Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:15 WIB. Huawei - Huawei bikin iPhone tak berdaya di China.
  • 18:23 WIB. Samsung - Samsung mau rilis ponsel tiap bulan.
  • 18:21 WIB. WhatsApp - WhatsApp Business segera hadir di iPhone.
  • 18:20 WIB. Twitter - Fitur mirip Insta Story bakal hadir di Twitter.¬†
  • 18:19 WIB. Samsung - Samsung kenalkan Galaxy Tab paling ringan dan tipis.
  • 17:43 WIB. Suzuki - MPV 'murah' Suzuki dipermak, harga naik Rp3 juta.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - Rating¬†Bukalapak terjun bebas di App Store.
  • 18:42 WIB. Jokowi - Usai Bukalapak, #UninstallJokowi kian menggema.

Pascagempa, KESDM Bangun 200 Unit PJUTS Lombok Utara

Foto Berita Pascagempa, KESDM Bangun 200 Unit PJUTS Lombok Utara
Warta Ekonomi.co.id, Lombok Utara -

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membangun penerangan jalan umum tenaga surya (PJUTS) di Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Sekretaris Jenderal Dewan Energi, Kementerian ESDM, Saleh Abdurrahman, menjelaskan bahwa pemerintah mengalokasikan bantuan PJUTS untuk Kabupaten Lombok Utara yang merupakan daerah terdampak gempa bumi sebanyak 200 unit, dari total 300 unit yang diprogramkan pada 2019.

"Alhamdulilah sudah terpasang separuhnya. Dalam waktu dekat terus kita pasang lagi sisanya," katanya usai acara peresmian program pemasangan PJUTS, Lombok Utara, Minggu (10/02/2019).

Ia mengatakan, untuk meningkatkan ketahanan energi, pihaknya menggunakan cara peningkatan peran energi terbarukan semisal tenaga surya.

"Ke depan, kita terus menggalakkan energi terbarukan karena geliat pembangunan di Kabupaten Lombok Utara terus diperhatikan oleh pemerintah pusat," ujarnya.

Anggota Komisi VII DPR, Dr. H. Kurtubi, sangat mendukung program-program pemerintah seperti pemasangan PJUTS untuk membangkitkan kembali Kabupaten Lombok Utara setelah dilanda gempa bumi.

"Program PJUTS yang diusulkan melalui DPR berjumlah 200 titik setiap tahun. Pada 2018 sudah diusulkan 75 titik untuk Lombok Utara, sedangkan 125 titik lain untuk wilayah Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, dan kabupaten lain," kata politikus Partai Nasdem tersebut.

Menurut Kurtubi, Kabupaten Lombok Utara terdampak musibah gempa yang paling besar, sehingga diperlukan tambahan minimal 200 titik lagi di luar usulan reguler. Pihaknya mengusulkan tambahan tersebut, dan disetujui sebanyak 125 unit.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar, mengungkapkan dengan diresmikannya pembangunan listrik tenaga surya tentu dapat menjawab kebutuhan masyarakat di daerahnya.

Baca Juga: Program Sinergi BUMN Sambung Listrik Gratis Sentuh Masyarakat Jatim

"Kami menginginkan di pinggir jalan terang benderang oleh lampu pada malam hari, penting dalam perspektif sebagai daerah wisata," katanya.

Najmul berterima kasih kepada Kementerian ESDM, dan anggota Komisi VII DPR dari Daerah Pemilihan NTB, Dr. H. Kurtubi, yang telah memberikan perhatian kepada masyarakat di Kabupaten Lombok Utara.

"Harapan kami dengan banyaknya lampu yang bertenaga surya tersebut, nantinya dalam kondisi apapun kita tetap bisa memberikan penerangan jalan kepada masyarakat," ucapnya.

Menurut dia, permasalahan pada listrik bertenaga surya di Lombok Utara, selama ini adalah masalah pemeliharaan. Pasalnya listrik tenaga surya tersebut menggunakan ACCU.

"Dengan adanya teknologi baru yang berkembang kini, ACCU sudah tak lagi dipergunakan sehingga tidak ada lagi pemeliharaan seperti pada tahun-tahun sebelumnya," kata Najmul.

Tag: Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31