Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:43 WIB. Suzuki - MPV 'murah' Suzuki dipermak, harga naik Rp3 juta.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - RatingĀ Bukalapak terjun bebas di App Store.
  • 18:42 WIB. Jokowi - Usai Bukalapak, #UninstallJokowi kian menggema.

Bisnis Properti Sulit Melaju Kencang, Ini Penyebabnya

Foto Berita Bisnis Properti Sulit Melaju Kencang, Ini Penyebabnya
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pertumbuhan bisnis properti relatif stagnan sepanjang 2018 . Kondisi itu disebabkan oleh beberapa faktor. Survei Harga Properti Residensial (SHPR) Bank Indonesia mengungkapkan sebanyak 18,84%  konsumen menyatakan bahwa suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) saat ini dianggap masih cukup tinggi.

Selain itu faktor lainnya yang menjadi penghambat pertumbuhan properti antara lain adanya uang muka pembelian rumah (17% responden), pajak (15,16% responden), kenaikan bahan bangunan (14,72% responden), dan kesulitan dalam pengurusan perijinan (14,47% responden).

Sementara itu BI memperkirakan kenaikan harga properti residensial pada kuartal I/2019 akan meningkat. Hal ini terindikasi dari kenaikan indeks harga properti residensial (IHPR) kuartal I/2019 yang sebesar 0,42% dibandingkan kuartal yang sama periode sebelumnya (quarter to quarter/ qtq), lebih tinggi dibanding kan 0,35% (qtq) pada kuartal sebelumnya, terutama disebabkan oleh kenaikan harga bangunan dan upah tenaga kerja.

Baca Juga: Pasar Properti Belum Menggeliat di Awal Tahun 2019

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Agusman, mengatakan, peningkatan kenaikan harga rumah diperkirakan terjadi pada rumah tipe kecil dari 0,39% (qtq) menjadi 0,59% (qtq) dan pada rumah tipe menengah dari 0,28% (qtq) menjadi 0,38% (qtq).

“Sementara untuk rumah tipe besar, kenaikan harga melambat dari 0,39% (qtq) menjadi 0,29% (qtq),” kata Agusman. Adapun secara tahunan, kenaikan harga properti residensial pada kuartal I/2019 diperkirakan melambat dari 2,98% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy) pada kuartal sebelumnya menjadi 1,96% (yoy).

Berdasarkan tipe bangunan, melambatnya kenaikan harga terjadi pada semua tipe rumah. Kenaikan harga rumah tipe kecil diperkirakan melambat dari 4,80% (yoy) menjadi 3,05% (yoy), rumah tipe menengah dari 2,54% (yoy) menjadi 1,61% (yoy), dan rumah tipe besar dari 1,60% (yoy) menjadi 1,24% (yoy).

Berdasarkan wilayah, kenaikan harga rumah tertinggi diperkirakan terjadi di Kota Bandar Lampung, sedangkan penurunan harga terdalam terjadi di Kota Balikpapan.

Baca Juga: Infrastruktur Rampung, Pengusaha Properti Optimis Jalani 2019

Tag: Properti, Bank Indonesia (BI)

Penulis: Boyke P. Siregar

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31