Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 11:05 WIB. Musk - Elon Musk bikin cip AI penghubung otak manusia dengan komputer.
  • 09:18 WIB. Kamboja - Pemerintah Kamboja telah memastikan  1.600 ton sampah plastik dari AS dan Kanada adalah ilegal.
  • 09:08 WIB. Selat Hormuz -  Trump: AL AS menembak drone Iran yang mendekati kapal perang AS.
  • 09:02 WIB. MediaTek - Sambut 5G, MediaTek rilis platform AI IoT i700, komputasi edge AI berkecepatan tinggi.
  • 08:56 WIB. IHSG - IHSG dibuka hijau 0,22% di awal sesi I.
  • 08:00 WIB. Instagram - Instagram uji fitur untuk sembunyikan jumlah likes.
  • 06:12 WIB. India - Future Group (riteler India) akan luncurkan 7-Eleven pertama di India.
  • 06:08 WIB. Tokopedia - Tokopedia buka fitur tukar tambah smartphone.

PLN Imbau Bahaya Pasang Alat Peraga Kampanye Dekat Jaringan Listrik

PLN Imbau Bahaya Pasang Alat Peraga Kampanye Dekat Jaringan Listrik - Warta Ekonomi
WE Online, Meulaboh, Aceh -

Managemen PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Persero Area Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, mengingatkan peserta Pemilu 2019 agar tidak menggantungkan/memasang Alat Peraga Kampanye (APK) pada jaringan listrik.

"Pemasangan APK dekat jaringan listrik akan berisiko. Larangan ini untuk menjaga keselamatan bersama, baik pekerja maupun masyarakat sekitar," kata Manajer PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Meulaboh Ediwan, di Meulaboh, Selasa (5/2/2019).

Baca Juga: Alat Peraga Kampanye Jokowi-Ma'ruf Langgar Aturan PKPU?

Imbauan ini penting untuk menjaga utilitas atau jaringan listrik karena berpotensi digunakan oleh pihak tertentu yang sedang berupaya mempromosikan diri maju sebagai caleg untuk tingkat kabupaten, provinsi maupun pusat pada Pemilu 2019.

Ediwan menjelaskan, untuk pengelolaan ruang kelistrikan membutuhkan tenaga berkeahlian khusus karena utilitas listrik sangat sensitif, tidak menutup kemungkinan bisa terjadi kecelakaan apabila dilakukan oleh orang yang tidak berpengalaman.

"Bisa dipicu oleh kondisi cuaca, seperti hujan akhir-akhir ini. Apabila ada APK digantung dekat jaringan listrik, tentunya bisa putus atau jatuh dan bisa menggenai utilitas kelistrikan. Kondisi ini bisa menganggu suplai arus listrik," imbuhnya.

Ediwan juga mennyebutkan, pihaknya telah melayangkan surat imbauan tersebut kepada pihak penyelenggara Pemilu 2019 KPU dan Bawaslu di wilayah kerjanya, baik di Kabupaten Aceh Barat, Aceh Jaya, Nagan Raya dan Simeulue.

Dalam imbauan tersebut dipertegas bahwa tidak boleh ada pemasangan APK di dekat jaringan listrik, dan mengupayakan sebisa mungkin menjauh dari utilitas kelistrikan untuk saling menjaga ketertiban dan keamanan bersama.

"Upaya itu agar semua memperhatikan ketentuan keselamatan ketenagalistrikan (K2), sehingga keberadaan jaringan listrik terbebas dari APK yang dapat membahayakan manusia dan mahkluk hidup di sekitar jaringan," ujarnya.

Ediwan menjelaskan, telah ada ketentuan yang mengatur pemanfaatan dan batas ruang sekitar jaringan listrik boleh digunakan, yakni Undang -Undang Nomor 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, yakni minimal berjarak 2,5 meter dari utilitas.

Hal itu diatur sesuai pedoman standar konstruksi gardu distribusi dan gardu hubung tenaga listrik tahun 2010, terkait jarak aman pemasangan penghantar bertegangan terhadap material di sekitarnya seperti bangunan, pohon, baliho serta papan reklame.

Tag: PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Rahmat Saepulloh

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,728.00 3,690.58
British Pound GBP 1.00 17,543.07 17,366.04
China Yuan CNY 1.00 2,037.30 2,016.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,983.00 13,843.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,884.58 9,784.23
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,789.94 1,771.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,307.39 10,202.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,750.45 15,588.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.02 3,366.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,003.81 12,872.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6403.294 8.685 652
2 Agriculture 1359.779 -0.916 21
3 Mining 1655.430 15.724 49
4 Basic Industry and Chemicals 816.021 16.130 72
5 Miscellanous Industry 1264.885 5.069 49
6 Consumer Goods 2385.818 14.333 53
7 Cons., Property & Real Estate 495.521 0.306 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1233.628 3.292 74
9 Finance 1316.824 -9.517 91
10 Trade & Service 816.856 -0.632 163
No Code Prev Close Change %
1 HRME 545 680 135 24.77
2 POLU 1,010 1,260 250 24.75
3 ARKA 830 1,035 205 24.70
4 PICO 390 486 96 24.62
5 GLOB 406 505 99 24.38
6 PAMG 362 416 54 14.92
7 SAPX 655 745 90 13.74
8 MINA 1,250 1,400 150 12.00
9 INPP 720 800 80 11.11
10 SOTS 270 300 30 11.11
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 480 372 -108 -22.50
2 BRAM 14,000 11,200 -2,800 -20.00
3 PCAR 2,430 2,010 -420 -17.28
4 TMAS 210 174 -36 -17.14
5 AKSI 338 284 -54 -15.98
6 ARTA 400 342 -58 -14.50
7 POSA 242 214 -28 -11.57
8 BTEK 83 74 -9 -10.84
9 SKBM 440 400 -40 -9.09
10 OASA 290 264 -26 -8.97
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 350 6 1.74
2 IPTV 244 242 -2 -0.82
3 MNCN 1,420 1,365 -55 -3.87
4 POSA 242 214 -28 -11.57
5 ANTM 900 950 50 5.56
6 BBRI 4,520 4,450 -70 -1.55
7 INKP 7,900 8,475 575 7.28
8 INCO 3,130 3,180 50 1.60
9 BKSL 134 142 8 5.97
10 INOV 422 442 20 4.74