Portal Berita Ekonomi Minggu, 17 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:26 WIB. Rusunawa - Kementerian PUPR targetkan pembangunan Rusunawa Pasar Rumput selesai tahun ini.
  • 16:25 WIB. BNI - BNI sudah menyalurkan KUR Rp18,8 miliar lewat program perhutanan sosial.
  • 16:25 WIB. PTPP - PTPP tengah membidik sejumlah paket tender dengan skema kerja sama pemerintah dengan KPBU pada 2019.
  • 16:20 WIB. ADHI - Adhi Karya menanti pembayaran dari KAI untuk proyek LRT Jabodebek.
  • 16:15 WIB. Pertamina - Pertamina menargetkan seluruh SPBU menerapkan digitalisasi paling lambat pada Juni 2019.
  • 12:55 WIB. Perikanan - KKP bekerja sama dengan Perindo untuk memperkuat sistem logistik perikanan nasional.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - RatingĀ Bukalapak terjun bebas di App Store.

Rupiah KO Lagi, Bisakah Berharap Lebih?

Foto Berita Rupiah KO Lagi, Bisakah Berharap Lebih?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Nilai tukar rupiah kembali mendapat tekanan hingga harus kembali berada di klasemen terbawah sebagai mata uang terkuat di dunia. Tak banyak sentimen negatif yang membayangi rupiah, namun sayangnya dolar AS dan mata uang Asia lainnya tak memberi ruang bagi rupiah untuk unjuk kebolehan.

Pada awal pembukaan pasar spot pagi tadi saja, rupiah sudah terdepresiasi 0,25% ke level Rp14.090 per dolar AS. Jelang siang, nilai depresiasi rupiah kian menebal hingga nyaris menembus level Rp14.100. 

Baca Juga: Kasihan Dolar AS: Habis Manis Sepah Dibuang

Pada pukul 10.30 WIB, depresiasi rupiah sudah mencapai 35 poin atau 0,25% dan membawa rupiah pada level Rp14.093. Bukan hanya dolar AS, nasib rupiah juga kini suram di hadapan dolar Australia, euro, dan poundsterling karena terdepresiasi masing-masing sebesar 0,45%, 030%, dan 0,32%. 

Lalu, bagaimana gerak rupiah di kandangnya sendiri? Jika kemarin rupiah sempat merasakan kejemawaannya karena menjadi mata uang terkuat di Asia, kini hal itu telah sirna. Pasalnya, rupiah nyaris melemah di hadapan seluruh mata uang Asia. Hanya baht yang mampu diungguli rupiah, itu pun tipis hanya sebesar 0,04%.

Rupiah harus kembali tertekan 0,19% terhadap yuan, 0,28% terhadap dolar Hongkong, 0,25% terhadap yen, 0,16% terhadap won, 0.34% terhadap dolar Singapura, dan 0,24% terhadap dolar Taiwan. 

Asal tahu saja, kini rupiah hanya bertemankan yuan (-0,05%), won (-0,03%), baht (-0,16%), dan dolar Taiwan (-0,01%) sebagai mata uang Asia yang KO di hadapan dolar AS. 

Baca Juga: Nasib Rupiah: karena Nila Setitik, Rusak Susu Sebelanga

Selebihnya, mata juara Asia lainnya berhasil mengungguli dolar AS. Dolar Singapura unggul 0,13% di hadapan dolar AS. Lalu diikuti oleh yen sebesar 0,03% dan dolar Hongkong sebesar 0,02%. 

Meskipun demikian, rupiah masih mempunyai sedikit harapan pada upaya damai dagang antara AS-China. Setidaknya, sampai dnegan 01 Maret 2019 mendatang rupiah bisa mempersiapkan diri untuk segala kemungkinan. Pasalnya, jika di tenggat waktu tersebut tidak tercapai kesepakatan antara AS-China soal cukai produk, tak ayal hal itu akan kembali menggoncang perekonomian dunia, termasuk Indonesia. 

Tag: Nilai Tukar Rupiah, Dolar Amerika Serikat (AS), Perang Dagang, Gencatan Senjata Perang Dagang

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: REUTERS/Edgar Su

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31