Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:09 WIB. Xiaomi - Xiaomi Mi 9 rencananya meluncur hari ini di Beijing.
  • 12:00 WIB. IHSG - Jeda siang, IHSG berbalik melemah 0,08% ke level 6.489,42. 
  • 11:44 WIB. XL - XL Axiata pastikan kemampuan datanya meningkat.
  • 11:43 WIB. Oppo - Oppo F11 usung kamera selfie pop-up.
  • 11:24 WIB. Vivo - Vivo rilis ponsel baterai jumbo, harga mulai Rp1 jutaan.
  • 10:46 WIB. JSMR - Jasa Marga tengah mengkaji penerbitan cross border securitization.
  • 10:46 WIB. Tol - PP Infrastruktur tengah menunggu lelang pengusahaan jalan tol ruas Semanan-Balaraja.
  • 10:45 WIB. PLN - PLN menerbitkan obligasi dan sukuk total Rp3,26 triliun.
  • 10:45 WIB. Pelindo I - Pelindo I menyelesaikan modernisasi pelabuhan Tanjung Balai Asahan.
  • 10:44 WIB. BRI - BRI mengincar pembiayaan sejumlah proyek jalan tol tahun ini.
  • 10:44 WIB. BRI - BRI mencatatkan penyaluran kredit infrastruktur senilai Rp125,6 triliun pada 2018.
  • 10:25 WIB. Xiaomi - Xiaomi bocorkan Mi 9 punya tombol khusus untuk Google Assistant di samping bodi.
  • 08:12 WIB. Oppo - Oppo rilis A7 RAM 3 GB seharga Rp2,69 juta. 
  • 08:00 WIB. 4G - Koneksi 4G Indonesia masih lelet.
  • 07:31 WIB. Huawei - CEO Huawei sebut AS tak bisa hancurkan perusahaannya.

Riskon Realty Optimis Penjualan Rumah Meroket 118,75%

Foto Berita Riskon Realty Optimis Penjualan Rumah Meroket 118,75%
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

PT Riscon Victory, perusahaan pengembang properti yang juga dikenal dengan nama Riscon Realty pada tahun 2019 akan kembali  fokus pada pada pembangunan proyek Rumah Sederhana Sehat (RSH) yang memang sangat diminati masyarakat luas. 

CEO Riscon Realty Ari Tri Priyono mengatakan bahwa tahun ini pihaknya optimis penjualan bisa mencapai Rp700 miliar. Nilai tersebut meroket 118.75% dibandingkan dengan capaian tahun 2018 yang senilai Rp320 miliar. 

"Tahun 2018 kami berhasil membukukan penjualan senilai Rp 320 miliar, meningkat 74% dibanding penjualan tahun 2017. Target tahun ini Rp700 miliar," katanya, di Jakarta, Senin (4/2/2018). 

Menurutnya, pasar rumah di segmen menengah ke bawah pertumbuhannya masih sangat bagus tercermin pada pencapaian kinerja Perusahaan di tahun 2018 yang cemerlang. Kemudian, ditambah dengan berbagai program dan kebijakan Pemerintah untuk memenuhi backlog perumahan. 

Salah satu program yang diinisiasi pemerintah yakni, program sejuta rumah dengan skema KPR fasilitas likuidasi pembiayaan perumahan (FLPP). Tak hanya FLPP, skema KPR Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2TB) juga turut mengerek minat masyarakat dalam membeli rumah. 

"Bukan hanya FLPP, program BP2T juga membantu penjualan kami. Program. Terus yang KPR untuk pekerja informal juga. Kami tahun ini akan fokus garap yang di Jabodetabek, karena backlog 50% itu disitu," terangnya. 

Ia pun menyatakan bahwa pasar properti akan tetap stabil meski pada tahun ini akan berlangsung pemilihan umum dan pemilihan presiden. "Bisnis stabil tergantung kekuaran kita untuk menyiapkan produk, sama tergantung kita denagn para pihak terkait. Karena bukan hanya pengembang tapi ada Pemda dan Perbankan kalau itu aman kita aman," ucapnya. 

Dalam kesempatan ini, Chief Financial Officer Riscon Realty, Tedy J. Sitepu menuturkan bila pada tahun 2018 lalu perusahaan berhasil melakukan efisiensi operasional, tercermin dari harga pokok penjualan yang hanya meningkat 56%, jauh di bawah peningkatan penjualan sebesar 74%. 

Secara umum, per Desember 2018, Riscon Realty berhasil membukukan pertumbuhan laba bersih sebesar 125% dibandingkan tahun 2017 atau senilai Rp 108 miliar.

Meningkatnya penjualan Perusahaan terutama ditopang oleh dana segar dari Surat Berharga Investasi Jangka Pendek (SBIJP) di tahun 2018, di mana dalam penerbitan SBIJP tersebut Riscon menggandeng ASCORT ASIA GROUP sebagai konsultan independen serta BRI sebagai Agen Pembayaran sekaligus sebagai Agen Pemegang Jaminan dan Agen Pemantau. Dana dari SBIJP tersebut digunakan terutama untuk percepatan pembangunan unit serta akuisisi land bank dan atau proyek properti berjalan. Per Desember 2018, land bank Riscon Realty senilai Rp 2,5 Triliun.

“Penerbitan SBIJP sangat membantu perusahaan untuk tumbuh dan berkembang dengan pesat. Kami optimis dengan kinerja usaha perusahaanyang semakin baik dan berkembang pesat dimana momentum ini tentu kami harus manfaatkan sebaik mungkin dengan dukungan sumber-sumber pendanaan yang lebih luas termasuk rencana IPO dalam waktu dekat," jelasnya.

Untuk meningkatkan kinerja perusahaan, Riscon Realty juga melakukan pembaharuan dalam struktur manajemen Perusahaan. Riscon Realty telah menunjuk Gena Bijaksana, seorang profesional di bidang sales dan marketing, sebagai Chief of Marketing & Business Development. Selain itu, guna meningkatkan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) serta pengawasan manajemen keuangan, Perusahaan juga berencana mengangkat komisaris independen yang kompeten dan berpengalaman di bidang keuangan dan perbankan.

Sejalan dengan strategi yang telah dimiliki Perusahaan, makapada Februari tahun ini, Riscon Realty juga kembali mengikuti pameran Indonesia Properti Expo 2019 di Jakarta Convention Center. Dalam acara ini, Riscon Realty akan menawarkan hunian terbaik dengan harga terjangkau kepada pengunjung pameran. Diharapkan melalui pameran ini akan meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap Rumah Sederhana Sehat

Tag: PT Riscon Victory (Riscon Realty)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Unsplash/Breno Assis

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,766.77 3,728.54
British Pound GBP 18,468.44 18,283.99
China Yuan CNY 2,090.80 2,070.07
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,125.00 13,985.00
Dolar Australia AUD 10,136.10 10,034.24
Dolar Hong Kong HKD 1,799.66 1,781.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,456.77 10,349.29
EURO Spot Rate EUR 16,040.35 15,877.17
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,474.78 3,436.12
Yen Jepang JPY 12,744.74 12,615.01

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6494.667 -3.148 627
2 Agriculture 1612.273 9.233 21
3 Mining 1894.930 28.365 47
4 Basic Industry and Chemicals 879.497 -9.712 71
5 Miscellanous Industry 1359.758 -8.770 46
6 Consumer Goods 2656.426 -2.053 51
7 Cons., Property & Real Estate 454.123 1.975 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1216.559 1.577 71
9 Finance 1233.741 -2.007 91
10 Trade & Service 822.920 1.934 155
No Code Prev Close Change %
1 BNII 258 322 64 24.81
2 ALDO 2,020 2,510 490 24.26
3 MINA 615 725 110 17.89
4 MPPA 260 306 46 17.69
5 INCF 306 360 54 17.65
6 BABP 51 58 7 13.73
7 MLPL 137 155 18 13.14
8 CSIS 137 154 17 12.41
9 GIAA 426 474 48 11.27
10 KARW 87 96 9 10.34
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 400 300 -100 -25.00
2 NAGA 332 294 -38 -11.45
3 KONI 486 438 -48 -9.88
4 PSDN 246 222 -24 -9.76
5 AKSI 388 352 -36 -9.28
6 LION 665 615 -50 -7.52
7 FISH 3,670 3,400 -270 -7.36
8 TARA 840 780 -60 -7.14
9 SOTS 322 300 -22 -6.83
10 INAI 468 440 -28 -5.98
No Code Prev Close Change %
1 FREN 298 288 -10 -3.36
2 JPFA 2,500 2,440 -60 -2.40
3 ANTM 995 1,025 30 3.02
4 BBRI 3,840 3,910 70 1.82
5 BMRI 7,275 7,200 -75 -1.03
6 EXCL 2,530 2,610 80 3.16
7 INDY 1,785 1,925 140 7.84
8 BUMI 153 154 1 0.65
9 FILM 795 785 -10 -1.26
10 ADRO 1,245 1,295 50 4.02