Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:15 WIB. Huawei - Huawei bikin iPhone tak berdaya di China.
  • 18:23 WIB. Samsung - Samsung mau rilis ponsel tiap bulan.
  • 18:21 WIB. WhatsApp - WhatsApp Business segera hadir di iPhone.
  • 18:20 WIB. Twitter - Fitur mirip Insta Story bakal hadir di Twitter.¬†
  • 18:19 WIB. Samsung - Samsung kenalkan Galaxy Tab paling ringan dan tipis.
  • 17:43 WIB. Suzuki - MPV 'murah' Suzuki dipermak, harga naik Rp3 juta.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - Rating¬†Bukalapak terjun bebas di App Store.
  • 18:42 WIB. Jokowi - Usai Bukalapak, #UninstallJokowi kian menggema.

Terjawab! Ternyata Ini yang Karyawan Mau, Bukan Perihal Gaji, Tapi....

Foto Berita Terjawab! Ternyata Ini yang Karyawan Mau, Bukan Perihal Gaji, Tapi....
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketika Anda berbicara dengan Human Resources Development (HRD) dan bertanya mengenai cara mempertahankan karyawan dalam sebuah perusahaan, tentu mereka akan menjawab itu bukanlah perkara mudah. Terlebih jika karyawan itu berprestasi. Sebenarnya, apa yang karyawan inginkan?

Mengingat persaingan hari ini dan meningkatnya permintaan akan bakat, menjaga karyawan tetap bahagia dan produktif bukanlah hal yang mudah. Insentif moneter, tentu saja adalah hal yang penting, tetapi tidak selalu berubah menjadi bahagia setelahnya.

Baca Juga: Derita Disleksia, Bos Virgin Group Bohongi Karyawan dan Jajaran Direksi

Baca Juga: Karyawan Indonesia Diramal Cicipi Kenaikan Gaji 3,7% Tahun Ini

Baca Juga: Pemuda 22 Tahun Ini Berhasil Pimpin Perusahaan Kaos 4.000 Karyawan

Permintaan nyata

Berdasarkan hasil survei Cloud Computing Amerika, ServiceNow, Inc. terhadap 2.001 pekerja kantor di perusahaan, enam dari 10 pekerja ingin meminta pekerjaan yang lebih bermakna daripada kenaikan gaji kepada atasan mereka (61 persen berbanding 34 persen).

Melansir dari Entrepreneur.com (7/2/2019), pekerja juga mengatakan bahwa mereka menghabiskan 40 persen dari waktu mereka untuk hal-hal biasa, tugas rutin yang tidak memiliki dampak langsung pada tujuan pekerjaan inti, yang menyebabkan hilangnya produktivitas.

Survei mendefinisikan "pekerjaan yang bermakna" sebagai "pekerjaan yang terasa berdampak atau penting bagi Anda, dan di mana Anda merasa Anda berkontribusi pada tujuan yang lebih besar seperti tujuan karier Anda sendiri, tujuan perusahaan Anda, atau masyarakat".

“Karyawan saat ini ingin tahu bahwa mereka menyadari potensi penuh mereka di tempat kerja, dan perusahaan membutuhkan karyawan untuk menjadi yang terbaik. Menciptakan alur kerja digital yang membuat pekerjaan rutin menjadi lebih mudah, lebih sederhana dan lebih cepat membebaskan orang untuk fokus pada aspek pekerjaan yang lebih menantang, penting dan memuaskan,” kata Pat Wadors, kepala pencari bakat di ServiceNow, “begitulah nilai diciptakan. Pengalaman hebat membuka produktivitas, untuk orang-orang dan perusahaan.”

Keseimbangan kehidupan kerja

Survei keluar dengan beberapa temuan menarik. Misalnya, 45 persen responden mengatakan mereka lebih suka membersihkan kamar mandi mereka daripada mencari tahu manfaat HR, sementara 37 persen mengungkapkan mereka lebih suka terjebak dalam lalu lintas daripada memecahkan masalah printer yang rusak sendiri.

Karyawan juga tidak tertarik dengan masalah yang terkait dengan teknologi informasi (TI). Hampir 40 persen mengatakan mereka lebih suka mengantri di DMV daripada memecahkan masalah IT, dan 30 persen lebih suka menerima telepon dari seorang telemarketer daripada membuat komputer perusahaan baru.

Hal itu menunjukkan, setiap karyawan ingin keseimbangan dalam kehidupannya bekerja. Masing-masing tugas sudah dipegang oleh orang yang ahli.

Empati juga penting

Tahun lalu, survei oleh perusahaan teknologi Businessolver menunjukkan bahwa 60 persen pekerja akan bersedia mengambil pengurangan gaji untuk bekerja di perusahaan empati. State of Workplace Empathy 2018 mengungkapkan bahwa 96 persen responden menilai empati (didefinisikan sebagai kemampuan untuk memahami dan mengalami perasaan orang lain) sebagai hal yang penting bagi perusahaan untuk diperlihatkan, dan kepala eksekutif sangat menghubungkan kinerja keuangan perusahaan mereka dengan empati di tempat kerja.

Alasan mereka bisa dimengerti. Indeks empati yang diterbitkan dalam Harvard Business Review menemukan bahwa 10 perusahaan paling empati meningkat nilainya lebih dari dua kali lipat nilai yang ada di bagian bawah indeks, dan mereka menghasilkan 50 persen lebih banyak pendapatan yang ditentukan oleh kapitalisasi pasar, dari satu tahun ke selanjutnya.

“Baik itu menginspirasi inovasi dari karyawan yang termotivasi, terlibat atau memicu laba dan kinerja bisnis melalui produktivitas yang sangat baik, empati dapat berdampak positif pada semua aspek tempat kerja kita dengan membuat karyawan merasa bahwa majikan mereka memahami dan peduli dengan kebutuhan mereka,” kata studi Businessolver

Tag: Entrepreneur, strategi bisnis

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Unsplash/Husna Miskandar

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31