Portal Berita Ekonomi Selasa, 22 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 0,98% pada level 23.716.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup negatif 2,38% pada level 2.332.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 1,29% pada level 3.274.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,91% pada level 2.463.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,09% pada level 5.799.
  • 16:08 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,27% terhadap Yuan pada level 6,78 CNY/USD.
  • 16:08 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,58% terhadap Dollar AS pada level 14.785 IDR/USD.

IPC Gandeng Dirjen Bea dan Cukai Genjot Layanan Tanjung Priok

IPC Gandeng Dirjen Bea dan Cukai Genjot Layanan Tanjung Priok
WE Online, Jakarta -

PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC melalui salah satu anak usahanya kembali membuat terobosan dengan melakukan digitalisasi layanan kepelabuhanan dengan menghadirkan Sistem Pintu Otomatis Tempat Penimbunan Sementara (Auto Gate System) yang terintegrasi dan terkoneksi dengan pelayanan bea cukai dalam terminal.

Hal tersebut guna memberikan kemudahan proses bongkar muat kendaraan kepada pengguna jasa, yaitu para eksportir kendaraan bermotor dalam bentuk jadi (CBU).

Diluncurkan di Terminal Internasional PT Indonesia Kendaraan Terminal TbK (IPCC), mengangkat tema Simplifikasi Ekspor Kendaraan Bermotor dalam Bentuk Jadi (CBU) ini dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita.

Penerapan Auto Gate System oleh IPCC menjawab kebutuhan para eksportir kendaraan atas kebutuhan relaksasi terkait ketentuan pengajuan dan perubahan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) sebelum masuk ke kawasan pabean berdasarkan pada proses bisnis perdagangan kendaraan yang memerlukan proses pengelompokan ekspor yang sangat kompleks.

Direktur Operasi IPC Prasetyadi menegaskan, menuju visi menjadi operator pelabuhan berkelas dunia, IPC akan secara agresif mendorong digitalisasi di seluruh cabang pelabuhan dan terminal yang dikelola anak usaha IPC Group.

"Penerapan sistem ini merupakan bagian dari digitalisasi teknologi menuju era baru pelabuhan yang mampu mempersingkat waktu pelayanan dan biaya operasional pelabuhan di Indonesia. Dalam jangka panjang, sistem ini akan mendorong peningkatan ekspor mobil Indonesia," jelas Prasetyadi di Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Baca Juga: Incar 5 Perusahaan Swasta, PII Minta Dana Rp1 T ke IPC

Baca Juga: PII Sudah Laksanakan Penyertaan Saham di Anak Usaha IPC

Dengan Auto Gate System, eksportir kendaraan dapat langsung mengirimkan kendaraan ke Tempat Penimbunan Sementara (TPS) di area pelabuhan melalui Sistem Pintu Otomatis TPS setelah mendapatkan persetujuan dari pejabat bea dan cukai, di antaranya meliputi Nota Pelayanan Ekspor (NPE), Persetujuan Konsolidasi Barang Ekspor (PKBE), persetujuan pemasukan barang asal dalam daerah pabean yang dikirim ke tempat lain dalam daerah pabean melewati tempat di luar daerah pabean, atau persetujuan pemasukan lainnya.

Sebelumnya eksportir dan importir kendaraan melakukan penumpukan kendaraan hasil produksi di luar area pelabuhan sebelum proses bea dan cukai untuk menunggu NPE sebagai syarat administrasi ekspor bea cukai.

Aplikasi Auto Gate System mengakomodasi kebutuhan perusahaan untuk dapat menggeser lokasi penumpukan barang ekspor ke dalam kawasan pelabuhan. Kemudahan pelayanan ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) di bawah naungan Kementerian Keuangan dan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian.

"IPC bersama dengan DJBC mencari cara-cara baru untuk meningkatan kualitas layanan dan efisiensi kepada pengguna jasa kepelabuhanan," lanjutnya.

"Auto Gate System tidak hanya memberikan kemudahan importir dan eksportir kendaraan, juga mengurangi biaya logistik secara langsung dengan memangkas proses ekspor dan impor barang, sehingga mendukung peningkatan daya saing produk-produk ekspor nasional," pungkas Prasetyadi.

IPCC merupakan anak usaha IPC yang mengelola terminal kendaraan terbesar ketiga di Asia Tenggara. Berlokasi di Pelabuhan Tanjung Priok, IPCC memiliki luas lahan penampungan sebesar 34 hektare dan kapasitas penuh sebanyak 780.000 unit kendaraan.

Baca Juga

Tag: PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) - Pelindo II, PT Indonesia Kendaraan Terminal (IPC Car Terminal), Tanjung Priok

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Agus Aryanto

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,960.94 3,921.43
British Pound GBP 1.00 19,033.39 18,841.06
China Yuan CNY 1.00 2,187.72 2,165.31
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,855.91 14,708.09
Dolar Australia AUD 1.00 10,721.51 10,607.47
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,916.99 1,897.72
Dolar Singapura SGD 1.00 10,906.62 10,794.14
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,475.01 17,299.66
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,593.59 3,555.26
Yen Jepang JPY 100.00 14,216.18 14,073.38
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4934.093 -65.267 707
2 Agriculture 1156.958 -29.674 24
3 Mining 1340.548 -15.994 47
4 Basic Industry and Chemicals 702.870 -6.150 80
5 Miscellanous Industry 849.133 -3.159 53
6 Consumer Goods 1846.211 -22.465 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.139 -2.692 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 813.187 -6.744 79
9 Finance 1061.669 -21.366 94
10 Trade & Service 626.543 -4.189 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 88 113 25 28.41
2 MTPS 376 470 94 25.00
3 KBAG 68 84 16 23.53
4 EPAC 336 398 62 18.45
5 NFCX 1,690 2,000 310 18.34
6 SGER 324 382 58 17.90
7 HELI 169 194 25 14.79
8 MTLA 354 400 46 12.99
9 DPNS 228 254 26 11.40
10 HOMI 620 680 60 9.68
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 100 93 -7 -7.00
2 SSTM 406 378 -28 -6.90
3 SINI 466 434 -32 -6.87
4 SQMI 176 164 -12 -6.82
5 PSGO 132 123 -9 -6.82
6 ROCK 1,395 1,300 -95 -6.81
7 DSFI 59 55 -4 -6.78
8 AGRO 326 304 -22 -6.75
9 DPUM 89 83 -6 -6.74
10 MASA 595 555 -40 -6.72
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,025 27,250 -775 -2.77
2 BBRI 3,190 3,130 -60 -1.88
3 BRIS 825 770 -55 -6.67
4 BBNI 4,590 4,540 -50 -1.09
5 BEST 169 168 -1 -0.59
6 PURA 136 144 8 5.88
7 TLKM 2,810 2,780 -30 -1.07
8 DEAL 132 144 12 9.09
9 BMRI 5,475 5,300 -175 -3.20
10 TOWR 1,025 1,020 -5 -0.49