Portal Berita Ekonomi Minggu, 15 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:08 WIB. Peringkat Kemudahan Berbisnis - Singapura (2), Malaysia (12), Thailand (21), China (31), India (63), Vietnam (70), Indonesia (73), Filipina (95)
  • 08:55 WIB. Peringkat Anti Korupsi - Singapura (3), Malaysia (61), India (78), China (87), Indonesia (89), Filipina (99), Thailand (99), Vietnam (117)

Putar Otak Buat Bayar Utang, Taxi Express Lakukan...

Putar Otak Buat Bayar Utang, Taxi Express Lakukan... - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Express Transindo Utama Tbk (TAXI) pemiliki taxi Express ini berencana menerbitkan saham baru melalui Penambahan Modal Tanpa Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PHMETD) sebanyak 10 miliar saham atau 466,07% dari modal ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan. Saham baru memiliki nilai Rp100 per saham dengan nilai nominal sebanyak-banyaknya Rp1 triliun. Hal tersebut dilakukan perseroan guna mengkonversi utang Obligasi I Express Transindo Utama Tahun 2014 menjadi saham perseroan. 

Obligasi I Express Transindo Utama Tahun 2014 dengan nilai Rp1 triliun memiliki tenor lima tahun dan bunga fixed sebesar 12,25%. Sehingga, obligasi ini akan jatuh tempo pada 25 Juni 2019 ini. 

Dalam keterangannya di Bursa Efek Indonesia, manajemen TAXI menyebutkan jika, saham baru yang diterbitkan perseroan akan dikonversikan secara bertahap. Dimana, konversi tahap pertama sebesar Rp400 miliar atau 4 miliar saham dan akan dilakukan setelah memperoleh persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 8 Februari 2019. 

Kemudian, konversi tahap kedua berupa perubahan Obligasi I Express Transindo Utama Tahun 2014 menjadi Obligasi Konversi (OK) sebesar Rp600 miliar. Sisa OK per tanggal 31 Desember 2020 dapat ditukar dengan 6 miliar saham sesuai dengan keputusan RUPO dan ketentuan yang diatur dalam obligasi konversi. Pemegang OK merupakan Pemegang Obligasi yang namanya terdaftar dalam Daftar Pemegang Obligasi pada penutupan perdagangan Obligasi Perseroan pada tanggal 7 Februari 2019.

Manajemen TAXI menuturkan jika industri transportasi darat, terutama taxi, telah menghadapai tantangan berat sejak taxi on-line mulai beroperasi pada tahun 2014. Seiring dengan meningkatnya kompetisi tersebut, kinerja keuangan Perseroan telah menunjukkan tren yang menurun sejak tahun 2016, dimana Perseroan mulai membukukan kerugian operasional, sementara beban keuangan yang masih tetap tinggi. Beban keuangan kebanyakan berasal dari beban bunga atas obligasi yang diterbitkan oleh Perseroan di tahun 2014. 

Dengan kinerja yang belum membaik sampai dengan tahun 2018 dan beban utang yang masih tetap tinggi, maka untuk pertama kalinya Perseroan terlambat membayar kupon bunga obligasi ke-15 yang jatuh tempo pada tanggal 24 Maret 2018 kepada Pemegang Obligasi. Dilanjut dengan ketidakmampuan Perseroan memenuhi kewajiban pembayaran kupon bunga obligasi ke-16 dan ke-17 yang jatuh tempo masing-masing pada tanggal 24 Juni 2018 dan 24 September 2018.

Baca Juga

Tag: PT Express Transindo Utama Tbk, pengelolaan utang, Obligasi

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,747.08 3,709.59
British Pound GBP 1.00 18,951.81 18,757.67
China Yuan CNY 1.00 2,014.21 1,993.88
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,051.91 13,912.09
Dolar Australia AUD 1.00 9,726.73 9,622.99
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.56 1,782.46
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.96 10,285.44
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,708.63 15,550.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.00 3,357.16
Yen Jepang JPY 100.00 12,830.45 12,701.63

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6197.318 57.921 668
2 Agriculture 1424.860 10.203 20
3 Mining 1528.809 26.762 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.378 16.198 77
5 Miscellanous Industry 1215.025 42.951 50
6 Consumer Goods 2023.673 9.223 56
7 Cons., Property & Real Estate 506.323 -1.997 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1122.442 14.680 76
9 Finance 1313.749 10.641 90
10 Trade & Service 768.113 0.709 166
No Code Prev Close Change %
1 ZBRA 72 97 25 34.72
2 IFII 300 374 74 24.67
3 TAMU 260 324 64 24.62
4 DWGL 180 218 38 21.11
5 UNIT 153 182 29 18.95
6 TIRA 214 252 38 17.76
7 MEGA 5,750 6,750 1,000 17.39
8 BIRD 2,470 2,890 420 17.00
9 NICK 260 300 40 15.38
10 SINI 1,200 1,350 150 12.50
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 79 52 -27 -34.18
2 IBFN 318 246 -72 -22.64
3 YULE 199 154 -45 -22.61
4 AMAG 302 234 -68 -22.52
5 LMSH 398 310 -88 -22.11
6 BIKA 197 160 -37 -18.78
7 BVIC 119 98 -21 -17.65
8 BKSW 172 142 -30 -17.44
9 PEGE 230 190 -40 -17.39
10 HERO 875 725 -150 -17.14
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,485 1,590 105 7.07
2 IPTV 505 510 5 0.99
3 TLKM 3,950 3,990 40 1.01
4 BNLI 1,310 1,275 -35 -2.67
5 TCPI 6,175 6,200 25 0.40
6 REAL 266 298 32 12.03
7 ADRO 1,475 1,590 115 7.80
8 BBRI 4,250 4,280 30 0.71
9 ASII 6,550 6,850 300 4.58
10 ACES 1,590 1,550 -40 -2.52