Portal Berita Ekonomi Sabtu, 23 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:24 WIB. Ma'ruf Amin - Pusi Neno sama saja menaggap Jokowi dan saya sebagai orang kafir.
  • 13:24 WIB. Ma'ruf Amin - Neno menempatkan puisinya seperti perang Badar, padahalkan Indonesia gelar Pemilu.
  • 13:24 WIB. Ma'ruf Amin - Puisi Neno Warisman di Munajat 212 seperti doa Nabi Muhammad kala perang Badar.
  • 10:39 WIB. Dradjad Wibowo - Kami optimis dapat menurunkan harga pangan.
  • 10:39 WIB. Dradjad Wibowo - Prabowo berpihak ke petani, peternak, petambak, nelayan, dan emak-emak.
  • 10:38 WIB. Dradjad Wibowo - Penurunan harga pangan adalah komitmen Prabowo-Sandi.
  • 09:10 WIB. Inas Nasrullah - Penurunan harga pangan oleh Prabowo secara tangan besi.
  • 09:09 WIB. Inas Nasrullah - Yang ditakuti oleh petani dan peternak, Prabowo dikenal ganas dan telengas.
  • 09:09 WIB. Inas Nasrullah - Cara Prabowo turunkan harga pangan, bakal ada petani dan peternak merugi.
  • 09:09 WIB. Inas Nasrullah - Upaya turunkan harga telur hingga beras dalam waktu 100 hari bakal ugal-ugalan.
  • 08:59 WIB. Saleh Daulay - Pengalaman Sandiaga selama berkampanye bakal dipaparkan pada debat nanti.
  • 08:59 WIB. Saleh Daulay - Sandiaga bakal menguasai tema debat ketiga berhadapan Ma'ruf Amin.
  • 08:58 WIB. Saleh Daulay - Sandiaga punya pengetahuan cukup soal kehidupan sosial Indonesia.
  • 08:58 WIB. Saleh Daulay - Persoalan bangsa hanya bisa diselesaikan dengan pendekatan umum.
  • 08:58 WIB. Saleh Daulay - Bahasa agama biasanya bicara secara umum hingga level moral, sedang teknis tidak.

Ini Alasan PT Vale Tidak Patok Target Tinggi untuk Produksi Nikel 2019

Foto Berita Ini Alasan PT Vale Tidak Patok Target Tinggi untuk Produksi Nikel 2019
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

PT Vale Indonesia tidak menambah target produksi nikel pada 2019. Perusahaan masih mematok target revisi produksi tahun sebelumnya sebesar 75.000 metrik ton nikel. Manajemen PT Vale Indonesia beralasan masih adanya rencana pemeliharaan membuat produksi nikel tidak bisa optimal. 

Senior Manager Communications PT Vale Indonesia, Bayu Aji, menyampaikan target produksi 75.000 metrik ton pada tahun ini cukup realistis. Perusahaan tidak bisa mematok target tinggi tatkala mengetahui adanya kemungkinan pengurangan produksi nikel yang merupakan dampak dari pemeliharaan. 

"Target kita (PT Vale Indonesia) masih sama ya 75.000 ton nikel. Kita tahu akan adanya pengurangan produksi, makanya targetnya tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya," ujar Bayu di sela acara Simposium PT Vale Indonesia bertema Keberlanjutan : Investasi Masa Depan di Kota Makassar, Rabu (6/2).  

"Tahun ini kita kan ada program penguatan bendungan, ya satu dari tiga bendungan (yang menghasilkan tenaga listrik untuk PT Vale Indonesia). Itu untuk memperbaharui resistensi gempa, jadi akan dilakukan maintenance yang dampaknya tenaga listrik yang dihasilkan tidak sesuai (sehingga berpengaruh ke produksi nikel)," sambung Bayu menjelaskan. 

Produksi nikel dari PT Vale Indonesia diketahui mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, pada 2018, produksi nikel perusahaan asing tersebut gagal memenuhi target revisi yang sudah diturunkan. Produksi nikel 2018 hanya 74.806 metrik ton atau di bawah target awal dan target revisi yang masing-masing sebesar 77.000 metrik ton dan 75.000 metrik ton. 

CEO dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia, Nico Kanter, sebelumnya mengungkapkan penurunan produksi nikel pada tahun lalu dipengaruhi berbagai faktor. Utamanya terkait dampak pemeliharaan pada triwulan III 2018. Selain itu, kandungan rata-rata nikel hasil produksi pada 2018 ternyata lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. 

Baca Juga: Vale Gelar Simposium Bahas Keberlanjutan Investasi Masa Depan

"Penurunan ini terutama didorong oleh kandunganrata-rata nikel yang lebih rendah pada tahun 2018 dan dampak dari kegiatan pemeliharaan yang tidak terencana pada pada triwulan III 2018," kata Nico Kanter. 

Meski produksi nikel menurun, PT Vale Indonesia tetap mencatatkan penjualan yang tinggi mencapai US$776,9 juta pada 2018. Terjadi kenaikan 23% dibandingkan penjualan perusahaan pada tahun lalu sebesar US$629,3 juta. Peningkatan penjualan dipengaruhi berbagai faktor, baik itu harga realisasi rata-rata nikel maupun harga bahan bakar dan batu bara. 

Tag: PT Vale Indonesia Tbk (INCO), Pertambangan

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Asep Fathulrahman

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.17 3,734.94
British Pound GBP 1.00 18,447.47 18,263.53
China Yuan CNY 1.00 2,107.04 2,086.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,149.00 14,009.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,042.96 9,942.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,802.90 1,785.04
Dolar Singapura SGD 1.00 10,446.69 10,342.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,044.97 15,882.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,467.04 3,430.22
Yen Jepang JPY 100.00 12,776.77 12,646.93

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6501.378 -36.388 628
2 Agriculture 1604.794 -11.878 21
3 Mining 1940.127 4.527 47
4 Basic Industry and Chemicals 888.309 -14.973 71
5 Miscellanous Industry 1338.979 -8.175 46
6 Consumer Goods 2638.097 -16.371 51
7 Cons., Property & Real Estate 455.949 -3.945 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1207.267 -6.802 72
9 Finance 1235.093 -8.628 91
10 Trade & Service 834.167 6.854 155
No Code Prev Close Change %
1 INTD 141 190 49 34.75
2 OCAP 72 97 25 34.72
3 JAYA 432 540 108 25.00
4 INPS 2,400 3,000 600 25.00
5 SIMA 258 322 64 24.81
6 BALI 895 1,115 220 24.58
7 PNSE 675 840 165 24.44
8 CLAY 1,395 1,725 330 23.66
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 MFMI 650 790 140 21.54
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,425 1,095 -330 -23.16
2 TALF 332 260 -72 -21.69
3 IBFN 266 232 -34 -12.78
4 INCI 570 510 -60 -10.53
5 KOIN 302 272 -30 -9.93
6 POLI 1,160 1,055 -105 -9.05
7 PJAA 1,500 1,400 -100 -6.67
8 SMDM 178 168 -10 -5.62
9 SDPC 110 104 -6 -5.45
10 TBIG 4,440 4,200 -240 -5.41
No Code Prev Close Change %
1 UNTR 26,500 27,950 1,450 5.47
2 BMRI 7,325 7,100 -225 -3.07
3 ADRO 1,415 1,410 -5 -0.35
4 PGAS 2,640 2,650 10 0.38
5 BNLI 1,055 1,055 0 0.00
6 JPFA 2,330 2,340 10 0.43
7 INDY 2,180 2,170 -10 -0.46
8 BUMI 163 158 -5 -3.07
9 SQMI 272 332 60 22.06
10 ANTM 1,035 1,055 20 1.93