Portal Berita Ekonomi Rabu, 17 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:26 WIB. Ganja - Bea Cukai gagalkan penyeludupan 39 kg ganja di wilayah Dumai.
  • 14:57 WIB. Ericsson - Ericsson mengatakan bahwa on track mencapai target laba.
  • 14:01 WIB. Go-Jek - Go-Jek dapat investasi baru dari Visa.
  • 12:06 WIB. IHSG - IHSG amblas 0,31% di akhir sesi I.
  • 11:59 WIB. Facebook - Facebook rekrut mantan CEO Vine, Jason Toff untuk bergabung dengan tim eksperimen produk baru.
  • 11:36 WIB. Realme - Realme disebut mau rilis ponsel flagship lagi tahun ini.
  • 11:26 WIB. Facebook - Facebook tak akan rilis Libra sampai penuhi aturan.
  • 11:15 WIB. Libra - Senator AS: Jangan percaya dengan 'rencana gila' uang kripto Facebook.
  • 10:28 WIB. Samsung - Samsung patenkan kacamata AR.
  • 10:26 WIB. NATO - Trump berjanji tidak akan jual pesawat F-35 ke Turki.
  • 08:09 WIB. Suku bunga - The Fed sedang merumuskan seberapa jauh suku bunga acuan diturunkan.
  • 07:16 WIB. Uang kripto - Bitcoin turun 10% setelah isu senator AS menggoyang rencana Facebook untuk Libra.

Indonesia Sumbang Separuh dari Jumlah Perokok Dewasa di Asia Tenggara

Indonesia Sumbang Separuh dari Jumlah Perokok Dewasa di Asia Tenggara - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Manajer proyek senior untuk Bali Tobacco Control Initiative (BTCI), Dr Putu Ayu Swandewi mengatakan, Indonesia menghadapi persoalan serius terkait rokok tembakau.

Negara-negara Asia, terutama Indonesia, menghadapi permasalahan yang serius terkait rokok tembakau di mana dua pertiga dari laki-laki dewasa di Indonesia adalah perokok. Indonesia sendiri menyumbang separuh dari jumlah perokok dewasa di kawasan Asia Tenggara," kata Putu dalam keterangan kepada pers di Jakarta, Sabtu (2/9/2019).

Dia menjelaskan, setiap tahunnya diperkirakan ada 200.000 kematian yang diakibatkan oleh rokok.

Selain itu, dilihat dari prevalensinya, jumlah perokok yang berumur di bawah 15 tahun juga meningkat secara signifikan selama beberapa tahun belakangan.

Kementerian Kesehatan pada 2017 menyatakan, bahwa lebih dari 36% populasi dewasa di Indonesia merupakan perokok.

Oleh karena itu, kata dia, perlu upaya untuk semakin meningkatkan upaya mencegah kebiasaan merokok.

Sejumlah metode seperti Cold Turkey yaitu berhenti langsung secara total. Namun, hingga saat ini tampaknya belum ada upaya yang benar-benar terbukti telah sukses mengurangi angka perokok.

Penelitian yang diterbitkan oleh Nicotine and Tobacco Research pada 2007, di mana sejumlah peneliti mewawancarai lebih dari 8.000 perokok dewasa dari empat negara yang sedang mencoba untuk berhenti merokok.

Penelitian tersebut menemukan bahwa 68,5% perokok mencoba berhenti dengan metode cold turkey , namun hanya 22 persen di antaranya yang berhasil.

Seorang professor dan Direktur Kebijakan Kesehatan Mental di Stanford University, Keith Humphreys, pernah menulis suatu artikel di mana ia mengatakan, bahwa kelompok kelas menengah ke atas memiliki kemungkinan berhasil berhenti merokok yang lebih tinggi dikarenakan lingkungan di sekitar mereka yang cenderung lebih suportif.

Hal ini tidak dirasakan oleh kelompok masyarakat menengah ke bawah. Keadaan tersebut semakin dipersulit dengan rendahnya tingkat pendidikan dan pemahaman mereka mengenai bahaya merokok yang dapat mengakibatkan kanker, gangguang jantung, paru-paru, serta penyakit tidak menular lainnya.

Putu juga menjelaskan selama beberapa tahun terakhir, sejumlah praktisi kesehatan masyarakat telah memperkenalkan suatu pendekatan yang meminimalkan risiko dan dampak negatif merokok tembakau yakni melalui Electronic Nicotine Delivery System (ENDS) dan produk heat-not-burn untuk membantu para perokok secara perlahan mengurangi ketergantungan dan kebiasaan mereka dalam merokok tembakau.

Usulan ini antara lain diajukan berdasarkan hasil penelitian oleh Public Health of England (PHE), Departemen Kesehatan dan Kepedulian Sosial Inggeris yang menemukan bahwa rokok elektrik 95% lebih rendah risiko dibandingkan dengan rokok biasa.

Penelitian tersebut menyimpulkan bahwa meskipun rokok elektrik tidak sepenuhnya bebas risiko, produk tersebut secara signifikan lebih rendah risiko dan dapat membantu mereka yang ingin berhenti merokok.

Pendekatan Tobacco Harm Reduction telah berhasil diadopsi di berbagai negara, seperti Inggeris, sebagai bagian dari kebijakan kesehatan masyarakat yang bertujuan untuk membatasi peningkatan jumlah perokok.

"Di Indonesia sendiri, terdapat kebutuhan akan penelitian yang bersifat lokal dan dapat memberikan kejelasan mengenai produk seperti rokok elektronik ini, serta bagaimana produk tersebut dapat berdampak pada perokok dewasa," kata Putu.

Tag: Rokok, Bali Tobacco Control Initiative (BTCI)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Kumairoh

Foto: Reuters/Leonhard Foeger

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,738.00 3,699.88
British Pound GBP 1.00 17,403.19 17,223.84
China Yuan CNY 1.00 2,036.85 2,016.51
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,019.00 13,879.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.72 9,729.18
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,794.23 1,776.19
Dolar Singapura SGD 1.00 10,317.95 10,211.15
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,718.10 15,555.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,408.46 3,371.14
Yen Jepang JPY 100.00 12,962.55 12,829.54

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6401.880 -16.354 652
2 Agriculture 1362.219 -4.003 21
3 Mining 1640.104 10.372 49
4 Basic Industry and Chemicals 800.486 -7.349 72
5 Miscellanous Industry 1307.736 2.373 49
6 Consumer Goods 2348.869 1.590 53
7 Cons., Property & Real Estate 496.094 -3.438 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1236.698 -3.730 74
9 Finance 1326.712 -5.432 91
10 Trade & Service 817.840 -0.912 163
No Code Prev Close Change %
1 BLUE 625 780 155 24.80
2 TRIO 342 426 84 24.56
3 ENVY 885 1,065 180 20.34
4 TMAS 875 1,005 130 14.86
5 GSMF 99 112 13 13.13
6 CINT 268 300 32 11.94
7 TFCO 540 600 60 11.11
8 PALM 234 258 24 10.26
9 IPOL 98 107 9 9.18
10 IBFN 232 252 20 8.62
No Code Prev Close Change %
1 POSA 428 322 -106 -24.77
2 SSTM 525 400 -125 -23.81
3 CSAP 595 520 -75 -12.61
4 BEEF 270 242 -28 -10.37
5 BIPI 58 52 -6 -10.34
6 WICO 600 545 -55 -9.17
7 SMMA 9,975 9,175 -800 -8.02
8 NICK 268 248 -20 -7.46
9 JAWA 121 112 -9 -7.44
10 APLI 100 93 -7 -7.00
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 340 340 0 0.00
2 IPTV 242 246 4 1.65
3 MNCN 1,450 1,445 -5 -0.34
4 TINS 1,025 1,080 55 5.37
5 ANTM 880 895 15 1.70
6 BIPI 58 52 -6 -10.34
7 TLKM 4,280 4,240 -40 -0.93
8 APLN 242 228 -14 -5.79
9 ENVY 885 1,065 180 20.34
10 MYOR 2,220 2,140 -80 -3.60