Portal Berita Ekonomi Selasa, 20 Agustus 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:23 WIB. Washington - Trump mengatakan perang dagang dengan China tidak akan menyebabkan resesi.
  • 23:09 WIB. Brexit - PM Johnson mengingatkan Jerman dan Prancis agar deal sebelum Brexit terjadi.
  • 22:58 WIB. Yogyakarta - KPK menangkap 4 orang dalam OTT, salah satunya jaksa.
  • 22:39 WIB. Huawei - AS memberi tambahan 90 hari bagi Huawei untuk membeli dari suplier AS.
  • 22:30 WIB. Kalkuta - Sekitar 12 ribu warga  menggelar aksi unjuk rasa mendukung Israel.
  • 19:18 WIB. China - Walmart diperkirakan akan tambah 100 gerai baru dalam 5 tahun ke depan di Guangdong
  • 19:13 WIB. Korsel - SK Telecom Co buka kebun binatang AR di Taman Olimpiade Seoul dan Yeouido dengan apps JUMP AR
  • 18:34 WIB. PTPP - Sepanjang semester I 2019, PT PP Tbk (PTPP)  meraup kontrak baru Rp14,8 triliun.
  • 17:50 WIB. Goola - Goola, startup besutan Gibran Rakabuming, himpun dana Rp71,2 miliar dari Alpha JWC Ventures.
  • 17:37 WIB. Sorong - Lapas kelas IIB Sorong terbakar Senin (19/8).
  • 17:33 WIB. Huawei - Huawei akan buka tiga pusat penelitian dan pengembangan (R&D) baru di Rusia.
  • 17:21 WIB. Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini minta maaf atas insiden para mahasiswa asal Papua.
  • 17:11 WIB. Beijing - China akan membuat Shenzhen "lebih baik" dari Hong Kong.

Tarik Uang Tak Layak Edar, BI Susuri Sungai Martapura

Tarik Uang Tak Layak Edar, BI Susuri Sungai Martapura - Warta Ekonomi
WE Online, Banjarmasin -

Tim Bank Indonesia Kalimantan Selatan menyusuri Sungai Martapura dari Banjarmasin menuju obyek wisata Pasar Terapung Lok Baintan di Kabupaten Banjar untuk menarik uang tidak layak edar dari para pedagang.

Rombongan Bank Indonesia yang dipimpin oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia Dody Budi Waluyo berangkat dari dermaga kapal kelotok di Banjarmasin pada Sabtu (2/2/2019) dini hari, untuk menyusuri sungai menuju Lok Baintan.

Didampingi Kepala Bank Indonesia Kalimantan Selatan Herawanto dan rombongan, Dody melakukan sosialisasi terkait pentingnya menjaga kondisi uang kertas tetap baik dan layak edar.

"Kami ingin masyarakat bisa menghargai keberadaan uang kertas, dengan tetap menjaga secara baik dan tidak lusuh," katanya.

Salah satu caranya adalah dengan meminta masyarakat tidak menggumpal uang, tidak menceklek dengan steples dan lainnya, yang membuat uang kertas menjadi cacat.

Masyarakat, juga harus bisa menyimpan uang dalam tempat yang semestinya, misalnya di dompet dengan baik dan tetap lurus. Begitu juga saat transaksi, masyarakat harus bisa memperlakukan uang dengan baik.

Menurut Dody, tujuan keberadaan kas terapung adalah untuk menjaga agar kualitas uang di seluruh pelosok NKRI tetap terjaga kualitasnya dan layak edar.

"Kami menginginkan uang di seluruh NKRI adalah uang yang berkualitas dan layak edar sehingga sosialisasi dan penarikan uang tidak layak edar, kami lakukan secara berkala di seluruh daerah di Indonesia," katanya.

Seluruh tim BI tambah dia, akan bekerja keras agar rupiah bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri, dengan kualitas yang baik.

Dari beberapa uang yang beredar di Pasar Terapung, tambah dia, banyak yang kualitasnya sudah menurun, tetapi masih layak edar.

Ke depan, Bank Indonesia akan terus berupaya mengurangi jumlah uang lusuh dan tidak layak edar, dengan manarik dan menggantinya dengan yang baru.

Upaya Bank Indonesia untuk langsung mendatangi ke pusat-pusat transaksi keuangan, seperti di lokasi wisata Pasar Terapung, mendapatkan perhatian dari pengunjung maupun pedagang.

Kehadiran Dedy ke Banjarmasin juga sekaligus sebagai pembicara dalam seminar pengembangan ekonomi pesantren di Kalimantan Selatan yang dilaksanakan di Aula Bank Indonesia Kalimantan Selatna, Sabtu pagi.

Tag: Rupiah, Bank Indonesia (BI)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,805.79 3,767.53
British Pound GBP 1.00 17,341.48 17,167.55
China Yuan CNY 1.00 2,028.57 2,008.38
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,274.00 14,132.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,674.92 9,575.84
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,819.76 1,801.59
Dolar Singapura SGD 1.00 10,301.67 10,195.51
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,832.72 15,669.56
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,424.66 3,387.34
Yen Jepang JPY 100.00 13,429.30 13,293.20

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6296.715 10.058 651
2 Agriculture 1367.022 -18.342 21
3 Mining 1602.506 -9.104 49
4 Basic Industry and Chemicals 849.321 11.042 72
5 Miscellanous Industry 1152.482 -13.439 49
6 Consumer Goods 2407.438 -2.047 53
7 Cons., Property & Real Estate 504.676 3.105 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.912 10.006 74
9 Finance 1269.470 2.096 91
10 Trade & Service 790.421 -2.680 162
No Code Prev Close Change %
1 MCOR 129 174 45 34.88
2 FIRE 1,880 2,350 470 25.00
3 ARTO 535 665 130 24.30
4 BLUE 615 740 125 20.33
5 AGRS 260 312 52 20.00
6 TALF 350 410 60 17.14
7 BBMD 2,240 2,600 360 16.07
8 ATIC 770 860 90 11.69
9 ICON 98 108 10 10.20
10 ITIC 800 875 75 9.38
No Code Prev Close Change %
1 DAYA 360 304 -56 -15.56
2 YELO 179 152 -27 -15.08
3 SOSS 360 312 -48 -13.33
4 DKFT 296 262 -34 -11.49
5 PUDP 438 390 -48 -10.96
6 TFCO 715 640 -75 -10.49
7 CANI 210 188 -22 -10.48
8 GLOB 540 486 -54 -10.00
9 MDIA 155 140 -15 -9.68
10 OCAP 292 266 -26 -8.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,210 4,180 -30 -0.71
2 ERAA 2,000 1,930 -70 -3.50
3 ASII 6,500 6,425 -75 -1.15
4 MNCN 1,305 1,275 -30 -2.30
5 SWAT 125 129 4 3.20
6 HMSP 3,020 3,020 0 0.00
7 BTPS 3,170 3,350 180 5.68
8 TLKM 4,280 4,340 60 1.40
9 BBCA 29,800 30,075 275 0.92
10 ANTM 1,120 1,085 -35 -3.12