Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:15 WIB. Huawei - Huawei bikin iPhone tak berdaya di China.
  • 18:23 WIB. Samsung - Samsung mau rilis ponsel tiap bulan.
  • 18:21 WIB. WhatsApp - WhatsApp Business segera hadir di iPhone.
  • 18:20 WIB. Twitter - Fitur mirip Insta Story bakal hadir di Twitter.¬†
  • 18:19 WIB. Samsung - Samsung kenalkan Galaxy Tab paling ringan dan tipis.
  • 17:43 WIB. Suzuki - MPV 'murah' Suzuki dipermak, harga naik Rp3 juta.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - Rating¬†Bukalapak terjun bebas di App Store.
  • 18:42 WIB. Jokowi - Usai Bukalapak, #UninstallJokowi kian menggema.

Jumlah Wisman Belum Capai Target, Menpar Siapkan Jurus Pamungkas

Foto Berita Jumlah Wisman Belum Capai Target, Menpar Siapkan Jurus Pamungkas
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Indonesia dikunjungi 15,81 juta wisatawan mancanegara sepanjang 2018 atau naik sekitar 12,58% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (3/2/2019), mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) yang merilis jumlah kunjungan wisman ke Indonesia selama 2018 mencapai 15,81 juta atau mengalami kenaikan 12,58% dibandingkan periode yang sama 2017 berjumlah 14,04 juta kunjungan.

"Selama Desember 2018, total wisman yang berkunjung ke Tanah Air sebanyak 1,41 juta orang atau naik 22,5% dibanding Desember 2017 sebanyak 1,15 juta," katanya.

Sementara itu, menurut kebangsaan, kunjungan wisman ke Indonesia selama 2018 terbanyak dari Malaysia mencapai 2,50 juta (15,83%) dari total kunjungan, sehingga berada di urutan teratas menggeser posisi wisman dari Tiongkok sebanyak 2,14 juta (13,52%).

Tercatat lima negara penyumbang wisman terbanyak ke Indonesia pada 2018 adalah Malaysia sebanyak 2,50 juta kunjungan (15,83%), Tiongkok 2,14 juta (13,52%), Singapura 1,77 juta (11,19%), Timor Leste 1,76 juta (11,15%), dan Australia 1,30 juta (8,23%) wisatawan. Sementara itu, kunjungan wisman 2018 berdasarkan wilayah pasar, wisman dari Asean memiliki persentase kenaikan paling tinggi sebesar 20,60% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

Kunjungan wisman dari wilayah Asean pada 2018 sebanyak 5,45 juta atau tumbuh 20,60% dibandingkan 2017 sebanyak 4,52 juta, sedangkan wilayah Asia selain Asean sebanyak 5,84 juta atau tumbuh 14,11% dibandingkan tahun sebelumnya mencapai 5,12 juta. Sedangkan kunjungan wisman dari wilayah Timur Tengah sebanyak 226,9 ribu atau minus 6,13% dibanding tahun lalu sebanyak 284,4 ribu wisman.

Sementara dari wilayah Eropa sebanyak 2,008 juta atau tumbuh 1,76% dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 1,97 juta kunjungan. Untuk wilayah Amerika tercatat sebanyak 567,7 ribu atau tumbuh 5,71% dari tahun lalu sebanyak 537 ribu kunjungan.

Kunjungan wisman dari wilayah Oseania (Australia, Selandia Baru, Papua Nugini, dan Oseania lainnya) mencapai 1,57 juta atau tumbuh 4,43% dibandingkan tahun lalu sebanyak 1,50 juta. Untuk wilayah Oseania, wisman Australia memberikan kontribusi terbesar sebanyak 1,3 juta atau tumbuh 3,52% dibandingkan 2017 sebanyak 1,25 juta kunjungan.

Sementara itu, kunjungan wisman dari wilayah Afrika ke Indonesia pada 2018 tercatat sebanyak 88,6 ribu atau minus 2,82% dibandingkan tahun lalu sebanyak 91,2 ribu kunjungan.

Jumlah wisman yang berkunjung tersebut tidak mencapai dari target yang ditetapkan 17 juta sepanjang 2018. Namun, dari sisi pendapatan devisa, kontribusi sektor pariwisata selama 2018 diproyeksi menunjukkan kenaikan yang signifikan.

Sederetan bencana yang melanda menjadi faktor utama yang menyebabkan target terkoreksi mengingat bencana yang melanda terjadi di destinasi-destinasi favorit wisman. Erupsi Gunung Agung, gempa Lombok, tsunami Palu, hingga tsunami Selat Sunda pada akhir tutup tahun mendorong terjadinya penurunan perjalanan wisman.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, upaya meningkatkan kunjungan wisman ke Indonesia tahun ini yang ditarget 20 juta orang dilakukan dengan menerapkan strategi super extra ordinary sebagai jurus pamungkas, yaitu Border Tourism, Tourism Hub, dan Low Cost Terminal.

Menurut rencana Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta akan dikembangkan menjadi full LCCT penerbangan domestik dan Terminal 2 full LCCT untuk penerbangan domestik dan internasional. Di sisi lain Bandara Banyuwangi juga dikembangkan menjadi LCCT setelah melalui berbagai proses pembenahan.

"LCC adalah senjata ampuh untuk mendorong pertumbuhan jumlah wisman, di mana maskapai berbiaya rendah ini menyumbang kontribusi peningkatan kunjungan wisman sebanyak 20%. LCC merupakan salah satu penentu utama keberhasilan target kunjungan 20 juta wisman pada 2019," kata Arief Yahya.

Tag: Wisatawan Mancanegara (Wisman), Pariwisata, Kementerian Pariwisata (Kemenpar)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Rosmayanti

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31