Portal Berita Ekonomi Minggu, 24 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:51 WIB. Tim Prabowo - Kampanye terbuka tolak ukur menguji elektabilitas Prabowo-Sandi.
  • 06:51 WIB. Tim Prabowo - Kampanye terbuka tak ada pegerahan massa.
  • 06:40 WIB.

    Cawapres 01 – Banten daerah kampanye terbuka pertama, diharapkan ada dampak positif.

  • 06:33 WIB. Cawapres 02 - Sandi menyebut kampanyenya paket hemat.
  • 06:33 WIB. Cawapres 02 - Sandi tak menghadirikan publik figur di kampanye terbuka.
  • 06:33 WIB. Cawapres 02 - Bagi Sandi  semua daerah sangat dewasa dalam bersikap politik.
  • 06:33 WIB. Cawapres 02 - Pada kampanye terbuka, Prabowo-Sandi bakal temui seluruh daerah.
  • 06:33 WIB. Cawapres 02 - Perolehan suara ditiap daerah bisa berubah-ubah.
  • 06:32 WIB. Cawapres 02 - Menurut Sandi, semua daerah pemilihan tak ada yang aman.
  • 06:14 WIB. Presiden - Setelah berhasil mengambilalih Freeport, Jokowi masih saja dituduh antek asing.
  • 00:00 WIB. Presiden - Jokowi sebut pengambilalihan Freeport tidak mudah.

Teller BRI Penilap Dana Nasabah Rp2,3 M Terancam 15 Tahun Penjara

Teller BRI Penilap Dana Nasabah Rp2,3 M Terancam 15 Tahun Penjara - Warta Ekonomi
WE Online, Makassar -

RDM (28 tahun), oknum teller BRI di Kota Makassar terancam hukuman berat atas perbuatannya menilap dana nasabah sebesar Rp2,3 miliar. Perempuan yang dulunya bertugas di BRI Unit Toddopuli Cabang Panakkukang, Kota Makassar, Sulsel, dilaporkan setelah ketahuan menggelapkan dana dari 47 nasabah di tempatnya bekerja. 

Kepala Bidang Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, mengungkapkan RDM dijerat Pasal 49 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1998 sebagaimana perubahan Undang-Undang RI Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan. Ancaman hukuman minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara dengan denda minimal Rp10 juta dan maksimal Rp20 miliar. 

"Yang bersangkutan masih mendekam di (sel) Markas Polda Sulsel untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Yang bersangkutan terancam dikenakan Pasal 49 ayat 1 huruf (a) dan (b) UU RI Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah menjadi UU RI Nomor 10 Tahun 1998 dengan ancaman pidana 5 sampindengan 15 tahun penjara," kata Dicky, Kamis (31/1/2019). 

Baca Juga: Pukulan Telak BRI untuk Adik Prabowo

Berdasarkan hasil pemeriksaan, RDM mengaku mengetahui seluk-beluk masalah keuangan di Bank BRI Unit Toddopuli Cabang Panakkukang Makassar. Toh, oknum teller itu diketahui sudah bekerja empat tahun di bank BUMN. Kejahatan penggelapan dana nasabah itu berdasarkan hasil pemeriksaan dilakukannya seorang diri. 

Modus penggelapan dana nasabah cukup sederhana yaitu menggandakan slip penyetoran dan penarikan lalu memalsukan tanda tangan dari nasabah. Kemudian tersangka mencetak buku tabungan dengan menggunakan program microsoft excel. Misalnya nasabah menyetor uang Rp10 juta ke BRI, slip penyetoran tetap sama nominalnya. Namun slip laporan yang dimasukkan ke BRI itu diubah menjadi Rp5 juta.

"Pelaku melancarkan aksinya sejak April 2018 lalu hingga tertangkap pada Januari 2019. Teller itu ketahuan menilap uang dari 47 nasabah BRI senilai Rp2,3 miliar. Dari 47 nasabah itu terdapat total kurang lebih 50 rekening yang dirugikan oleh tindak pidana yang dilakukan pelaku,” terang Dicky. 

Dana hasil penggelapan dari nasabah BRI, Dicky menyebut digunakan RDM untuk sejumlah hal, termasuk memenuhi berbagai kebutuhan. Di antaranya adalah membayar utang, membeli emas dan membayar uang muka mobil. Bahkan, RDM disinyalir menggunakan dana hasil kejahatan untuk membiayai sebuah proyek.

Tag: PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI), Hukum

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,794.23 3,755.47
British Pound GBP 1.00 18,692.75 18,500.55
China Yuan CNY 1.00 2,125.36 2,104.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,228.00 14,086.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,103.30 10,001.06
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,813.38 1,795.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,546.29 10,439.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.93 16,018.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,506.16 3,466.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,850.43 12,718.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6525.274 23.498 629
2 Agriculture 1490.781 9.164 21
3 Mining 1887.862 3.129 47
4 Basic Industry and Chemicals 910.367 -5.244 71
5 Miscellanous Industry 1284.891 0.529 46
6 Consumer Goods 2663.462 4.407 52
7 Cons., Property & Real Estate 465.570 -1.138 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1170.915 5.940 72
9 Finance 1263.236 12.361 91
10 Trade & Service 828.467 0.865 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 420 525 105 25.00
2 GLOB 352 440 88 25.00
3 CAKK 270 326 56 20.74
4 ECII 825 990 165 20.00
5 SMMA 7,700 9,000 1,300 16.88
6 TGKA 3,010 3,500 490 16.28
7 ANDI 1,605 1,805 200 12.46
8 FISH 3,400 3,760 360 10.59
9 LPLI 135 149 14 10.37
10 BKSW 175 193 18 10.29
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 224 168 -56 -25.00
2 KICI 310 260 -50 -16.13
3 IDPR 735 640 -95 -12.93
4 PYFA 198 177 -21 -10.61
5 ATIC 990 895 -95 -9.60
6 JMAS 895 810 -85 -9.50
7 LAND 1,085 1,010 -75 -6.91
8 MTSM 240 224 -16 -6.67
9 UNIT 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 400 374 -26 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 101 97 -4 -3.96
2 HOME 102 102 0 0.00
3 GGRM 88,000 85,900 -2,100 -2.39
4 BBRI 3,980 4,060 80 2.01
5 TLKM 3,800 3,820 20 0.53
6 INKP 10,200 9,800 -400 -3.92
7 FREN 308 328 20 6.49
8 CTRA 975 1,030 55 5.64
9 UNTR 27,800 28,000 200 0.72
10 GIAA 555 555 0 0.00