Portal Berita Ekonomi Senin, 25 Maret 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:56 WIB. Listrik - Jonan memperintahkan PLN kejar target rasio elektrifitas di NTT.
  • 09:55 WIB. Infrastruktur - Ignasius Jonan meresmikan PJU-TS, LTSHE dan Sumur Bor Air Tanah di NTT.
  • 09:31 WIB. Rupiah - Terlemah di Asia, rupiah terkoreksi 0,35% ke level Rp14.215 per dolar AS. 
  • 09:31 WIB. Rupiah - Terlemah di Asia, rupiah terkoreksi 0,35% ke level Rp14.215 per dolar AS. 
  • 09:06 WIB. IHSG - Senin pagi, IHSG dibuka merah ,079% ke level 6.473,86.
  • 08:21 WIB. Inflasi - BI memproyeksikan Maret akan terjadi inflasi.
  • 05:54 WIB. BRI - BRI targetkan bisnis kartu kredit tumbuh 40% di tahun ini.
  • 05:53 WIB. GPN - BI menargetkan 30% kartu debit GPN sudah tersebar di masyarakat tahun ini.
  • 05:52 WIB. BNI Syariah - BNI Syariah pastikan masuk BUKU 3 tahun ini.
  • 05:50 WIB. PTBA - Geliat harga batu bara kalori rendah diyakini PTBA akan turut mengerek kinerja keuangan perseroan.
  • 05:49 WIB. Mandiri - Bank Mandiri optimis mencapai target ahun ini.
  • 05:48 WIB. Pelni - Pelni menyiapkan capex 2019 senilai Rp322 miliar .

AKR Bersama Perusahaan Minyak Inggris Bakal Bangun 350 SPBU

AKR Bersama Perusahaan Minyak Inggris Bakal Bangun 350 SPBU - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) bersama dengan British Petroleum (BP) berencana membangun sebanyak 350 unit SPBU di Indonesia selama satu dekade ke depan. SPBU tersebut akan dioperasikan oleh PT Aneka Petroindo Raya (BP AKR Fuels Retail), sebuah perusahaan baru yang didirikan oleh joint-venture dari BP dan AKR.

Presiden Direktur AKR, Haryanto Adikoesoemo mengatakan bahwa empat SPBU pertama mereka di Indonesia kini telah dibuka, dengan menggabungkan pengalaman ritel global BP dengan koneksi distribusi AKR yang luas.

"Bagi AKR, kemitraan kami dengan BP akan memperkuat komitmen jangka panjang kami untuk industri dan Indonesia. Ini adalah salah satu tonggak sejarah kami dan kami bangga dapat bermitra dengan BP. Dengan kesempatan ini, baik BP dan AKR bermaksud untuk mengembangkan dan menawarkan pengalaman yang berbeda kepada konsumen Indonesia dengan memanfaatkan kemampuan dan keahlian yang telah terbukti dari BP dan AKR di Indonesia," ungkapnya, di Jakarta, Jumat (15/2/2019). 

Baca Juga: AKRA Tingkatkan Modal JTT Senilai Rp81 Miliar

Neale Smither, Vice-President of New markets, BP downstream, mengungkapkan jika pembukaan SPBU ini membentuk kehadiran BP di pasar bahan bakar Indonesia yang sedang tumbuh. “Indonesia adalah salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di kawasan regional dan kami bangga memasuki pasar ini bersama mitra kami, AKR," ujarnya. 

Menurutnya, SPBU tersebut menawarkan bahan bakar inovatif BP dengan ACTIVE technology. Dikembangkan dan diuji oleh para ilmuwan BP di laboratorium kelas dunia, semua kadar bensin BP mengandung formula khusus untuk mengatasi kotoran yang akan membantu melindungi mesin dari penumpukan kotoran dan mempertahankan performa kendaraan.

BP berkomitmen untuk mewujudkan masa depan yang rendah karbon, yang bertujuan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dalam kegiatan operasinya, meningkatkan produk dan layanannya untuk membantu pelanggan menurunkan emisi mereka, serta menciptakan bisnis rendah karbon yang baru. 

"SPBU BP di Indonesia akan disertifikasi sebagai karbon netral melalui program carbon offsetting BP, BP Target Neutral (BPTN). Setiap lokasi akan memiliki rencana pengurangan karbon jangka panjang dengan sisa emisi diimbangi melalui BPTN," terangnya.

Sekedar informasi, BP yang merupakan perusahaan minyak asal Inggris ini telah memiliki lebih dari 18.000 unit SPBU di 20 negara di seluruh dunia. 

Tag: PT AKR Corporindo Tbk, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,794.23 3,755.47
British Pound GBP 1.00 18,692.75 18,500.55
China Yuan CNY 1.00 2,125.36 2,104.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,228.00 14,086.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,103.30 10,001.06
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,813.38 1,795.26
Dolar Singapura SGD 1.00 10,546.29 10,439.49
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,182.93 16,018.60
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,506.16 3,466.90
Yen Jepang JPY 100.00 12,850.43 12,718.74

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6525.274 23.498 629
2 Agriculture 1490.781 9.164 21
3 Mining 1887.862 3.129 47
4 Basic Industry and Chemicals 910.367 -5.244 71
5 Miscellanous Industry 1284.891 0.529 46
6 Consumer Goods 2663.462 4.407 52
7 Cons., Property & Real Estate 465.570 -1.138 74
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1170.915 5.940 72
9 Finance 1263.236 12.361 91
10 Trade & Service 828.467 0.865 155
No Code Prev Close Change %
1 COCO 420 525 105 25.00
2 GLOB 352 440 88 25.00
3 CAKK 270 326 56 20.74
4 ECII 825 990 165 20.00
5 SMMA 7,700 9,000 1,300 16.88
6 TGKA 3,010 3,500 490 16.28
7 ANDI 1,605 1,805 200 12.46
8 FISH 3,400 3,760 360 10.59
9 LPLI 135 149 14 10.37
10 BKSW 175 193 18 10.29
No Code Prev Close Change %
1 SIMA 224 168 -56 -25.00
2 KICI 310 260 -50 -16.13
3 IDPR 735 640 -95 -12.93
4 PYFA 198 177 -21 -10.61
5 ATIC 990 895 -95 -9.60
6 JMAS 895 810 -85 -9.50
7 LAND 1,085 1,010 -75 -6.91
8 MTSM 240 224 -16 -6.67
9 UNIT 242 226 -16 -6.61
10 AKSI 400 374 -26 -6.50
No Code Prev Close Change %
1 NUSA 101 97 -4 -3.96
2 HOME 102 102 0 0.00
3 GGRM 88,000 85,900 -2,100 -2.39
4 BBRI 3,980 4,060 80 2.01
5 TLKM 3,800 3,820 20 0.53
6 INKP 10,200 9,800 -400 -3.92
7 FREN 308 328 20 6.49
8 CTRA 975 1,030 55 5.64
9 UNTR 27,800 28,000 200 0.72
10 GIAA 555 555 0 0.00