Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:15 WIB. Huawei - Huawei bikin iPhone tak berdaya di China.
  • 18:23 WIB. Samsung - Samsung mau rilis ponsel tiap bulan.
  • 18:21 WIB. WhatsApp - WhatsApp Business segera hadir di iPhone.
  • 18:20 WIB. Twitter - Fitur mirip Insta Story bakal hadir di Twitter. 
  • 18:19 WIB. Samsung - Samsung kenalkan Galaxy Tab paling ringan dan tipis.
  • 17:43 WIB. Suzuki - MPV 'murah' Suzuki dipermak, harga naik Rp3 juta.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - Rating Bukalapak terjun bebas di App Store.
  • 18:42 WIB. Jokowi - Usai Bukalapak, #UninstallJokowi kian menggema.

Mau Pinjam Uang di Fintech? Ikuti Tips Ini

Foto Berita Mau Pinjam Uang di Fintech? Ikuti Tips Ini
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Kehadiran fintech memang sangat memudahkan masyarakat yang ingin melakukan pinjaman dana. Tapi di balik itu, masyarakat tetap diimbau waspada. Pasalnya tidak sedikit fintech yang beredar di tengah masyarakat adalah fintech ilegal yang bisa membuat mereka tertipu dan menimbulkan masalah baru.

Baru-baru ini saja, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tergabung dalam Satgas Waspada Investasi telah membekukan sebanyak 231 fintech peer to peer (P2P) lending ilegal dan tidak berizin.

Oleh sebab itu, agar tidak tertipu saat melakukan pinjaman di fintech P2P lending, Satgas Waspada Investasi punya tips untuk Anda. Pertama, bila ingin melakukan pinjaman, pinjamlah pada fintech P2P lending yang terdaftar di OJK.

"Kemudian pinjam sesuai kebutuhan dan kemampuan. Pinjam untuk kepentingan yang produktif, dan pahami manfaat, biaya, bunga, jangka waktu, denda, dan risikonya," kata Ketua Satgas Waspada Investasi Tongam L Tobing di Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Tongam mengatakan, informasi mengenai daftar entitas fintech P2P lending yang terdaftar atau memiliki izin dari OJK dapat diakses melalui www.ojk.go.id.

"Jika masyarakat ingin memanfaatkan layanan fintech P2P lending, sebaiknya bertanya atau berkonsultasi kepada OJK melalui kontak OJK 157, email konsumen@ojk.go.id atau waspadainvestasi@ojk.go.id," jelasnya.

Baca Juga: OJK Bekukan 231 Fintech P2P Lending Ilegal

Baca Juga: Makin Menjamur, Ada 11 Fintech Baru Terdaftar di OJK

Saat ini, sampai Februari sudah ada 99 perusahaan fintech P2P lending yang terdaftar dan berizin OJK. Khusus untuk perusahaan yang berizin dan terdaftar di OJK, berbagai ketentuan sudah dikeluarkan OJK dan AFPI untuk melindungi konsumen peminjam dan pemberi pinjaman.

"Seperti diatur dalam POJK 77, OJK mewajibkan penyelenggara atau platform fintech P2P lending untuk mengedepankan keterbukaan informasi terhadap calon pemberi pinjaman dan peminjamnya agar dapat menilai tingkat risiko peminjam dan menentukan tingkat bunga," papar Tongam.

Lebih lanjut, katanya, setiap fintech P2P lending yang telah terdaftar di OJK telah dilarangmengakses daftar kontak, berkas gambar, dan informasi pribadi dari smartphone pengguna fintech yang tidak berhubungan langsung dengan pengguna.

Kemudian, setiap bentuk kerja sama penyelenggara dengan pihak ketiga, antara lain kerja sama penagihan, wajib disampaikan kepada OJK untuk dilakukan penilaian apakah kerja sama dapat dilanjutkan atau tidak.

"Bagi masyarakat yang sudah atau merasa dirugikan oleh kegiatan perusahaan fintech P2P lending yang tidak terdaftar atau berizin OJK, Satgas menyarankan untuk segera melapor kepada pihak kepolisian untuk segera ditindaklanjuti," tutup Tongam.

Tag: Financial Technology (FinTech), OJK

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Unsplash/Rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31