Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Siemens Dukung Pasar Energi Indonesia Melalui Solusi Energi Rendah Karbon

Siemens Dukung Pasar Energi Indonesia Melalui Solusi Energi Rendah Karbon
WE Online, Jakarta -

Indonesia, dengan sumber energi baru dan terbarukan (EBT) yang melimpah
seperti angin, matahari, biomassa, hidro, dan panas bumi, menyatakan
keseriusannya untuk mencapai target 23 persen pada tahun 2025, dan 31 persen
pada tahun 2050. Hal ini merupakan bagian dari rencana Indonesia untuk
mengurangi emisi gas rumah kaca serta sejalan dengan Perjanjian Paris tentang
Perubahan Iklim yang ditandatangani pada tahun 2016.

Menyadari adanya peluang besar yang ditawarkan oleh pasar EBT ini, Siemens Indonesia menghadirkan teknologi serta keahlian untuk solusi energi rendah karbon atau ramah lingkungan untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam memenuhi target emisi nasional. Upaya untuk mengurangi emisi karbon serta memenuhi permintaan akan kebutuhan energi yang terus meningkat, dikarenakan bertumbuhnya populasi nasional, pastinya membutuhkan sebuah solusi inovatif dan modern.

Divisi Manajemen Energi - Digital Grid PT Siemens Indonesia memperkenalkan SICAM Microgrid Control dan SICAM Microgrid PV Control System. Sistem fotovoltaik yang
diperuntukan bagi pembangkit listrik tenaga surya ini memonitor dan mengontrol
catu daya di jaringan distribusi listrik otonom sehingga mampu menyediakan
manajemen energi yang efisien dan andal. Sistem ini menawarkan komunikasi yang
fleksibel, kontinuitas tanpa batas, keamanan yang maksimum dan migrasi tanpa
batas, sehingga menjamin penggunaan yang optimal dari sistem pembangkit listrik.

Menurut Gerald Quaas, Kepala Divisi Digital Grid, PT Siemens Indonesia,Siemens
merupakan mitra handal dalam menyediakan solusi dan teknologi yang modern dan
inovatif.

"Saat ini kami mendukung transformasi energi di Vietnam dengan memasok
sistem dan layanan pemantauan dan kontrol ke pembangkit listrik tenaga surya
terbesar di negara itu. Hal ini menunjukkan komitmen dan kemampuan kuat dari
Siemens Indonesia untuk memberikan solusi dan teknologi berkualitas ke berbagai
negara bagi dan kami bangga karena hal ini dikerjakan oleh karyawan lokal," ujar Gerald Quaas dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Ia menyebutkan bahwa solusi ini telah berhasil diterapkan dan terbukti menjalankan fungsi pemantauan dan pengendalian jaringan dengan baik, seperti di pembangkit listrik tenaga surya terbesar Vietnam yang terletak di provinsi Vietnam selatan, Ninh Thuan.

"Proyek yang rencananya akan beroperasi pada pertengahan 2019 dapat menghasilkan
hingga 425 Gigawatt jam (GWh) per tahun, cukup untuk melistriki 200.000 rumah
dan menghemat sekitar 250.000 ton CO2. Siemens akan memasok inverter,
transformator daya dan distribusi, Panel Tegangan Menengah (PTM) berinsulasi
gas, pemutus sirkuit, dan sistem pemantauan dan control pada proyek pembangkit
listrik tenaga surya pertama Siemens di Asia Tenggara," Quaas menambahkan.

Sebagai bagian dari proyek ini, Ia melanjutkan, Siemens Indonesia mengambil bagian dalam penyediaan sistem pemantauan dan kontrol, yang terdiri dari SICAM Micro Grid PV Control System dan SCADA.

"Dimana semua bagian dari solusi ini diproduksi dari fasilitas pabrik Siemens yang berlokasi di Pulomas, Jakarta dan akan dikirim ke lokasi proyek pada kuartal pertama tahun 2019 dengan pemasangan dan pengujian direncanakan selesai pada pertengahan tahun 2019," pungkasnya.

Baca Juga

Tag: PT Siemens Indonesia, Energi Terbarukan

Penulis/Editor: Kumairoh

Foto: PT Siemens Indonesia

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,956.98 3,917.50
British Pound GBP 1.00 19,218.70 19,023.06
China Yuan CNY 1.00 2,196.09 2,173.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,841.84 14,694.16
Dolar Australia AUD 1.00 10,856.81 10,741.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.08 1,896.00
Dolar Singapura SGD 1.00 10,939.66 10,826.82
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,586.10 17,406.70
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,597.15 3,557.91
Yen Jepang JPY 100.00 14,156.66 14,011.79
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5059.223 20.822 707
2 Agriculture 1171.729 -22.067 24
3 Mining 1370.434 12.402 47
4 Basic Industry and Chemicals 724.951 10.929 80
5 Miscellanous Industry 866.535 -7.832 53
6 Consumer Goods 1884.335 4.638 60
7 Cons., Property & Real Estate 347.883 3.847 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 838.076 14.829 79
9 Finance 1093.794 -6.183 94
10 Trade & Service 636.535 12.642 175
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 51 66 15 29.41
2 JMAS 133 172 39 29.32
3 AKSI 362 452 90 24.86
4 TFCO 330 412 82 24.85
5 JSKY 244 296 52 21.31
6 AIMS 141 170 29 20.57
7 SOHO 9,475 11,350 1,875 19.79
8 AMIN 228 270 42 18.42
9 ASBI 322 376 54 16.77
10 LRNA 131 150 19 14.50
No Code Prev Close Change %
1 ENZO 115 107 -8 -6.96
2 PCAR 320 298 -22 -6.88
3 ATIC 585 545 -40 -6.84
4 SSTM 468 436 -32 -6.84
5 SIPD 1,190 1,110 -80 -6.72
6 AALI 10,800 10,075 -725 -6.71
7 BEST 194 181 -13 -6.70
8 ROCK 1,570 1,465 -105 -6.69
9 DNAR 240 224 -16 -6.67
10 AISA 244 228 -16 -6.56
No Code Prev Close Change %
1 BBCA 28,775 28,150 -625 -2.17
2 BBRI 3,200 3,220 20 0.62
3 JSKY 244 296 52 21.31
4 ASRI 117 131 14 11.97
5 BEST 194 181 -13 -6.70
6 MEDC 420 430 10 2.38
7 TLKM 2,820 2,890 70 2.48
8 AISA 244 228 -16 -6.56
9 BBNI 4,720 4,740 20 0.42
10 MDKA 1,575 1,600 25 1.59