Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:23 WIB. Samsung - Samsung mau rilis ponsel tiap bulan.
  • 18:21 WIB. WhatsApp - WhatsApp Business segera hadir di iPhone.
  • 18:20 WIB. Twitter - Fitur mirip Insta Story bakal hadir di Twitter.¬†
  • 18:19 WIB. Samsung - Samsung kenalkan Galaxy Tab paling ringan dan tipis.
  • 17:43 WIB. Suzuki - MPV 'murah' Suzuki dipermak, harga naik Rp3 juta.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - Rating¬†Bukalapak terjun bebas di App Store.
  • 18:42 WIB. Jokowi - Usai Bukalapak, #UninstallJokowi kian menggema.

Bamsoet Ingin Pemerataan Hak Pengguna Tol

Foto Berita Bamsoet Ingin Pemerataan Hak Pengguna Tol
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) membantah wacana motor masuk tol hanya menguntungkan para pengguna motor gede atau moge. Menurutnya, semua jenis motor dapat masuk tol. Kecuali, motor yang memiliki cc diatas 1000 hanya bisa menggunakan jalur bebas hambatan saat hari libur saja.

"Justru saya berpikiran motor Harley Davidson diatas 1000 cc tidak boleh masuk tol di jam-jam kerja karena padat. Dia hanya boleh masuk di jam dan hari libur karena dalam riset juga pengguna harley dipakai itu saat libur jalannya itu sepi," kata Bamsoet di komplek parlemen, Jakarta, Kamis (31/1/2019).

Bamsoet melanjutkan berdasarkam data Kepolisian saat ini pengguna motor jumlahnya hampir 120 juta. Untuk itu, harus ada keberpihakan negara dan asas keadilan terhadap rakyat yang secara ekonomi belum mampu memiliki mobil sebagai moda transportasi. 

"Silahkan pemerintah mengkaji kami dari DPR hanya meminta ini bicara soal keberpihakan mereka juga warga negara Indonesia dan membayar pajak sehingga mereka berhak untuk hasil pembangunan yang dibangun pemerintah," tandasnya.

Selain itu, kata politikus Partai Golkar ini banyak keuntungan jika motor bisa di masuk jalur tol. Salah satunya yakni keselamatan para pengguna motor. 

"Selama ini mereka harus bertarung dengan kesempitan jalan yang ada dan semrawut karena berlawanan arah disitulah sering terjadi kecelakaan lalu kemudian kenapa pemerintah tidak memikirkan bahwa mereka itu merupakan warga negara yang menikmati pembangunan Indonesia," jelasnya.

Bamsoet juga menyebutkan dasar hukum pengguna motor boleh melintasi tol tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 44/2009 Pasal 38 ayat 1a. 

"Kami menyerahkan semuanya kepada pemerintah untuk mengkaji, kalau dari segi perundangan dan aturan sudah tidak ada kendala lagi karena sudah contohnya di Bali melalui PP nomor 2009," ujarnya.

Ia pun mendesak agar para investor yang ingin membangun jalan tol harus menyediakan jalur khusus motor.

"Untuk para investor untuk membangun tol harus ada jalur khusus untuk motor jangan hanya mengejar keuntungan saja dengan tarif mobil tapi juga harus ada tarif murah terendah untuk pengendara motor," tegasnya.

Tag: Bambang Soesatyo, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Sepeda Motor

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31