Portal Berita Ekonomi Selasa, 10 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Poundsterling pada level 1,3151 USD/GBP.
  • 13:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1067 USD/EUR.
  • 13:06 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,06% terhadap Yen pada level 108,62 JPY/USD.
  • 13:05 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.461 USD/troy ounce.
  • 13:04 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,17 USD/barel.
  • 13:03 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,94 USD/barel.
  • 12:06 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,13% di akhir sesi I.

Bisnis Frozen Food di Asia Pasifik Mengudara, Boleh Nih Dicoba

Bisnis Frozen Food di Asia Pasifik Mengudara, Boleh Nih Dicoba - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Konsumen saat ini banyak yang menyukai kemudahan. Hal itu ternyata juga berlaku untuk makanan. Itulah sebabnya bisnis makanan beku (frozen food) memberikan peluang.

Baca Juga: Mantul! Ini Dia Makanan Khas Indonesia yang Bikin Obama Hingga Park Bo Gum Jatuh Cinta

Dari makanan penutup beku hingga makanan pembuka terjadi pertumbuhan di pasar global dan Asia-Pasifik (APAC), khususnya, sedang meningkat. Dengan studi dan laporan industri, pasar makanan beku APAC diperkirakan mencapai $57,02 miliar pada tahun 2018 dan diproyeksikan mencapai $83,46 miliar pada tahun 2023, pada CAGR 7,92 persen untuk periode dari 2018 hingga 2023.

Berikut adalah tren utama yang akan mendorong pasar tersebut di tahun ini:

Konvergensi Kenyamanan dan Kesehatan

Meskipun konsumen saat ini sadar akan kesehatan dan lebih suka memasak di rumah untuk mengonsumsi lebih sedikit makanan olahan, masih ada permintaan untuk kenyamanan. Meningkatnya ketersediaan produk beku yang tinggi protein, rendah kalori, rendah lemak, serta yang memenuhi persyaratan diet tertentu seperti susu, vegan, bebas gula, bebas gluten, produk nabati, membuat segmen ini menarik bagi pelanggan.

Baca Juga: Kenaikan Bahan Makanan Sumbang 0,92% Inflasi Januari 2019

Dengan penambahan bahan-bahan yang lebih baik untuk konsumen, produsen makanan beku akan mampu mengalahkan beberapa hambatan di masa lalu untuk konsumen memutuskan membeli.

Permintaan Produk Alami dan Bebas Pengawet

Permintaan akan bahan-bahan segar dan alami serta produk yang diternak / tumbuh secara organik terus meningkat. Namun, produk tersebut memiliki umur simpan yang lebih pendek dan tanpa penambahan bahan pengawet dan stabilisator akan rentan terhadap pembusukan yang cepat dan menghasilkan limbah. Tetapi aditif ini mengurangi nilai gizi produk. Karena itulah pembekuan dengan cepat muncul sebagai alternatif pengawet.

Baca Juga: Tidak Ikuti Jejak Munchery, Startup Makanan Asia Ini Raih $4 Juta dan Kokoh Bertahan

Teknologi pembekuan canggih seperti IQF (Individual Quick Freezing) biasanya menjaga nutrisi dari produk yang baru dipetik tetap utuh, sementara produk segar dapat duduk di transportasi atau toko bahan makanan selama berhari-hari, kehilangan nutrisi dan kesegaran di sepanjang jalan.

Faktanya, dua penelitian terbaru membandingkan kandungan nutrisi buah-buahan dan sayuran beku dengan rekan-rekan segar mereka dan menemukan bahwa buah-buahan dan sayuran beku unggul secara nutrisi atau setara dengan rekan-rekan segar mereka.

Peningkatan Adopsi oleh Milenial

Menurut sebuah studi oleh RBC Capital Markets, volume penjualan telah tumbuh untuk pertama kalinya dalam lima tahun. Dan milenial menghabiskan sembilan persen lebih banyak dalam perbelanjaan untuk makanan beku tahun lalu daripada kelompok lain, menurut Reuters.

Baca Juga: Kerja Serabutan Jadi Reviewer Makanan, Gadis Ini Peroleh Uang yang Jumlahnya "Mantap Betul"

Salah satu alasan terbesar mengapa generasi milenial mengambil makanan beku karena mereka tidak punya waktu untuk membuat makanan lengkap dengan daging segar dan hasil bumi. Selain itu, makanan beku juga merupakan cara mudah untuk mengontrol porsi, dan biasanya hanya ada sedikit limbah.

Baca Juga

Tag: Bisnis Makanan, Tips Bisnis

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Unsplash/Lukas

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,753.27 3,715.53
British Pound GBP 1.00 18,515.78 18,325.97
China Yuan CNY 1.00 2,000.20 1,979.46
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,074.02 13,933.98
Dolar Australia AUD 1.00 9,621.00 9,523.88
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,798.07 1,780.11
Dolar Singapura SGD 1.00 10,353.11 10,248.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,584.16 15,423.52
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,381.55 3,345.49
Yen Jepang JPY 100.00 12,955.92 12,825.83

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6193.791 6.923 667
2 Agriculture 1443.038 8.692 20
3 Mining 1476.026 1.626 50
4 Basic Industry and Chemicals 977.472 -2.356 76
5 Miscellanous Industry 1189.164 -11.910 50
6 Consumer Goods 2061.454 6.260 56
7 Cons., Property & Real Estate 518.354 8.147 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1126.422 -11.329 76
9 Finance 1301.830 3.637 90
10 Trade & Service 768.878 2.683 166
No Code Prev Close Change %
1 REAL 170 228 58 34.12
2 MSKY 1,250 1,560 310 24.80
3 PICO 3,500 4,310 810 23.14
4 PDES 615 735 120 19.51
5 ARKA 1,785 2,060 275 15.41
6 PCAR 1,995 2,290 295 14.79
7 POLY 60 68 8 13.33
8 BKSW 135 151 16 11.85
9 BKSL 68 76 8 11.76
10 TALF 262 292 30 11.45
No Code Prev Close Change %
1 TGRA 160 120 -40 -25.00
2 MAMI 246 185 -61 -24.80
3 DEAL 210 158 -52 -24.76
4 BIPP 65 50 -15 -23.08
5 PAMG 62 50 -12 -19.35
6 KARW 79 64 -15 -18.99
7 FORZ 59 50 -9 -15.25
8 SHID 2,950 2,500 -450 -15.25
9 NIKL 428 364 -64 -14.95
10 ESIP 370 318 -52 -14.05
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,395 1,505 110 7.89
2 IPTV 525 525 0 0.00
3 TOWR 745 735 -10 -1.34
4 TCPI 5,700 5,500 -200 -3.51
5 BKSL 68 76 8 11.76
6 WSKT 1,420 1,470 50 3.52
7 TLKM 4,100 4,070 -30 -0.73
8 PSAB 240 220 -20 -8.33
9 PPRO 67 74 7 10.45
10 ESIP 370 318 -52 -14.05