Portal Berita Ekonomi Minggu, 24 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:55 WIB. Realme - Realme 3 meluncur perdana di India.
  • 09:54 WIB. Xiaomi - Xiaomi berambisi kuasai Eropa.
  • 05:53 WIB. EPL - Leicester City 1 vs 4 Crystal Palace
  • 05:51 WIB. EPL - Newcastle United 2 vs 0 Huddersfield Town
  • 05:50 WIB. EPL - AFC Bournemouth 1 vs 1 Wolverhampton Wanderers
  • 05:49 WIB. EPL - Burnley 2 vs 1 Tottenham Hotspur

Seleksi Calon Direksi, OJK Tak Persoalkan Perubahan AD/ART Bank BJB

Foto Berita Seleksi Calon Direksi, OJK Tak Persoalkan Perubahan AD/ART Bank BJB
Warta Ekonomi.co.id, Bandung -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyerahkan sepenuhnya kepada pemegang saham Bank BJB terkait perubahan AD/ART untuk pemilihan calon direksi. Perubahan aturan main itu mutlak menjadi kewenangan bank terkait dalam hal ini para pemegang saham.

Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat Triana Gunawan mengatakan perubahan AD/AR/ART pemilihan calon direksi sepenuhnya menjadi kewenangan pemegang saham. 

"Kalau masalah AD/ART, RUPS, dan sebagainya, itu ranah dari bank itu sendiri," katanya kepada wartawan di Bandung, Rabu (30/1/2019).

OJK hanya mengatur bahwa proses seleksi pengurus Bank harus melalui Komite Nominasi dan Remunerasi Bank. Selanjutnya, bagaimana proses seleksi sampai dengan nama calon diajukan dan dibahas dalam komite tersebut, tidak ada ketentuan spesifik mengenai itu. 

"Itu koridor di governance, bagaimana bank atau perusahaan itu mengatur governance dalam hal melakukan penambahan modal, pergantian direksi, itu adalah ranah internal mereka," ungkapnya.

Baca Juga: Seleksi Direksi Bank BJB, Ridwan Kamil Tidak Serius?

Baca Juga: Sinar Mas Ventura Sudah Kantongi Izin OJK

Oleh karena itu, Triawan menegaskan bahwa ada atau tidaknya perubahan AD/ART terkait pendaftaran calon direksi, diserahkan ke pemegang saham. "Jadi saya kira itu diserahkan saja ke sana (BJB)," ujarnya

Dia hanya memastikan OJK akan kembali menyeleksi calon direksi yang telah lolos seleksi di internal bank tersebut. Otoritas perbankan ini akan menelusuri rekam jejak para kandidat seperti menyangkut integritas, permasalahan keuangan, dan kompetensinya.

"Finansial ada enggak sangkutan-sangkutan dari kredit macet, atau masalah apa. Lalu dari sisi kompetensinya ada yang disyaratkan. Misal dia harus memiliki pengetahuan mengenai ekonomi," jelasnya.

Sehingga, tambah dia, kandidat yang namanya diserahkan Bank BJB untuk diikutkan uji kelayakan belum tentu lolos menjadi direksi. 

Berkenaan dengan niat Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang ingin membuka selebar-lebarnya pendaftaran calon direksi ini bagi siapa pun, Triana mengapresiasi.

Dia menilai, selama untuk mencari kandidat terbaik yang mampu membawa perubahan positif untuk perbankan tersebut, menurutnya tidak ada masalah apapun. "Kalau tujuannya untuk mendapatkan terbaik, ini bernilai universal. Enggak masalah dari sisi itu," katanya.

Dengan cara seperti ini, maka Bank BJB akan semakin berpeluang untuk mendapatkan calon direksi yang terbaik. "Artinya dengan cara terbuka, mungkin saja bisa menyaring semua yang tersembunyi. Kalau misalnya tidak terbuka, mungkin ada yang berpotensi, tapi tidak ada dalam table," ujarnya.

Triawan berharap pascapemilihan jajaran direksi yang baru, Bank BJB memiliki kinerja yang lebih baik lagi. "Diharapkan dengan ada penggantian ini jadi lebih baik lagi," katanya.

Dia juga mendukung keinginan Ridwan Kamil yang ingin mengembalikan Bank BJB sebagai bank pembangunan. "Dicita-citakan jadi bank pembangunan, itu sudah selayaknya. Kehadiran BPD (bank pembangunan daerah) ini untuk mensejahterakan masyarakat Jawa Barat pada umumnya," pungkasnya.

Tag: PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJB), Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Penulis: Rahmat Saepulloh

Editor: Vicky Fadil

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93