Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 19:32 WIB. PGN - PGN dan Krakatau Steel teken MoU pengembangan energi.
  • 19:22 WIB. PTPP - PT PP meneken nota kesepahaman dengan PT Hyundai Engineering & Construction.
  • 19:04 WIB. Pelindo III - Pelindo III segera menerapkan gate in online di pelabuhan Tanjung Perak.
  • 18:48 WIB. Pelindo III - Pelindo III tambah fasilitas shore connection di pelabuhan Tanjung Emas.
  • 18:36 WIB. Minyak - Harga minyak naik sampai US$63 per barel saat Iran menembak drone militer AS.
  • 18:24 WIB. BTN - BTN mengaku sedang melakukan penjajakan untuk mengakuisisi Bank Syariah Bukopin.

Ekspor Produk IKM Dibidik Tumbuh 10%, Ini Strategi Pemerintah

Ekspor Produk IKM Dibidik Tumbuh 10%, Ini Strategi Pemerintah - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menargetkan ekspor produk industri kecil-menengah (IKM) bisa tumbuh 10%.

Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Gati Wibawaningsih, mengatakan untuk mencapai target tersebut pemerintah akan terus mendorong IKM Indonesia bisa bersaing di tingkat global.

“Targetnya, kami ingin menyasar pasar Amerika dan Eropa karena perekonomian mereka secara fundamental lebih mantap,” ujar Gati Wibawaningsih di Jakarta, Senin (11/2/2018).

Menurut dia, produk IKM memiliki segmentasi pasar yang spesifik karena pasar dari kedua negara tersebut bisa menerimanya.

“Untuk IKM yang produknya segmented, pasar Amerika dan Eropa yang bisa menerima produk lebih spesifik khususnya yang craft,” ungkapnya.

Baca Juga: Jabar Dorong Ekspor Produk Industri Kecil Menengah

Selain produk-produk kerajinan, produk IKM lain yang didorong melakukan ekspor antara lain IKM makanan dan minuman, IKM elektronika, IKM komponen automotif, serta IKM tekstil dan produk tekstil.

Sebelumnya, nilai ekspor kerajinan tahun 2017 mencapai US$776 juta. Angka ini naik 3,8% dari tahun 2016 sebesar US$747 juta. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), tahun 2015 ada sekitar 695.000 industri kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak termasuk furnitur), barang anyaman dari rotan, bambu, serta sejenisnya.

Setiap tahun nilai tambah IKM ini terus melonjak naik. Bila pada 2014 nilai tambah sekitar Rp25,356 triliun, pada 2015 naik menjadi Rp26,743 triliun. Dalam mendukung peningkatan ekspor produk industri digital dan kreatif, Kemenperin membuka kesempatan go international melalui program Asia Entrepreneurship Training Program (AETP) untukmem bina perusahaan rintisan (startup).

Seiring dengan peta jalan Making Indonesia4.0, program pelatihan itu bertujuan mendorong perusahaan rintisan di tanah air untuk bisa bersaing di dunia bisnis global.

“Kami ingin startup Indonesia mendunia serta memperkuat brand Indonesia sebagai negara industri kreatif dan digital,” kata Gati.

Gati mengatakan, startup yang terpilih mengikuti pelatihan adalah mereka menjadi juara dan finalis pada acara Semarak Industri Kecil Menengah (IKM) 2018 yang digelar Kemenperin. Startup yang ikut serta dalam pelatihan terdiri dari berbagai bidang antara lain fesyen, digital, dan kosmetik.

Baca Juga: Sulsel-Sumbar Kolaborasi Pengembangan Industri Kecil Menengah

Tag: Industri Kecil dan Menengah (IKM), Ekspor, Kementerian Perindustrian (Kemenperin)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Kumairoh

Foto: Antara/M Agung Rajasa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,814.89 3,776.33
British Pound GBP 1.00 18,144.14 17,956.97
China Yuan CNY 1.00 2,079.35 2,058.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,307.00 14,165.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,856.09 9,751.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,829.80 1,811.57
Dolar Singapura SGD 1.00 10,506.72 10,400.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,112.54 15,946.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,439.18 3,401.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,277.96 13,142.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6335.698 -3.564 636
2 Agriculture 1412.814 5.106 21
3 Mining 1618.711 2.675 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.641 11.276 71
5 Miscellanous Industry 1309.244 -10.662 47
6 Consumer Goods 2443.659 -20.168 52
7 Cons., Property & Real Estate 498.736 6.765 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1196.374 -1.489 74
9 Finance 1290.556 -2.124 90
10 Trade & Service 804.307 -0.238 159
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 189 254 65 34.39
2 MTPS 1,010 1,260 250 24.75
3 SFAN 318 396 78 24.53
4 GLOB 258 318 60 23.26
5 SRAJ 222 270 48 21.62
6 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
7 SIMA 87 104 17 19.54
8 POLL 1,560 1,850 290 18.59
9 CNTX 490 580 90 18.37
10 SDMU 58 68 10 17.24
No Code Prev Close Change %
1 BRAM 12,500 10,000 -2,500 -20.00
2 NICK 274 230 -44 -16.06
3 PNSE 600 525 -75 -12.50
4 BOLA 422 376 -46 -10.90
5 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
6 SIPD 890 805 -85 -9.55
7 SSTM 400 362 -38 -9.50
8 ZONE 600 550 -50 -8.33
9 TFCO 510 470 -40 -7.84
10 MFMI 525 486 -39 -7.43
No Code Prev Close Change %
1 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
2 CSIS 97 103 6 6.19
3 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
4 BMTR 400 376 -24 -6.00
5 TKIM 11,075 12,725 1,650 14.90
6 BBRI 4,290 4,310 20 0.47
7 TLKM 4,100 4,040 -60 -1.46
8 BTPS 3,050 2,860 -190 -6.23
9 BBCA 29,700 29,550 -150 -0.51
10 APLN 234 226 -8 -3.42