Portal Berita Ekonomi Senin, 18 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:59 WIB. Apple - Apple persiapkan jajaran produk baru untuk 2019.
  • 12:43 WIB. Twitter - Ada 1,5 juta tweet seputar Debat Pilpres 2019 semalam.
  • 12:00 WIB. IHSG - Jeda siang, IHSG ditutup hijau 1,20% ke level 6.466,04.
  • 11:53 WIB. Suspensi - BEI suspensi saham lima emiten publik karena belum lunasi pokok dan denda ALF 2019. 
  • 11:27 WIB. Australia - Australia siap buka gerbang ekspor otomotif dari Indonesia.

2018, Laba BNI Syariah Naik 35% Jadi Rp416,08 Miliar

Foto Berita 2018, Laba BNI Syariah Naik 35% Jadi Rp416,08 Miliar
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Sepanjang tahun 2018 lalu, PT Bank BNI syariah mencatatkan laba bersih Rp416,08 M, naik 35,67 persen dibanding tahun 2017.

Menurut Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, capaian tersebut disokong oleh ekspansi Pembiayaan Syariah, peningkatan Fee Based, dan rasio dana murah yang optimal.

Selain itu, aset BNI Syariah juga tercatat naik 17,88 persen menjadi Rp41,05 Triliun. Dari sisi bisnis khususnya penghimpunan dana, Dana Pihak Ketiga (DPK) BNI Syariah mencapai Rp35,50 Triliun atau tumbuh 20,82% dengan jumlah nasabah mencapai lebih dari 3 juta. Komposisi DPK tersebut didominasi oleh dana murah (Giro dan Tabungan) yang mencapai 55,82 persen. Komposisi dana murah ini juga meningkat jika dibanding tahun sebelumnya (51,60%).

"Dari sisi penyaluran dana, BNI Syariah telah menyalurkan Pembiayaan sebesar Rp28,30 triliun atau naik 19,93%. Komposisi pembiayaan tahun 2018 disumbang oleh segmen Konsumer sebesar Rp13,92 Triliun (49,17%), diikuti segmen Komersial Rp7 Triliun (21,08%), segmen mikro Rp1,08 Triliun (3,82%), segmen Kecil dan Menengah sebesar Rp5,97 Triliun (21,09%) dan Hasanah Card Rp332,69 Miliar (1,18%). Dalam menyalurkan pembiayaan BNI Syariah terus menjaga kualitas pembiayaan, dimana pada tahun 2018 berhasil menjaga rasio Non Performing Financing (NPF) dibawah 3% yaitu sebesar 2,93%," kata dia di Jakarta, Kamis (14/2/2018).

Kepercayaan stakeholders atas kinerja BNI Syariah dibuktikan melalui 57 penghargaan yang diperoleh BNI Syariah sepanjang tahun 2018 diantaranya 3 penghargaan internasional, yaitu Alpha Southeast Asia Award 2018 untuk Best Commercial Bank in Indonesia kategori Islamic Bank, Islamic Business & Finance Award 2018 untuk Best Commercial Bank kategori Bank Syariah Buku 2, dan The Best Sharia Bank in Asia & Turkey 2018 and The Best Global Leader in Asia & Turkey 2018 dari Majalah Economic Review; selain penghargaan terkait kinerja dari Infobank Award 2018 sebagai Bank Syariah Terbaik dengan Kinerja Terbaik tahun 2013-2017 Bank Syariah kategori aset >Rp 25 Triliun, Sharia Investor Award 2018 sebagai Bank Syariah Terbaik kategori aset >Rp 10 Triliun, Indonesia Banking Award 2018 sebagai The Most Efficient Bank & The Most Reliable Bank kategori asset >Rp 10 Triliun, dan penghargaan lainnya.

Pencapaian tersebut merupakan wujud nyata kepercayaan masyarakat terhadap BNI Syariah juga hasil kinerja dan doa seluruh insan hasanah yang terus berkarya untuk BNI Syariah. Hal ini ditunjang oleh komitmen BNI Syariah untuk memberikan kontribusi maksimal dalam pertumbuhan ekonomi syariah, salah satunya dengan berperan aktif dalam pengembangan halal ecosystem.

Menurut State of The Global Islamic Economy Report 2017, potensi industri halal mencakup Islamic Fashion, Halal Food, Haji & Umroh, Halal Tourism, dan Islamic education serta ZISWAF mencapai lebih dari Rp3.400 Triliun.

"Di tahun 2018, BNI Syariah telah menyelenggarakan beberapa kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan halal ecosystem, seperti Deureuham (Derap Ekapreneur Hasanah Mulia), Pelatihan Manajemen Masjid, Benteng Hasanah di Batas Negeri," kata dia.

Tahun 2019 BNI Syariah mencanangkan sebagai tahun Quality Growth dimana BNI Syariah diharapkan dapat tumbuh secara berkualitas baik dari sisi kapabilitas organisasi maupun secara bisnis termasuk untuk Pembiayaan. Pilihann ini dinilai relevan untuk menghadapi sejumlah tren yang berkembang pada tahun ini, baik level global diantaranya Perang Dagang antara Amerika Serikat dan China, kecenderungan naiknya reference rate juga adanya Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif. Secara umum pada 2019 BNI Syariah akan meningkatkan ekspansi pembiayaan sektor komersil secara selektif kepada nasabah yang memiliki tingkat risiko rendah seperti BUMN.

"Alhamdulillah market share kita terus naik, tahun 2018 lalu mendekati 9% (8,85%) harapannya tahun ini bisa 10%. Secara bankwide kami akan meningkatkan porsi pembiayaan pada segmen ritel (small and medium) dan sedikit menurunkan porsi segmen komersial. Pada 2019, kami menargetkan segmen komersial tumbuh di kisaran 20%. Dengan penyaluran yang dilakukan secara prudent, kami meyakini bahwa NPF segmen ini bisa terjaga bawah 2%," kata dia

Tag: PT Bank BNI Syariah, Perbankan

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Kumairoh

Foto: Yosi Winosa

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,780.63 3,741.87
British Pound GBP 1.00 18,315.27 18,130.41
China Yuan CNY 1.00 2,095.36 2,074.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,177.00 14,035.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.64 10,040.64
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,806.54 1,788.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,463.50 10,352.59
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,046.95 15,884.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,479.02 3,440.79
Yen Jepang JPY 100.00 12,826.38 12,696.76

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31