Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:44 WIB. Debat - Debat Capres belum perlihatkan strategi jitu hadapi impor.
  • 18:44 WIB. Industri - Qatar Petroleum tanda tangani kesepakatan awal tingkatkan industri energi lokal.
  • 18:42 WIB. Perikanan - DPR: optimalisasi budi daya perikanan beri nilai tambah.
  • 18:41 WIB. Impor - Jokowi: impor beras sangat diperlukan.
  • 18:41 WIB. Otomotif - Industri kaca dalam negeri pasok 90% produk otomotif.
  • 18:39 WIB. Rendang - Payakumbuh ekspor rendang ke Arab Saudi.
  • 18:39 WIB. Parepare - Pemprov Sulsel kucurkan Rp75 miliar bantu pembangunan Parepare.
  • 18:38 WIB. APDESI - APDESI inginkan pelestarian alam dikelola bersama Pemerintah Desa.
  • 18:37 WIB. Energi - Peneliti: energi terbarukan belum dibahas intensif di debat capres.
  • 18:36 WIB. APBD - Penjabat Sekda Mimika dorong penyerapan APBD induk 2019.
  • 18:35 WIB. Pangan - Topik pangan belum dibahas intensif pada debat capres.
  • 18:33 WIB. Cabai - Harga cabai merah besar di Kendari naik menjadi Rp31.500/kg.
  • 18:32 WIB. Padi - Pemkab Solok Selatan targetkan luas tanam padi 27.914 ha.
  • 16:49 WIB. Apple - Apple rekrut CEO Otto, startup penyedia kunci pintar yang gagal.
  • 16:28 WIB. E-Commerce - Lazada dan Bhinneka umumkan kolaborasi.

Geser Tiongkok, Singapura Dominasi Aktivitas Impor Sulsel

Foto Berita Geser Tiongkok, Singapura Dominasi Aktivitas Impor Sulsel
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat aktivitas impor Sulsel mengalami peningkatan sepanjang 2018. Tercatat kenaikan 13,47% atas transaksi impor berbagai komoditas luar negeri ke Sulsel, dari US$1.043,23 juta untuk periode Januari-Desember 2017 menjadi US$1.183,79 juta pada Januari-Desember 2018. 

Kepala Bidang Statistik Distribusi BPS Sulsel, Akmal, menyampaikan aktivitas impor provinsi ini selama 12 bulan sepanjang 2018 didominasi komoditas asal Singapura. Peningkatannya sangat signifikan di atas 100%. Tidak heran, Singapura berhasil menggeser Tiongkok yang pada tahun sebelumnya tercatat paling dominan soal urusan impor. 

"Impor produk atau komoditas Singapura ke Sulsel sepanjang 2018 mengalami peningkatan 111,49% dari US$219,9 juta pada 2017 menjadi US$465,67 juta. Sebaliknya, impor dari Tiongkok pada tahun yang sama turun 46,97% dari US$269,42 juta pada 2017 menjadi US$142,88 juta," kata dia, di Makassar. 

Masih merujuk data BPS, selain Singapura dan Tiongkok, impor Sulsel juga banyak datang dari Thailand (US$120,01 juta), Argentina (US$85,74 juta) dan Australia (US$69,31 juta). Masing-masing negara itu mencatatkan peningkatan aktivitas impor sebesar 62,33%; 32,24% dan 27,34%. 

Yang menarik, berdasarkan data BPS, terdapat aktivitas impor Sulsel yang cukup besar dari negara baru yakni Denmark. Jika sepanjang 2017, Sulsel hanya melakukan perdagangan sebesar US$0,66 juta untuk produk dari Denmark, tapi pada 2018 tercatat adanya impor dengan nilai signifikan mencapai US$47,35 juta atau ada kenaikan 7.078,45%. 

Baca Juga: Data BPS 'Digoreng', Kepala BPS: Wajar

Lebih jauh, Akmal menyampaikan untuk komoditas yang paling dominan dalam aktivitas impor Sulsel pada 2018 tidak jauh berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Impor bakar mineral disebutnya bahkan semakin besar. Bila pada 2017, impor bahan bakar mineral hanya US$228,71 juta, pada 2018 terjadi kenaikan 101,96% menjadi US$ 461,92 juta.  

Selain bahan bakar mineral, komoditas lain yang diimpor Sulsel pada 2018 dengan nilai cukup besar adalah gula dan kembang gula (US$139,69 juta); gandum-ganduman (US$131,32 juta); ampas/sisa industri makanan (US$103,1 juta); dan mesin peralatan listrik (US$88,87 juta). 

Menurut Akmal, impor gula dan kembang gula serta ampas/sisa industri makanan mengalami peningkatan, masing-masing 34% dan 36,92%. Sebaliknya, impor gandum-ganduman dan mesin peralatan listrik mengalami penurunan, masing-masing 8,96% dan 31,65%. 

Baca Juga: Versi BPS, Begini Pertumbuhan Kunjungan Wisman ke Sulsel

Tag: Badan Pusat Statistik (BPS), Impor

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Istimewa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,780.63 3,741.87
British Pound GBP 1.00 18,315.27 18,130.41
China Yuan CNY 1.00 2,095.36 2,074.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,177.00 14,035.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.64 10,040.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,806.54 1,788.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,463.50 10,352.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,046.95 15,884.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.02 3,440.79
Yen Jepang JPY 100.00 12,826.38 12,696.76

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6497.815 108.730 627
2 Agriculture 1603.040 10.690 21
3 Mining 1866.565 32.272 47
4 Basic Industry and Chemicals 889.209 10.651 71
5 Miscellanous Industry 1368.528 38.950 46
6 Consumer Goods 2658.479 53.843 51
7 Cons., Property & Real Estate 452.148 1.591 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.982 29.177 71
9 Finance 1235.748 18.977 91
10 Trade & Service 820.986 9.595 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,625 2,020 395 24.31
2 KONI 398 486 88 22.11
3 PUDP 338 406 68 20.12
4 KOIN 268 318 50 18.66
5 TRUS 300 340 40 13.33
6 RDTX 6,075 6,875 800 13.17
7 FREN 264 298 34 12.88
8 PSDN 220 246 26 11.82
9 YULE 196 218 22 11.22
10 SKBM 414 460 46 11.11
No Code Prev Close Change %
1 INCF 380 306 -74 -19.47
2 PANI 135 109 -26 -19.26
3 LMAS 69 58 -11 -15.94
4 ARTA 1,100 935 -165 -15.00
5 ALKA 408 350 -58 -14.22
6 LPLI 147 129 -18 -12.24
7 RODA 430 380 -50 -11.63
8 HDTX 125 111 -14 -11.20
9 ETWA 89 81 -8 -8.99
10 JMAS 900 820 -80 -8.89
No Code Prev Close Change %
1 FREN 264 298 34 12.88
2 EXCL 2,340 2,530 190 8.12
3 TLKM 3,790 3,900 110 2.90
4 TINS 1,425 1,520 95 6.67
5 JPFA 2,700 2,500 -200 -7.41
6 ANTM 950 995 45 4.74
7 MEDC 950 1,020 70 7.37
8 BMTR 420 434 14 3.33
9 WSKT 1,765 1,750 -15 -0.85
10 ASII 7,600 7,875 275 3.62