Portal Berita Ekonomi Senin, 30 Maret 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 18:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 4,45% pada level 2.416.
  • 18:08 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,90% pada level 2.747.
  • 17:55 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 0,04% pada level 1.717.
  • 17:53 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup negatif 1,57% pada level 19.084.
  • 17:25 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 1,32% pada level 23.175.

Duh, Utang Bikin Kepala "Cenat-Cenut"...

Duh, Utang Bikin Kepala
WE Online, Jakarta -

Finansial memang kerap menjadi permasalahan yang sering terjadi di dalam kehidupan seseorang. Terlebih lagi jika sudah terlilit utang. Duh, pasti sering membuat pusing dan kelimpungan. Namun, utang adalah hal yang lumrah. Bukan hanya orang yang memiliki utang, negara pun sama kok.

Baca Juga: Mau Pensiun Dini Jadi Pengusaha? Lakukan 3 Persiapan Finansial Berikut

Namun, ternyata kebiasaan berutang itu bukanlah hal yang baik lho. Suatu perilaku kebiasaan berutang itu bisa membuat pikiran kita terus terganggu karena merasa memiliki tanggungan. Hal itu dibenarkan dalam lansiran thebalance.com (11/2/2019), berutang itu kerap membuat kepikiran dan membuat kepala pusing, kenapa ya?

1. Menghabiskan lebih dari kemampuan

Godaan untuk berutang itu lumrah datang dan pergi dalam hidup. Ketika sudah melunasi utang sebelumnya, hasrat untuk berutang terkadang akan muncul. Itu yang memicu Anda untuk menghabiskan uang melebihi batas kemampuan. Nah, kalau pengeluaran sudah semakin bertambah, semakin pusing deh kepala memikirkan uang dari mana untuk bayar cicilan utang.

Baca Juga: Putar Otak Buat Bayar Utang, Taxi Express Lakukan...

2. Semakin banyak utang bakal berbunga

Utang dan bunga? Dua sejoli yang sudah saling melengkapi. Maksudnya, kalau Anda berutang, pasti sudah enggak bisa terlepas dari kata bunga. Ketika berutang untuk pertama kalinya, bunga memang enggak kerasa memberatkan. Namun, semakin sering berutang, bunga itu bisa lebih besar dari jumlah utang itu sendiri lho. Jangan salah.

3. Bisa menghabiskan uang masa depan

Ketika memutuskan untuk berutang, memang ada kewajiban yang harus dibayarkan setiap bulannya. Namun, hal ini sebenarnya merugikan banget lho untuk jangka panjang. Otomatis, uang yang Anda dapatkan setiap bulannya enggak bisa ditabung untuk masa depan, malah habis untuk membayar utang.

Baca Juga: Yang Ngutang Bukan Cuma Indonesia Aja

4. Bayar utang dengan suku bunga tinggi bikin rugi

Memiliki tanggungan saat berutang dengan suku bunga yang tinggi memang bakal merugikan banget. Saat membayar kewajiban ini dengan suku bunga yang tinggi, harga barang aslinya bakal jauh lebih mahal lho.

5. Utang merusak pernikahan

Duh, siapa yang mau pernikahannya rusak hanya karena berutang? Tentu enggak ada dong. Ketika Anda memiliki utang saat sudah menikah, tentu kebutuhan yang harus Anda keluarkan akan jauh lebih banyak sedangkan penghasilan Anda enggak bertambah.

Biasanya, hal-hal seperti ini yang akan memicu pertengkaran dalam rumah tangga. Semakin banyak kewajiban yang harus dikeluarkan, kepala semakin pusing ketika sudah terlilit utang.

Nah, oleh karena itu, ada baiknya untuk Anda menghitung penghasilan dan pengeluaran agar tetap seimbang. Jadi enggak mesti berutang dan bikin kepala “cenat-cenut”.

Baca Juga

Tag: Finansial, Keuangan

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Unsplash/Pietro Tebaldi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 4,371.05 4,326.41
British Pound GBP 1.00 20,364.49 20,155.36
China Yuan CNY 1.00 2,315.45 2,292.02
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 16,417.68 16,254.32
Dolar Australia AUD 1.00 10,088.66 9,986.65
Dolar Hong Kong HKD 1.00 2,117.70 2,096.57
Dolar Singapura SGD 1.00 11,503.42 11,384.97
EURO Spot Rate EUR 1.00 18,217.06 18,029.29
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,774.18 3,723.78
Yen Jepang JPY 100.00 15,303.58 15,144.25
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4414.500 -131.071 686
2 Agriculture 900.830 -34.518 22
3 Mining 1158.862 -32.969 49
4 Basic Industry and Chemicals 557.766 -28.046 77
5 Miscellanous Industry 715.479 -41.388 51
6 Consumer Goods 1561.395 -62.619 57
7 Cons., Property & Real Estate 337.556 -5.272 89
8 Infrastruc., Utility & Trans. 789.105 -4.574 79
9 Finance 979.429 -30.165 92
10 Trade & Service 573.701 -6.984 170
No Code Prev Close Change %
1 AMAN 192 258 66 34.38
2 ACST 128 172 44 34.38
3 NASA 199 250 51 25.63
4 ARTO 472 590 118 25.00
5 IBFN 240 300 60 25.00
6 PDES 490 610 120 24.49
7 CARE 244 294 50 20.49
8 IPCM 100 120 20 20.00
9 GOLD 160 192 32 20.00
10 RMBA 230 270 40 17.39
No Code Prev Close Change %
1 ZINC 200 186 -14 -7.00
2 GGRM 44,000 40,925 -3,075 -6.99
3 AMOR 2,580 2,400 -180 -6.98
4 BFIN 258 240 -18 -6.98
5 SMRA 430 400 -30 -6.98
6 TKIM 4,300 4,000 -300 -6.98
7 JSKY 86 80 -6 -6.98
8 MBAP 1,650 1,535 -115 -6.97
9 ITMG 7,900 7,350 -550 -6.96
10 LPPF 1,365 1,270 -95 -6.96
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 27,550 27,475 -75 -0.27
2 BBRI 3,230 3,010 -220 -6.81
3 TLKM 3,090 3,140 50 1.62
4 REAL 56 54 -2 -3.57
5 KLBF 1,010 1,045 35 3.47
6 TOWR 680 635 -45 -6.62
7 UNVR 6,800 6,425 -375 -5.51
8 IPTV 390 382 -8 -2.05
9 PGAS 760 730 -30 -3.95
10 TCPI 5,000 4,840 -160 -3.20