Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:57 WIB. Mitra - Indonesia-Korea Selatan aktifkan kembali kemitraan ekonomi.
  • 19:56 WIB. Kementan - Kementan memfasilitasi kerja sama petani jagung-peternak ayam di Kab.Blora.
  • 19:55 WIB. Jernang - Pengusaha pembibitan tanaman jernang asal Aceh mulai kembangkan komoditas "Dragon Blood".
  • 19:53 WIB. Migas - Defisit migas pada tahun 2050 akan semakin besar, yakni 3,82 juta BOPD minyak dan 24.398 MMSCFD.
  • 19:52 WIB. Ekspor - Produk kerajinan mozaik asal Bantul tahun ini akan diekspor ke Eropa.
  • 19:51 WIB. Migas - Pemerintah siap kucurkan $1,1 miliar atasi defisit migas.
  • 19:50 WIB. UMKM - Produk UMKM Sulut dipamerkan secara online.
  • 19:49 WIB. UKM - DPR mengatakan BUMN perbankan perlu lebih membantu kinerja UKM.
  • 19:48 WIB. Ekspor - NTT ekspor 75 ton rumput laut ke China.
  • 19:47 WIB. Kebun - Direktur Eksekutif PASPI: pembangunan perkebunan perlu kebijakan jangka panjang.
  • 19:24 WIB. BNI - BNI menargetkan penyaluran kredit ke BUMN tumbuh 12%-15% tahun ini.
  • 19:24 WIB. BRI - BRI membidik penyaluran kredit ke BUMN tumbuh hingga 6% di tahun 2019.
  • 19:21 WIB. BRI - BRI ingin menyalurkan menjadi 77% kredit ke UMKM.
  • 19:19 WIB. Finraya - Saham Finraya dimiliki Mandiri, BRI dan BNI masing-masing 20%.
  • 19:19 WIB. BTN - BTN dipastikan akan menjadi salah satu pemegang saham Finraya.

Tenang, Investasi Jepang Masih Bisa Ditingkatkan Kok

Foto Berita Tenang, Investasi Jepang Masih Bisa Ditingkatkan Kok
Warta Ekonomi.co.id, Osaka -

Indonesia menilai investasi Jepang, khususnya investasi portofolio, masih berpotensi untuk ditingkatkan karena itu hubungan dengan investor negara tersebut perlu terus dirawat.

"Investasi portofolio Jepang di Indonesia masih berpotensi ditingkatkan karena nilainya masih sangat kecil," kata Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Mirza Adityaswara di Osaka, Sabtu (2/2/2019), ketika ditanya tentang hasil pertemuan dengan analis dan investor Jepang di Tokyo dan Osaka.

Oleh karena itu, kata Mirza, investor Jepang perlu terus diberikan informasi terbaru tentang perekonomian Indonesia, antara lain melalui pertemuan dengan analis dan investor Jepang seperti yang dilakukan di dua kota di Jepang itu.

Menurut data Kementerian Keuangan, nilai investasi portofolio dalam bentuk saham dan obligasi dalam rupiah per Desember 2018 sebesar 163,56 miliar dolar AS. Dari jumlah tersebut, kepemilikan asing sebesar 61,68 miliar dolar AS. Sementara kepemilikan investor Jepang hanya 2,07 miliar dolar AS. Kepemilikan mereka atas obligasi Indonesia dalam yen juga masih kecil.

Menurut Mirza, merupakan tugas bersama para pemangku kepentingan di Indonesia untuk merawat hubungan dengan investor Jepang tersebut sehingga tujuan meningkatkan investasi, termasuk investasi langsung, dapat tercapai. Dikatakannya dengan koordinasi dan sinergi yang baik para pemangku kepentingan di Indonesia, maka investor dapat melihat komitmen Indonesia dalam melaksanakan pembangunan.

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan Suahasil Nazara mengatakan update informasi kepada investor Jepang merupakan salah satu cara untuk mempertahankan dan menarik investasi dari Jepang.

"Saya menyambut baik kegiatan (pertemuan dengan investor) seperti ini, supaya mereka tahu komitmen kita dalam menjaga kepercayaan mereka atas surat utang kita," katanya.

Sementara itu, Duta Besar Indonesia untuk Jepang Arifin Tasrif mengatakan nilai perdagangan dan investasi Jepang ke Indonesia bakal meningkat jika kesepakatan kemitraan ekonomi Indonesia Jepang ditandatangani kedua pihak. Ia memperkirakan kesepakatan itu bakal ditandatangani pada Juni tahun ini sebelum pertemuan negara anggota 20 diselenggarakan di Jepang. Indonesia mengalami surplus sekitar dua miliar dolar AS dalam perdagangan Indonesia-Jepang. Buat Jepang, kondisi tersebut bukan merupakan masalah, katanya.

Tag: Investasi, Indonesia-Jepang, Indonesia-Jepang

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Reuters//Yuya Shino

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,784.10 3,745.33
British Pound GBP 1.00 18,313.61 18,124.73
China Yuan CNY 1.00 2,097.81 2,076.82
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,190.00 14,048.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,108.96 10,004.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,808.13 1,789.92
Dolar Singapura SGD 1.00 10,455.35 10,349.20
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,041.80 15,878.45
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,471.98 3,433.88
Yen Jepang JPY 100.00 12,841.63 12,709.67

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6494.667 -3.148 627
2 Agriculture 1612.273 9.233 21
3 Mining 1894.930 28.365 47
4 Basic Industry and Chemicals 879.497 -9.712 71
5 Miscellanous Industry 1359.758 -8.770 46
6 Consumer Goods 2656.426 -2.053 51
7 Cons., Property & Real Estate 454.123 1.975 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.559 1.577 71
9 Finance 1233.741 -2.007 91
10 Trade & Service 822.920 1.934 155
No Code Prev Close Change %
1 BNII 258 322 64 24.81
2 ALDO 2,020 2,510 490 24.26
3 MINA 615 725 110 17.89
4 MPPA 260 306 46 17.69
5 INCF 306 360 54 17.65
6 BABP 51 58 7 13.73
7 MLPL 137 155 18 13.14
8 CSIS 137 154 17 12.41
9 GIAA 426 474 48 11.27
10 KARW 87 96 9 10.34
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 400 300 -100 -25.00
2 NAGA 332 294 -38 -11.45
3 KONI 486 438 -48 -9.88
4 PSDN 246 222 -24 -9.76
5 AKSI 388 352 -36 -9.28
6 LION 665 615 -50 -7.52
7 FISH 3,670 3,400 -270 -7.36
8 TARA 840 780 -60 -7.14
9 SOTS 322 300 -22 -6.83
10 INAI 468 440 -28 -5.98
No Code Prev Close Change %
1 FREN 298 288 -10 -3.36
2 JPFA 2,500 2,440 -60 -2.40
3 ANTM 995 1,025 30 3.02
4 BBRI 3,840 3,910 70 1.82
5 BMRI 7,275 7,200 -75 -1.03
6 EXCL 2,530 2,610 80 3.16
7 INDY 1,785 1,925 140 7.84
8 BUMI 153 154 1 0.65
9 FILM 795 785 -10 -1.26
10 ADRO 1,245 1,295 50 4.02