Portal Berita Ekonomi Minggu, 22 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:52 WIB. Brazil - Presiden Brazil sudah tanda tangani peraturan liberalisasi ekonomi dengan mengurangi birokrasi
  • 16:30 WIB. China - AIIB akan investasi US$1,09 M untuk 6 proyek di Asean
  • 15:13 WIB. Mobil Listrik - China miliki 245 pos untuk ganti baterai pada Agustus,  107 diantaranya di Beijing
  • 15:09 WIB. China - Mobil Maserati yang recall akan diperbaiki dengan gratis
  • 15:06 WIB. China - Jumlah pos pengisian energi baru bertambah 9 ribu pos pada Agustus
  • 14:58 WIB. China - Maserati tarik 711 mobil di China karena ada cacat pada lampu (headlight beams)
  • 12:59 WIB. India - Petronet LNG akan pasok 5 juta ton per tahun LNG dari proyek Driftwood

Bumi Resources Mau Bangun Industrial Estate, Nilai Investasinya Wow Banget

Bumi Resources Mau Bangun Industrial Estate, Nilai Investasinya Wow Banget - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada tahun 2020 mendatang berencana untuk membangun sebuah industrial estate yang di dalamnya terdapat dua pabrik hilirisasi batu bara perseroan. Industrial Estate yang akan diberi nama Batuta tersebut berlokasi di Bangalon, Kalimantan Timur. 

Presiden Direktur Bumi Resources, Saptari Hoedjaja mengatakan bahwa Batuta merupakan salah satu diversifikasi dari pertambangan batu bara yang dimiliki perseroan. 

"Jadi, Batuta itu tempat atau industrial estate yang kita siapkan untuk membuat hilirisasi dari batu bara menjadi gas dari gas jadi metanol, dari gas bisa jadi diesel fuel dan lain-lain. Kemungkinan ground breaking 2020 pembangunan 3 tahun ya 2023 atau 2024 selesai," katanya, di Jakarta, Selasa (12/2/2019). 

Menurutnya, dana yang dibutuhkan perseroan untuk membangun dua pabrik hilirisasi batu bara tak tersebut sedikit. Diperkirakan, untuk dua pabrik yang bisa mengolah batu bara sebanyak 5 juta ton per tahun ini nilai investasinya mencapai US$2,5 miliar. 

"Perkiraan investasi US$2,5 miliar untuk dua pabrik. Kita akan pakai batu bara yang 4.200 kilo kalori perkilogram, penggunaannya maksimal sampai 5 juta ton termasuk pembangkit listrik," jelasnya. 

Ia menrincikan jika dana investai tersebut terdiri US$1,7 miliar untuk pabrik pengolahan batu bara menjadi metanol yang akan dijual perseroan ke pasar domesik. Kemudian, US$600 juta untuk pabrik batubara menjadi fuel diesel yang akan digunakan untuk keperluan sendiri. 

"Untuk dijualbelikan kemana-mana, Indonesia kan masih impor metanol, kita incar domestik. Diesel fuel dipakai sendiri karena kita pakai diesel fuel cukup banyak untuk menurunkan 30% cost dari itu," ujarnya.

Perseroan pun akan mencari partner guna membentuk usaha patungan (joint venture/JV). Akan tetapi, dalam menentukan langkah selanjutnya, Ari menegaskan bila pihaknya harus terlebih dahulu menunggu hasil uji kelayakan (feasibility study/FS). 

Ari menuturkan bila untuk membangun Batuta pihaknya telah melakukan riset selama kurang lebih dua tahun. Dimana, hingga saat ini BUMI masih melakukan proses FS yang ditargetkan akan selesai pada semester pertama tahun ini. 

"Feasibility study mudah-mudahan selesai semester pertama tahun ini dan habis itu kita bergerak cari investor dan pendanaan. Sekarang masih kita kerjakan sendiri. Nanti kita pelajari lagi karena masih FS," tandasnya

Tag: PT Bumi Resources Tbk (BUMI), Batubara

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Annisa Nurfitriyani

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.96 3,736.24
British Pound GBP 1.00 17,748.95 17,572.01
China Yuan CNY 1.00 2,001.27 1,981.48
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,155.00 14,015.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,608.41 9,511.98
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.08 1,789.13
Dolar Singapura SGD 1.00 10,276.61 10,169.80
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,648.35 15,492.18
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,384.74 3,348.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,113.77 12,980.46

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6231.473 -12.997 654
2 Agriculture 1373.405 5.845 21
3 Mining 1665.437 14.211 49
4 Basic Industry and Chemicals 880.940 -6.688 73
5 Miscellanous Industry 1168.551 -4.934 49
6 Consumer Goods 2224.357 -12.734 53
7 Cons., Property & Real Estate 500.602 -0.838 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1228.506 14.718 75
9 Finance 1256.024 -5.058 90
10 Trade & Service 796.555 -5.213 163
No Code Prev Close Change %
1 AHAP 56 75 19 33.93
2 KPAL 560 680 120 21.43
3 TIRA 244 286 42 17.21
4 SAPX 870 1,000 130 14.94
5 POLI 1,165 1,335 170 14.59
6 SMMA 10,000 11,000 1,000 10.00
7 POWR 1,010 1,100 90 8.91
8 HOTL 155 168 13 8.39
9 ABMM 1,805 1,950 145 8.03
10 SSTM 454 490 36 7.93
No Code Prev Close Change %
1 HOME 113 84 -29 -25.66
2 KRAH 1,500 1,135 -365 -24.33
3 VINS 136 103 -33 -24.26
4 OKAS 258 216 -42 -16.28
5 APEX 550 462 -88 -16.00
6 JKON 500 428 -72 -14.40
7 ALKA 488 420 -68 -13.93
8 FILM 480 416 -64 -13.33
9 TRIM 170 150 -20 -11.76
10 GGRP 945 855 -90 -9.52
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,270 1,250 -20 -1.57
2 HOME 113 84 -29 -25.66
3 MAMI 140 147 7 5.00
4 FREN 163 166 3 1.84
5 YELO 176 176 0 0.00
6 BBRI 4,220 4,160 -60 -1.42
7 IPTV 530 520 -10 -1.89
8 TLKM 4,210 4,290 80 1.90
9 KPAL 560 680 120 21.43
10 SWAT 118 120 2 1.69