menawarkan bunga pengembangan sebesar 5,75% per tahun yang akan dibayarkan mulai kuartal II 2019.

"Dan sebagian besar kami harapkan untuk bisa diperpanjang (roll over)," ujar Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso di sela konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan di Jakarta, Selasa (29/1/2019).

Menurut Wimboh, Jiwasraya tidak akan mungkin me-reedem jumlah klaim yang jatuh tempo seluruhnya. Pasalnya perusahaan asuransi yang sangat sehat sekali pun tidak akan bisa me-reedem seluruh klaim jatuh temponya dengan segera.

"Asuransi sesehat apapun kalau di-redeem pasti akan berat. Ini kan sudah diinvestasikan di jangka panjang, aset, sehingga enggak bisa di-redeem segera," ungkapnya.

Untuk itu, dia mendukung proses restrukturisasi dengan memberikan insentif kepada nasabah yang melakukan roll over, lantaran opsi ini menguntungkan kedua belah pihak, di mana nasabah dapat insentif bunga dan Jiwasraya dapat mengelola likuiditasnya dengan lebih baik.

"Yang sebenarnya yang lebih penting itu kami restrukturisasi dengan insentif, sehingga nanti kami harapkan sebagian besar (nasabah) bisa diperpanjang sehingga nanti likuiditas bisa terjaga," katanya.

Wimboh mengakui kasus Jiwasraya terjadi karena ketidakselarasan (missmatch) jangka pendek dan hal ini biasa terjadi dalam lembaga jasa keuangan.

"Untuk itu kami bersama kementerian BUMN untuk bagaimana mengatasi jalan keluarnya. Untuk jangka panjang tentu ada kiat yang harus dilakukan. Kita tunggu manajemen, pemilik untuk mengatasi bisnis Jiwasraya jangka panjang," jelas Wimboh.

Saat ini dirinya bersama kementerian BUM juga tengah mengkaji perihal opsi investor baru yang akan menyuntikkan dana ke Jiwasraya.

Baca Juga

Tag: PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Fajar Sulaiman

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,652.45 3,615.72
British Pound GBP 1.00 17,837.48 17,658.64
China Yuan CNY 1.00 1,975.40 1,955.60
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,702.17 13,565.83
Dolar Australia AUD 1.00 9,272.26 9,177.28
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,761.95 1,744.40
Dolar Singapura SGD 1.00 10,098.89 9,992.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,094.31 14,942.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,357.96 3,321.30
Yen Jepang JPY 100.00 12,548.92 12,420.65
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6111.184 -22.024 675
2 Agriculture 1342.102 1.779 21
3 Mining 1445.408 10.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 913.079 -15.488 77
5 Miscellanous Industry 1185.978 9.745 51
6 Consumer Goods 2036.313 -5.665 57
7 Cons., Property & Real Estate 467.626 3.824 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1067.972 -5.588 76
9 Finance 1357.820 -8.491 92
10 Trade & Service 732.723 1.034 167
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 89 115 26 29.21
2 AMIN 272 340 68 25.00
3 PDES 680 850 170 25.00
4 PICO 555 685 130 23.42
5 ASBI 212 260 48 22.64
6 INPP 860 1,030 170 19.77
7 LUCK 635 720 85 13.39
8 LPLI 89 100 11 12.36
9 TURI 905 1,005 100 11.05
10 KAYU 74 82 8 10.81
No Code Prev Close Change %
1 ERTX 144 95 -49 -34.03
2 YULE 220 166 -54 -24.55
3 DNAR 262 198 -64 -24.43
4 HITS 675 540 -135 -20.00
5 MTSM 206 166 -40 -19.42
6 GHON 1,225 1,000 -225 -18.37
7 BRAM 8,600 7,025 -1,575 -18.31
8 PKPK 83 68 -15 -18.07
9 ARTO 4,000 3,310 -690 -17.25
10 TAMU 300 250 -50 -16.67
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 840 850 10 1.19
2 LUCK 635 720 85 13.39
3 BBRI 4,650 4,620 -30 -0.65
4 BBCA 34,200 33,950 -250 -0.73
5 ADRO 1,295 1,325 30 2.32
6 TCPI 6,500 6,325 -175 -2.69
7 TLKM 3,840 3,830 -10 -0.26
8 PGAS 1,815 1,810 -5 -0.28
9 MNCN 1,645 1,605 -40 -2.43
10 BMRI 7,725 7,750 25 0.32