Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:59 WIB. Apple - Apple persiapkan jajaran produk baru untuk 2019.
  • 12:43 WIB. Twitter - Ada 1,5 juta tweet seputar Debat Pilpres 2019 semalam.
  • 12:00 WIB. IHSG - Jeda siang, IHSG ditutup hijau 1,20% ke level 6.466,04.
  • 11:53 WIB. Suspensi - BEI suspensi saham lima emiten publik karena belum lunasi pokok dan denda ALF 2019. 
  • 11:27 WIB. Australia - Australia siap buka gerbang ekspor otomotif dari Indonesia.

Luhut: Ekonomi Akan Membaik pada 2023, Tak Ada Ancaman 10-15 Tahun Mendatang

Foto Berita Luhut: Ekonomi Akan Membaik pada 2023, Tak Ada Ancaman 10-15 Tahun Mendatang
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bertepatan dengan tahun politik, Bank DBS Indonesia kembali menghadirkan DBS Asian Insights Conference bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, serta beberapa pakar ekonomi.

Sri Mulyani menyatakan bahwa pada tahun lalu, pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup kuat karena didukung oleh konsumsi, investasi, dan belanja pemerintah.

"Kami mengharapkan momentum pada akhir tahun akan tetap berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi mendekati 5,15-5,17%. Di balik indikator pertumbuhan ekonomi, banyak sekali indikator pembangunan yang truly matters to the people," ujar Sri dalam siaran pers, Jumat (31/1/2019).

Ia pun melanjutkan bahwa hal ini juga menekan tingkat kemiskinan di dalam negeri sepanjang sejarah Indonesia.

"For the first time, single digit poverty rate yang sekarang turun menjadi 9,66% dari 9,8% pada Maret 2018," tambahnya.

Luhut Binsar Pandjaitan menambahkan, selain pertumbuhan ekonomi yang meningkat dan tingkat kemiskinan yang menurun, laju inflasi Indonesia dinilai sudah cukup baik sampai akhir  2018. Hal ini terbukti dari tingkat inflasi yang berada di bawah 3%.

"Kalau kita manage dengan baik, ekonomi kita akan membaik sampai 2023. Kita harus optimistis terhadap kondisi ekonomi kita saat ini karena kita bisa menahan inflasi di bawah 3%. Tidak akan ada ancaman yang berarti dalam 10-15 tahun ke depan. Untuk itu, kita fokus membangun infrastruktur dan sumber daya manusia mulai dari sekarang," tutupnya.

Konferensi tahunan yang kali ini mengangkat tema 'Accelerating Growth for Future-Forward Indonesia dan Game Changers; New Futures, New Opportunities' ingin memberikan prediksi peluang dan tantangan yang akan dihadapi Indonesia di tengah pembangunan dan iklim politik dalam negeri, serta gejolak perekonomian dunia.

Pembicara yang turut hadir dalam DBS Asian Insights Conference, antara lain Taimur Baig (Chief Economist DBS Bank Ltd), Burhanuddin Muhtadi (Executive Director of Indonesian Politic Indicator and Research Institution of Indonesia), William Tanuwijaya (Co-Founder Tokopedia), Denni Puspa Purbasari (Deputi III Kantor Staf Presiden), Damhuri Nasution (Panel Expert Katadata Insight Center/Head Danareksa Research Institute), Betty Alwi (General Manager Dana Pensiun Lembaga Keuangan BNI), serta Markus Erik A (Head of Market Intelligence and Investment Specialist Team, Bank DBS Indonesia).

Tag: Ekonomi Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, PT Bank DBS Indonesia

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Bank DBS

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,780.63 3,741.87
British Pound GBP 1.00 18,315.27 18,130.41
China Yuan CNY 1.00 2,095.36 2,074.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,177.00 14,035.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.64 10,040.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,806.54 1,788.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,463.50 10,352.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,046.95 15,884.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.02 3,440.79
Yen Jepang JPY 100.00 12,826.38 12,696.76

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31