Portal Berita Ekonomi Minggu, 15 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:46 WIB. Serangan Aramco - Aramco akan berikan kompensasi kepada klien yang kekurangan cadangan (Bloomberg)
  • 20:17 WIB. China - Industri logistik sedang kontraksi dengan imdeks kinerja logistik 50,9% pada Agustus
  • 18:31 WIB. Polusi - Kementerian Ekologi : Emisi polutan di China turun 11,1% pada 2013-2018, jumlah kendaraan naik 32,7%
  • 16:52 WIB. Arab Saudi - Pasokan minyak dunia berkurang sekitar 5% karena kebakaran di Aramco (Reuters) 
  • 15:44 WIB. India - Baru 11 perusahaan IPO dengan nilai 10 ribu crore rupee sampai September,  tahun lalu 24 perusahaan
  • 14:49 WIB. India - Merger Bank of India,  Punjab National Bank dan Oriental Bank of Commerce akan jadi bank no 2 setelah State Bank Of India
  • 14:01 WIB. India - Merger 3 bank,  Bank of India,  Punjab National Bank dan Oriental Bank of Commerce efektif April 2020
  • 13:51 WIB. Karet - Myanmar ekspor 192.980 ton karet senilai US$247,56 juta dalam 11 bulan pertama

Viral! Ada Lubang di Tengah Sungai

Viral! Ada Lubang di Tengah Sungai - Warta Ekonomi
WE Online, Sleman -

Sebuah lubang cukup besar berukuran sekitar 4 x 3 meter muncul di tengah aliran Sungai Kuning di Dusun Sambirejo, Selomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kemunculan lubang di aliran sungai berhulu Gunung Merapi yang tersebar melalui berbagai media sosial pada Minggu pagi tersebut sempat menghebohkan warga.

Dalam video berdurasi sekitar satu menit lebih nampak ada lubang menganga di tengah Sungai Kuning yang mengakibatkan air tersedot ke dasar sungai.

Lubang dengan kedalaman sekitar dua meter itu terletak di antara jembatan dan bendungan Sambirejo. Lubang itu diperkirakan terjadi akibat hujan deras yang menyebabkan aliran air yang menggerus dasar sungai sehingga membentuk lubang besar.

"Munculnya lubang besar tersebut kemungkinan karena hujan lalu ada aliran air deras yang membawa material pasir. Karena pintu air tertutup akhirnya mencari jalan dan menggerus dasar sungai," kata Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kabupaten Sleman Achmad Subhan ketika ditemui di lokasi, Minggu.

DPUKP Kabupaten Sleman kemudian mengerahkan dua unit ekskavator untuk melakukan normalisasi sungai. Selain itu, juga membuka pintu air agar aliran air bisa lancar.

"Ini alirannya kami buat agar lancar dulu agar tidak masuk ke lubang, hari Senin (11/2) lubang akan kami tutup secara permanen," katanya.

Subhan memastikan kejadian itu untuk sementara tidak berdampak signifikan terhadap konstruksi jembatan maupun bendungan di sekitarnya.

"Segera kami tangani agar dampaknya tidak meluas," katanya.

Ia mengatakan, selain mengerahkan dua alat berat, pihaknya juga mempersiapkan 'bronjong" (jaring pengikat batu) sebanyak 80 buah. Selain itu, juga disiapkan batu untuk menutup lubang yang menganga.

"Jika tidak ditangani segera dan fungsi bendungan dikembalikan daerah bawah dikhawatirkan juga akan terkena dampak," katanya.

Terkait pintu air yang tidak dibuka saat hujan, pihaknya menjelaskan jika ada prosedurnya. Jika hujan dan potensi banjir besar, pintu air justru harus ditutup.

"Jika dibuka dikhawatirkan material akan menyumbat dan pintu air tidak bisa ditutup kembali," katanya.

Kepala Dusun Sambirejo Giyanto menuturkan kejadian tersebut terjadi hari Jumat siang (8/2) sekitar pukul 11.11 WIB.

"Sebenarnya kejadian ini bukan yang pertama. Dulu pernah dua kali kejadian (amblas), tapi sudah ditangani dengan gotong royong warga," katanya.

Giyanto mengatakan, sebelumnya warga telah menutup lubang kecil itu dengan karung pasir, terpal dan bambu. Namun pada kejadian Jumat siang itu, tanggul buatan warga tidak bisa menahan desarnya air.

"Pintu air tidak bisa dibuka selama 16 tahun akibat rusak, dan tanggul buatan tidak bisa menahan, ya akhirnya jebol lagi," katanya.

Ia membantah bahwa munculnya lubang tersebut karena kegiatan penambangan pasir di sungai itu.

"Bangunannya sudah tua dan dulu pernah ada lubang serupa," katanya.

Tag: Berita Viral, Gunung Merapi, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Reuters/Thomas White

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,737.67 3,699.66
British Pound GBP 1.00 17,296.47 17,118.20
China Yuan CNY 1.00 1,978.94 1,959.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,020.00 13,880.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,633.14 9,535.56
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,791.83 1,773.80
Dolar Singapura SGD 1.00 10,202.30 10,094.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,515.93 15,358.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,368.57 3,332.53
Yen Jepang JPY 100.00 12,963.48 12,830.47

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6334.843 -7.331 651
2 Agriculture 1365.814 13.005 21
3 Mining 1670.003 -35.835 49
4 Basic Industry and Chemicals 899.212 -6.623 72
5 Miscellanous Industry 1198.465 0.426 49
6 Consumer Goods 2366.016 -3.032 53
7 Cons., Property & Real Estate 498.832 -1.191 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1197.015 2.363 75
9 Finance 1268.975 4.024 90
10 Trade & Service 812.213 -2.562 162
No Code Prev Close Change %
1 SKYB 50 67 17 34.00
2 BCAP 163 199 36 22.09
3 AKSI 476 580 104 21.85
4 JAWA 129 150 21 16.28
5 BBLD 416 476 60 14.42
6 INTD 140 160 20 14.29
7 SIMA 83 93 10 12.05
8 INPP 760 835 75 9.87
9 BBHI 160 175 15 9.38
10 SRAJ 230 250 20 8.70
No Code Prev Close Change %
1 ETWA 115 84 -31 -26.96
2 KARW 126 96 -30 -23.81
3 BMSR 145 120 -25 -17.24
4 ALMI 460 382 -78 -16.96
5 OKAS 260 224 -36 -13.85
6 AMAG 308 278 -30 -9.74
7 TMAS 154 141 -13 -8.44
8 EMTK 6,100 5,600 -500 -8.20
9 DNAR 270 248 -22 -8.15
10 FIRE 3,080 2,840 -240 -7.79
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 530 555 25 4.72
2 MNCN 1,300 1,305 5 0.38
3 MSIN 466 490 24 5.15
4 BHIT 73 79 6 8.22
5 BMTR 362 376 14 3.87
6 TMAS 154 141 -13 -8.44
7 BCAP 163 199 36 22.09
8 MAMI 130 129 -1 -0.77
9 TELE 390 366 -24 -6.15
10 ANTM 1,120 1,070 -50 -4.46