Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:43 WIB. Suzuki - MPV 'murah' Suzuki dipermak, harga naik Rp3 juta.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - RatingĀ Bukalapak terjun bebas di App Store.
  • 18:42 WIB. Jokowi - Usai Bukalapak, #UninstallJokowi kian menggema.

Wamen ESDM: Sistem Online Kunci Transformasi Minerba

Foto Berita Wamen ESDM: Sistem Online Kunci Transformasi Minerba
Warta Ekonomi.co.id, Makassar -

Setelah diluncurkan pada 2 November 2018 oleh Wakil Menteri ESDM RI, Arcandra Tahar, aplikasi Minerba Online Monitoring System (MOMS) kini telah dimanfaatkan oleh perusahaan pertambangan mineral dan batubara (minerba) untuk melaporkan kegiatan produksi dan penjualan komoditasnya.

Arcandra mengungkapkan kehadiran aplikasi MOMS dan e-PNBP yang berbasis sistem online merupakan kunci transformasi minerba. Melalui aplikasi tersebut, pengawasan kegiatan usaha yang bergerak di bidang minerba akan lebih transparan. 

"Dengan MOMS, saat ini 100% perusahaan tambang di wilayah izin pusat telah registrasi, namun untuk perusahaan di wilayah izin daerah tingkat kepatuhannya masih rendah. Komitmen kita semua dibutuhkan untuk mengawal MOMS ini," ujar Arcandra saat membuka Sosialisasi MOMS dan e-PNBP di Makassar, Selasa (12/2/2019).

Baca Juga: BBM Turun, Arcandra Thahar: Bukan Karena Pemilu Ya, Bukan...

Arcandra mengingatkan lahirnya data produksi dan pemasaran nasional yang valid berasal dari data produksi dan penjualan perusahaan. "MOMS, e-PNBP, juga perizinan minerba online menjadi kunci penting transformasi minerba. Kita perbaiki sistem wujudkan birokrasi yang efektif dan efisien, pengusaha juga dimudahkan dalam mendapatkan pelayanan, dalam rangka sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat," ungkapnya.

Arcandra mengharapkan pada 2019 ini, sistem MOMS dapat diterapkan kepada seluruh perusahaan pertambangan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat dan daerah. Ia juga meminta kepada perusahaan minerba yang hadir untuk dapat melaporkan data setiap hari dengan transparan, sehingga daerah juga mendapat bagiannya dengan lebih fair.

"Di sinilah perlunya adanya peran serta pemerintah daerah, khususnya Dinas ESDM dan Inspektur Tambang. Kami sudah menugaskan Inspektur Tambang, memastikan seluruh pemegang IUP melakukan registrasi dan input data ke dalam sistem MOMS ini," imbuh Arcandra.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM RI, Bambang Gatot Ariyono, melaporkan hingga saat ini tercatat perusahaan pertambangan mineral dan batubara yang telah registrasi dalam sistem MOMS adalah sebanyak 540 perusahaan, terdiri dari 365 perusahaan batubara dan 175 perusahaan mineral.

"Hari ini 135 perusahaan di Indonesia bagian timur kami undang dan 3 hari ke depan akan diberikan bimbingan terkait MOMS dan e-PNBP. Kami berharap ke depan IUP CnC (Clear & Clean) yang berjumlah 4.500-an dapat mengisi ini semua sehingga transformasi pertambangan nasional akan semakin baik," ungkap Bambang.

MOMS dapat menerima data dan menganalisis data atas pelaporan produksi dan penjualan yang disampaikan pelaku usaha kepada Pemerintah atau Pemerintah Daerah yang kemudian disajikan menjadi data yang akurat dan real time yang mudah diakses internal dan eksternal. 

Dengan adanya penyampaian data yang cepat, akurat dan up to date akan memberikan kemudahan kepada Pemerintah dalam menyusun kebijakan nasional sub sektor minerba. Infrastruktur sistem monitoring produksi dan penjualan mineral dan batubara mampu melakukan pemantauan dan menampilkan informasi dalam bentuk perangkat mobile, antara lain:

a.Data Profil Perusahaan;

b.Data Cadangan Mineral dan Batubara;

c.Data Produksi Tambang Mineral dan Batubara;

d.Data Pengolahan Mineral dan Batubara;

e.Data Pemurnian Mineral dan Batubara;

f.Data Inventori Mineral dan Batubara; dan

g.Data Penjualan dan Harga produk Mineral dan Batubara.

Sementara itu, selama enam bulan penggunaan e-PNBP Minerba hingga Januari 2019 jumlah perusahaan yang registrasi di e-PNBP Minerba sebanyak 1.023 perusahaan yang terdiri dari: 68 PKP2B, 32 KK, 3 IUP BUMN, 72 IUP PMA, dan 848 IUP Daerah dengan jumlah transaksi PNBP sebesar Rp1,91 Triliun. 

Aplikasi e-PNBP minerba telah digunakan oleh perusahaan untuk membayar PNBP mineral dan batubara berupa Iuran tetap, Royalti, dan Penjualan Hasil Tambang sejak tanggal 1 Agustus 2018 berdasarkan Surat Edaran Dirjen Minerba Nomor 8 Tahun 2018 tanggal 25 Juni 2018. 

Untuk meningkatkan jumlah perusahaan menggunakan e-PNBP Minerba maka pembayaran langsung melalui SIMPONI ditutup sejak tanggal 1 Februari 2019 sehingga pembayaran PNBP dialihkan ke e-PNBP Minerba yang telah terintegrasi dengan SIMPONI. 

Baca Juga: Kementerian ESDM Terus Dorong Penggunaan Energi dari Minyak Sawit

Selanjutnya Kementerian Keuangan telah menginformasikan kepada para pengguna SIMPONI bahwa pembayaran PNBP minerba berupa Iuran Tetap, Royalti, dan Penjualan Hasil Tambang menggunakan e-PNBP Minerba sejak tanggal 1 Maret 2019.  

Tag: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Arcandra Tahar

Penulis: Tri Yari Kurniawan

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31