Portal Berita Ekonomi Sabtu, 16 Februari 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 17:43 WIB. Suzuki - MPV 'murah' Suzuki dipermak, harga naik Rp3 juta.
  • 17:41 WIB. Bukalapak - RatingĀ Bukalapak terjun bebas di App Store.
  • 18:42 WIB. Jokowi - Usai Bukalapak, #UninstallJokowi kian menggema.

Fintech Danamas Proyeksikan Pencairan Kredit 120%, Ini Realisasinya...

Foto Berita Fintech Danamas Proyeksikan Pencairan Kredit 120%, Ini Realisasinya...
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Fintech Danamas (PT Pasar Dana Pinjaman) memproyeksikan pencairan kredit sebesar 120% atau sekitar Rp2,3 triliun. Perkiraan itu berlaku dari tahun 2018 ke 2019. Hingga saat ini, Rp1,43 triliun dari proyeksi tersebut sudah terealisasi, alias tersalurkan kepada para peminjam.

Direktur Utama Danamas, Dani Lihardja, mengatakan, proyeksi pencairan pinjaman itu meningkat Rp1 triliun dari target sebelumnya. Meskipun berani menambahkan target, ia mengaku, mendirikan fintech itu tak mudah.

"Mendirikan fintech itu bergantung pada ekosistemnya. Kalau buat pinjaman online yang ilegal itu baru gampang. Nah, kalau kita kan ada ekosistemnya," ujar Dani kepada Warta Ekonomi, Kamis (14/2/2019).

Baca Juga: 16 Perusahaan Fintech Studi Banding ke Danamas

Ekosistem bisnis Danamas sendiri saat ini terdiri atas pelaku usaha produktif mikro, tepatnya penjual pulsa, serta pembayaran. Untuk saat ini, layanan pembayaran yang tergabung secara resmi adalah Traveloka Pay.

"Ada beberapa pihak yang akan bekerja sama juga, tetapi belum bisa saya sebutkan namanya," tambah Dani.

Peminjam Danamas masih didominasi oleh para pelaku usaha produktif, yakni sebesar 120 ribu orang. Sementara untuk Traveloka Pay, Dani tak menyebutkan angka detailnya. Namun, bukan tak mungkin jika 18 juta nasabah Traveloka berpotensi menjadi peminjam di Danamas, begitu kata sang direktur.

"Masih didominasi pulsa, Traveloka Pay baru bergabung sekitar Agustus atau September tahun lalu. Tetapi, 18 juta nasabah traveloka yang potensial jadi punya fasilitas loan dari Danamas di masa depan," jelas Dani.

Adapun pinjaman yang diterima oleh para penjual pulsa itu tidak berbentuk uang. Akan tetapi, pinjaman diberikan dalam bentuk saldo pulsa.

"Peminjam tidak pernah terima uang tunai karena sistem kami tidak seperti itu," ungkap Dani.

Karakteristik Danamas yang lain terdapat pada istilah kredit macet. Di fintech itu, tak ada kredit macet, tetapi ada pengembalian dana dari peminjam ke pemodal, melalui Danamas.

Baca Juga: Didukung Danamas, Traveloka Luncurkan Layanan PayLater

"Sebutannya pemodal memodali peminjam. Peminjam yg tidak mengembalikan dana, itu 0%. Karakteristiknya beda," ujar Dani lagi.

Tak ada rencana ekspansi bisnis untuk Danamas di tahun ini. Namun, mereka akan melakukan penambahan kantor cabang di beberapa wilayah Indonesia, salah satunya di wilayah Papua.

"Tahun ini virtual office rencananya bertambah 12. Di luar Jawa ada 7, di pulau jawa 5," ujar Dani.

Wilayah penambahan kantor cabang itu, antara lain: Karawang, Bogor, Lampung, Palembang, Batam, Padang, Pontianak, Pekanbaru, dan Papua. Sementara, saat ini mereka telah memiliki 10 kantor cabang di Jakarta, Manado, Medan, Makassar, Denpasar, Semarang, Bandung Surabaya, Yogyakarta, dan Balikpapan.

Tag: PT Pasar Dana Pinjaman (Danamas), Financial Technology (FinTech)

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Kumairoh

Foto: Tanayastri Dini Isna

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,783.30 3,744.53
British Pound GBP 1.00 18,150.85 17,967.77
China Yuan CNY 1.00 2,097.95 2,076.96
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,187.00 14,045.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,058.58 9,952.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.88 1,789.76
Dolar Singapura SGD 1.00 10,440.06 10,334.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,015.70 15,848.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,472.95 3,433.99
Yen Jepang JPY 100.00 12,861.03 12,731.15

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6389.085 -30.933 627
2 Agriculture 1592.350 -13.090 21
3 Mining 1834.293 -25.732 47
4 Basic Industry and Chemicals 878.558 -9.993 71
5 Miscellanous Industry 1329.578 -2.798 46
6 Consumer Goods 2604.636 -24.378 51
7 Cons., Property & Real Estate 450.557 -6.160 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1185.805 7.307 71
9 Finance 1216.771 -0.391 91
10 Trade & Service 811.391 -5.665 155
No Code Prev Close Change %
1 ALDO 1,300 1,625 325 25.00
2 PEHA 2,110 2,630 520 24.64
3 SIMA 330 400 70 21.21
4 LMAS 58 69 11 18.97
5 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
6 LUCK 585 660 75 12.82
7 CASS 640 720 80 12.50
8 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
9 BHIT 84 94 10 11.90
10 DWGL 101 113 12 11.88
No Code Prev Close Change %
1 OCAP 81 54 -27 -33.33
2 HDFA 165 130 -35 -21.21
3 KONI 498 398 -100 -20.08
4 BALI 1,060 860 -200 -18.87
5 PUDP 410 338 -72 -17.56
6 CANI 218 180 -38 -17.43
7 KBLV 585 484 -101 -17.26
8 GLOB 448 372 -76 -16.96
9 JIHD 585 490 -95 -16.24
10 NATO 585 505 -80 -13.68
No Code Prev Close Change %
1 EXCL 2,050 2,340 290 14.15
2 BMTR 398 420 22 5.53
3 BHIT 84 94 10 11.90
4 WSKT 1,865 1,765 -100 -5.36
5 BNLI 1,125 1,260 135 12.00
6 ERAA 1,950 1,955 5 0.26
7 MNCN 855 910 55 6.43
8 TLKM 3,740 3,790 50 1.34
9 ANTM 1,000 950 -50 -5.00
10 BUMI 153 151 -2 -1.31