Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:17 WIB. Ontario - Ford akan mem-PHK 200 tenaga kerja di pabrik Kanada.
  • 19:25 WIB. Penerbangan - China Southern Airlines diinjeksi modal US$4 miliar.
  • 18:34 WIB. Mandiri - Layanan Bank Mandiri kembali normal.
  • 18:15 WIB. Olimpiade - Beijing sudah sediakan 5G di tempat-tempat untuk Olimpiade Musim Dingin 2022
  • 18:11 WIB. 5G - Beijing telah bangun 5.285 BTS 5G sampai Juni
  • 17:56 WIB. China - Kolaborasi Toyota Motor dengan BYD akan luncurkan sedan listrik dan SUV pada semester I-2020
  • 17:21 WIB.  Indonesia Open - Marcus/Kevin akan menghadapi Ahsan/Hendra di final.
  • 16:49 WIB. Golkar - Luhut ingin Airlangga dan Bamsoet tetap jaga soliditas.
  • 15:41 WIB. China - Toyota Motors bekerjasama dengan BYD akan produksi mobil listrik di China
  • 15:32 WIB. Asia Tenggara - Lebih dari 35 venture capital fokus garap Asia Tenggara
  • 15:29 WIB. VC - Asia Tenggara bakal diguyur lebih dari US$4,2 miliar oleh venture capital
  • 14:04 WIB. Korea-Jepang - Trump mengatakan Presiden Korea Selatan meminta tolong untuk menyelesaikan urusan dengan Jepang.
  • 13:05 WIB. Buenos Aires - César Pelli, arsitek Petronas Twin Tower, meninggal pada usia 92 tahun.
  • 12:34 WIB. Beijing - Korban pabrik gas Henan Coal Gas Group mencapai 10 pada Sabtu (20/7)
  • 11:41 WIB. Oyo - Ritesh Agarwal, founder Oyo, akan investasi lagi US$2 miliar untuk meningkatkan sahamnya jadi 3 kali lipat.

Asosiasi Health Tech Butuh Standardisasi Data Kesehatan

Asosiasi Health Tech Butuh Standardisasi Data Kesehatan - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Asosiasi Health Tech Indonesia angkat suara soal rekomendasi klasifikasi data yang disampaikan oleh Center for Digital Society (CfDS) Universitas Gadjah Mada, Senin (11/2/2019). Perwakilan asosiasi meminta para peneliti dalam riset itu untuk memperjelas standardisasi data kesehatan yang dimaksud.

Ketua Asosiasi Health Tech Indonesia Bimantoro berkata, secara prinsip, klasifikasi yang terbagi menjadi data strategis, data tinggi, dan data rendah mudah dimengerti. Namun, menurutnya, kaitan antara data kependudukan dan data kesehatan masih belum jelas.

"Secara prinsip, klasifikasinya mudah dimengerti tetapi data kesehatan memang sangat banyak. Kalau kita bicarakan data kependudukan, apa itu masuk di dalam data kesehatan? Data kesehatan yang mana saja?" tanyanya pada kesempatan yang sama.

Bimantoro menambahkan, dalam pemeriksaan dokter terdapat banyak data. Mulai dari tinggi, berat, tensi, hingga hasil laboratorium yang memuat data spesifik.

Ia pun memaparkan, "Kalau semua data kesehatan tidak ada data kependudukannya, jadi masuk rendah dong? Sebenarnya masalah strategis atau tidaknya, data kesehatan masuk ke klasifikasi mana? Itu yang perlu dijelaskan lebih lanjut sehingga perlu (adanya) standardisasi."

Baca Juga: Klasifikasi Data Bisa Jadi Solusi Kerahasiaan Data Kesehatan?

Lewat sesi diskusi Seminar Diseminasi Hasil Riset dengan tema "Klasifikasi Data di Era Komputasi Awan", Bimantoro juga sempat menanyakan siasat bagi para startup health tech untuk menerapkan klasifikasi data tersebut. Di mana pertanyaan itu dijawab langsung oleh praktisi teknologi Tony Seno.

"Pengembang aplikasi bisa memerhatikan standar global dan standar di Asean sebagai regional. Kalau di Indonesia, ikuti standar ISO regional 27001. Bagusnya menggunakan layanan komputasi awan yang sudah memiliki sertifikasi. Kalau bikin sendiri, membutuhkan waktu yang lebih panjang," jelas Tony.

Saat ini, sudah ada sekitar 30 startup di bidang health tech yang termasuk dalam bagian Asosiasi Health Tech Indonesia. Sebelumny, Menkominfo Rudiantara menyebutkan health tech dan edutech berpotensi menjadi unicorn Indonesia yang selanjutnya.

Tag: Asosiasi Health Tech Indonesia, Kesehatan

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: Unsplash/Andrew Neel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,728.00 3,690.58
British Pound GBP 1.00 17,543.07 17,366.04
China Yuan CNY 1.00 2,037.30 2,016.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,983.00 13,843.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,884.58 9,784.23
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,789.94 1,771.79
Dolar Singapura SGD 1.00 10,307.39 10,202.68
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,750.45 15,588.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,403.02 3,366.49
Yen Jepang JPY 100.00 13,003.81 12,872.42

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6456.539 53.245 652
2 Agriculture 1359.948 0.169 21
3 Mining 1656.555 1.125 49
4 Basic Industry and Chemicals 836.222 20.201 72
5 Miscellanous Industry 1262.035 -2.850 49
6 Consumer Goods 2419.754 33.936 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.831 2.310 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1241.954 8.326 74
9 Finance 1325.581 8.757 91
10 Trade & Service 819.503 2.647 163
No Code Prev Close Change %
1 POLU 1,260 1,575 315 25.00
2 PAMG 416 520 104 25.00
3 GLOB 505 630 125 24.75
4 PICO 486 605 119 24.49
5 KIOS 520 630 110 21.15
6 FUJI 123 143 20 16.26
7 ASBI 340 384 44 12.94
8 ARKA 1,035 1,165 130 12.56
9 TMPO 162 180 18 11.11
10 IKBI 274 298 24 8.76
No Code Prev Close Change %
1 KBLV 436 390 -46 -10.55
2 KAYU 498 448 -50 -10.04
3 IIKP 62 57 -5 -8.06
4 SRAJ 310 286 -24 -7.74
5 SAPX 745 690 -55 -7.38
6 MINA 1,400 1,300 -100 -7.14
7 NICK 266 248 -18 -6.77
8 PBSA 760 710 -50 -6.58
9 TNCA 324 304 -20 -6.17
10 DSFI 135 127 -8 -5.93
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 350 352 2 0.57
2 BHIT 81 85 4 4.94
3 MNCN 1,365 1,435 70 5.13
4 IPTV 242 248 6 2.48
5 BPTR 97 104 7 7.22
6 POSA 214 204 -10 -4.67
7 BDMN 4,840 5,100 260 5.37
8 ANTM 950 940 -10 -1.05
9 LPKR 278 284 6 2.16
10 BBRI 4,450 4,480 30 0.67