Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 00:04 WIB. Jerusalem - Sara Netanyahu,  istri PM Israel, didenda karena penyalahgunaan uang negara.
  • 23:42 WIB. Samsung - Samsung akan mengejar jaringan mobile 6G dan system semiconductor.
  • 23:11 WIB. Aramco - Mohammed Bin Salman mengatakan bahwa rencana IPO Aramco sesuai jadwal.
  • 22:27 WIB. Opel - Otoritas Jerman memerintah menarik 210 ribu Opel yang tingkat emisinya lewat standar.
  • 22:04 WIB. Amerika Selatan - Minggu pagi listrik mati total di seantero Argentina dan Uruguay.
  • 21:46 WIB. Juventus - Maurizio Sarri resmi bergabung Juventus.
  • 21:31 WIB. Paris - Boeing minta pengurangan waktu dan scope untuk test fisik pesawat baru.
  • 20:37 WIB. Pilpres - Survey SMRC: 43% rakyat takut bicara politik paska kerusuhan 21-22 Mei.
  • 19:41 WIB. Farmasi - Lupin (India) akan menarik 18.000 botol antibiotik dari pasar AS.
  • 16:04 WIB. US Brent - Brent future naik 1,1 persen menjadi US$62,01 per barel pada akhir pekan.
  • 16:04 WIB. US Crude - US crude naik 0,44 persen menjadi US$52,51 per barel pada akhir pekan.
  • 16:03 WIB. Emas - Emas spot turun 0.1% menjadi  $1,341.23 per ounce pada akhir pekan.
  • 16:02 WIB. Global Currencies - The dollar index naik 0.58%, sementara euro turun 0.61% to $1.1206 pada akhir pekan.
  • 16:02 WIB. Bursa Global - Nasdaq Composite turun 40.47 points, atau  0.52%, menjadi 7,796.66 pada akhir pekan.
  • 16:01 WIB. Bursa Global - S&P 500 turun 4.66 points, atau  0.16%, menjadi  2,886.98 pada akhir pekan.

Pertumbuhan Ekonomi Kepri Masih Rendah

Pertumbuhan Ekonomi Kepri Masih Rendah - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau masih rendah. Tahun 2018 berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menempati urutan ke-30 dari 34, di level 4,56%. 

Demikian diungkapkan calon DPR RI Dapil Kepulauan Riau, Abdul Basyid Has. Meskipun masih rendah dibanding dengan daerah lain, terdapat kemajuan dibanding dengan tahun 2017 yang tumbuh sebesar 2%. Kinerja pemerintah dalam menghidupkan kembali geliat ekonomi Kepri patut diapresiasi. 

Beberapa tahun terakhir, lanjut Basyid, kondisi ekonomi Kepulauan Riau sangat menyedihkan, dengan pertumbuhan ekonomi hanya kisaran 2%. Padahal Kepri punya hak khusus dalam bidang ekonomi yang tidak dimiliki oleh daerah lain. Letaknya juga sangat strategis, secara perdagangan antar negara seharusnya dapat dioptimalkan. 

Menurut Ketua Dewan Perwakilan Daerah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini, pertumbuhan ekonomi sekarang, 4,5y% masih belum cukup untuk Kepri yang punya semua potensi pengembangan ekonomi. Pemerintah Kepri punya pekerjaan rumah besar agar segala kelebihan tersebut dimanfaatkan untuk kemakmuran rakyat. 

Baca Juga: BPS Umumkan Angka Inflasi, Begini Respons Sri Mulyani

"Kepri secara keseluruhan memiliki potensi ekonomi yang besar dan belum memberikan dampak signifikan," ungkap Basyid, Minggu (10/2/2019).

Untuk itu, menurut Basyid, Pemerintah Kepri harus punya rancangan pembangunan dengan prioritas sektor yang harua dikembangkan, ditingkatkan, ataupun diberikan perhatian khusus agar arah pertumbuhan ekonomi Kepri terarah. Jangan hanya bertumpu pada Batam sebagai pusat perekonomian yang belum mampu mengkatrol pertumbuhan ekonomi Kepri, harus ada langkah-langkah strategis. 

"Kita akan terus mendorong peningkatan perekonomian Kepri agar kedepan tidak lagi jadi urutan bawah secara nasional, dan yang terpenting meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepri seluruhnya," tutup tokoh tokoh terkemuka di Kepulauan Riau ini. 

Tag: Badan Pusat Statistik (BPS), Kepulauan Riau

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Vicky Fadil

Foto: Satria Kurnia

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,833.29 3,794.69
British Pound GBP 1.00 18,221.58 18,037.64
China Yuan CNY 1.00 2,085.38 2,064.49
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,376.00 14,232.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,919.44 9,818.66
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,836.30 1,817.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,514.92 10,408.07
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,217.57 16,049.43
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,450.79 3,412.95
Yen Jepang JPY 100.00 13,273.01 13,136.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6250.265 -22.817 634
2 Agriculture 1381.568 2.869 21
3 Mining 1615.278 -7.605 47
4 Basic Industry and Chemicals 754.477 -6.774 71
5 Miscellanous Industry 1288.864 -12.078 46
6 Consumer Goods 2447.202 -13.399 52
7 Cons., Property & Real Estate 471.828 -7.072 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1172.323 -2.911 74
9 Finance 1268.081 -0.098 90
10 Trade & Service 809.462 0.526 157
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 83 112 29 34.94
2 LUCK 1,200 1,500 300 25.00
3 KPAL 210 262 52 24.76
4 GOLD 402 496 94 23.38
5 SDRA 710 850 140 19.72
6 MAYA 6,250 7,475 1,225 19.60
7 KONI 284 338 54 19.01
8 ABMM 1,695 1,950 255 15.04
9 SKBM 412 464 52 12.62
10 APLN 171 191 20 11.70
No Code Prev Close Change %
1 FITT 290 230 -60 -20.69
2 MPMX 1,090 890 -200 -18.35
3 MKPI 16,500 13,500 -3,000 -18.18
4 HELI 202 167 -35 -17.33
5 MIDI 1,200 1,020 -180 -15.00
6 MEGA 5,950 5,100 -850 -14.29
7 DNAR 292 252 -40 -13.70
8 TALF 410 358 -52 -12.68
9 PYFA 193 170 -23 -11.92
10 RELI 216 191 -25 -11.57
No Code Prev Close Change %
1 SMBR 925 1,030 105 11.35
2 FITT 290 230 -60 -20.69
3 MNCN 1,235 1,300 65 5.26
4 JAYA 135 129 -6 -4.44
5 BTPS 2,950 3,080 130 4.41
6 BBRI 4,200 4,230 30 0.71
7 MPMX 1,090 890 -200 -18.35
8 CPIN 4,950 4,700 -250 -5.05
9 TLKM 3,990 3,990 0 0.00
10 BDMN 4,720 4,510 -210 -4.45