Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 Juli 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:22 WIB. Olimpiade -  Ketua MPR dukung penuh pencalonan Indonesia jadi tuan rumah Olimpiade 2032.
  • 22:50 WIB. India - Paytm (perusahaan pembayaran digital India) peroleh transaksi US$ 150 juta dari eBay untuk perkuat daya tawar dengan Amazon
  • 22:09 WIB. Pelindo II - Pelindo II belum merealisasikan rencana pembelian 49% saham KBS.
  • 22:00 WIB. KAI - KAI sedang memesan sebanyak 886 unit kereta untuk menambah kapasitas angkut.
  • 21:21 WIB. China - Alibaba Group kembangkan AI untuk deteksi penyakit jantung.
  • 21:20 WIB. INKA - INKA akan menyelesaikan 448 unit kereta pesanan PT KAI hingga akhir 2019.
  • 21:02 WIB. WIKA - WIKA menargetkan mendapatkan kontrak baru dari sejumlah negara pada semester II 2019.
  • 20:09 WIB. Mandiri - Mandiri menyalurkan KUR sebesar Rp10,54 triliun hingga Juni 2019.
  • 19:43 WIB. PNM - PNM menargetkan penyaluran dana Rp14 triliun tahun ini.
  • 19:11 WIB. GMF - GMF akan menggandeng mitra untuk membangun hanggar baru.
  • 18:50 WIB. WSKT - Waskita Karya mewajibkan kepala proyek untuk melaporkan LHKPN.
  • 18:14 WIB. India - India akan melakukan upaya kedua mendaratkan roket di bulan pada 22 Juli.
  • 18:14 WIB. Logistik - BGR Logistics menggandeng Pos Indonesia dan Pos Logistik.
  • 15:55 WIB. Kevin Spacey - Jaksa Massachusetts menarik kasus kriminal sex Kevin Spacey terhadap remaja pria 18 tahun.

Sandiaga: Saya Memang Anak Mami

Sandiaga: Saya Memang Anak Mami - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Ibunda cawapres Sandiaga Uno, Mien Uno menantang pihak yang menyebut anaknya bersandiwara untuk minta maaf. Hal itu bagi Sandi adalah hal manusiawi yang dilakukan seorang ibu.

"Karena bagi seorang ibu, apapun buat anaknya pasti akan membela. Itu sangat manusiawi," ujarnya di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Ia mengaku tak masalah jika kemudian disebut anak mami. Sebab bagaimana pun berkat ridho dan restu sang ibunda, dirinya terjun ke politik.

Baca Juga: JK 'Larang' Ahok Masuk TKN, Wakil Ketua TKN Tegaskan....

"Saya ini begini karena ibu saya. Ibu saya usianya 77 tahun, saya diajarin dari kecil sampai sekarang, ya saya memang anak ibu saya. Jadi kalau dibilang, kalau dituduh yang macem-macem, ya saya dengan bangga bahwa saya emang anak ibu saya," tegasnya.

"Saya urat bapernya udah putus. Nggak ada saya, Nggak baper. Kalau dikatain anak mami, memang anak mami. Masa anak tetangga, anak tante, kan nggak," sambungnya.

Karena itu, Sandi heran jika ada pihak yang melarang sang ibunda ikut terjun ke politik untuk membelanya. Sebab sosok ibu tak bisa dipisahkan perannya dari politik. Bahkan menyontohkan peran Fatmawati, isteri Presiden RI ke-1 Sukarno yang menjahit bendera merah putih. Begitu juga RA Kartini.

"Kenapa ibu-ibu nggak boleh dibawa ke politik. Ibu harus jadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses politik," katanya.

Selain itu, mengaku khawatir dengan sang ibu yang mengatakan sakit hati karena dituding bersandiwara. Mengingat sang ibu mengetahui betul karakter dirinya. Juga khawatir ibunya mendapat serangan dari sang rival karena membelanya. Sandi tak mau ibunya semakin tersakiti.

"Semua yang saya lakukan demi ridho ibu. Saya masuk politik juga meminta izin ridho dari ibu saya. Tidak akan mungkin menyakiti hati, perasaan ibu saya atau ibu-ibu yang lain. Saya berjuang untuk ibu-ibu di seluruh Indonesia. Saya ingin mereka bahagia. Tapi kalau mereka tercoreng hatinya karena dituduh, karena dianggap rekayasa sakit hatinya ini yang saya khawatirkan, kita nggak bisa mendapatkan ridho kalau ibu-ibu kita tidak kita hargai," jelasnya.

"Jadi bagi saya, harus memastikan ibu nggak sakit hati. Karena kalau ibu sakit hati dan tidak ridho, kualat sama ibu kita," tutupnya.

Tag: Sandiaga Salahuddin Uno, Mien Uno, politik, Pemilu

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Wahdi Septiawan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,744.80 3,707.38
British Pound GBP 1.00 17,469.01 17,293.50
China Yuan CNY 1.00 2,042.73 2,022.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,046.00 13,906.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,864.51 9,764.79
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,797.93 1,779.95
Dolar Singapura SGD 1.00 10,329.46 10,225.00
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,782.09 15,622.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,415.86 3,379.34
Yen Jepang JPY 100.00 13,045.42 12,914.19

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6403.294 8.685 652
2 Agriculture 1359.779 -0.916 21
3 Mining 1655.430 15.724 49
4 Basic Industry and Chemicals 816.021 16.130 72
5 Miscellanous Industry 1264.885 5.069 49
6 Consumer Goods 2385.818 14.333 53
7 Cons., Property & Real Estate 495.521 0.306 80
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1233.628 3.292 74
9 Finance 1316.824 -9.517 91
10 Trade & Service 816.856 -0.632 163
No Code Prev Close Change %
1 HRME 545 680 135 24.77
2 POLU 1,010 1,260 250 24.75
3 ARKA 830 1,035 205 24.70
4 PICO 390 486 96 24.62
5 GLOB 406 505 99 24.38
6 PAMG 362 416 54 14.92
7 SAPX 655 745 90 13.74
8 MINA 1,250 1,400 150 12.00
9 INPP 720 800 80 11.11
10 SOTS 270 300 30 11.11
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 480 372 -108 -22.50
2 BRAM 14,000 11,200 -2,800 -20.00
3 PCAR 2,430 2,010 -420 -17.28
4 TMAS 210 174 -36 -17.14
5 AKSI 338 284 -54 -15.98
6 ARTA 400 342 -58 -14.50
7 POSA 242 214 -28 -11.57
8 BTEK 83 74 -9 -10.84
9 SKBM 440 400 -40 -9.09
10 OASA 290 264 -26 -8.97
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 344 350 6 1.74
2 IPTV 244 242 -2 -0.82
3 MNCN 1,420 1,365 -55 -3.87
4 POSA 242 214 -28 -11.57
5 ANTM 900 950 50 5.56
6 BBRI 4,520 4,450 -70 -1.55
7 INKP 7,900 8,475 575 7.28
8 INCO 3,130 3,180 50 1.60
9 BKSL 134 142 8 5.97
10 INOV 422 442 20 4.74