Portal Berita Ekonomi Rabu, 30 September 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,85% pada level 23.275.
  • 16:05 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 0,86% pada level 2.327.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,12% pada level 23.539.
  • 16:04 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,21% pada level 3.224.
  • 16:03 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup melemah 0,38% pada level 2.473.
  • 16:02 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka negatif 0,77% pada level 5.882.
  • 16:02 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,11% terhadap Yuan pada level 6,81 CNY/USD.
  • 16:01 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,03% terhadap Dollar AS pada level 14.895 IDR/USD.

Ekspor Migas Loyo, Neraca Dagang RI Defisit US$1,16 Miliar

Ekspor Migas Loyo, Neraca Dagang RI Defisit US$1,16 Miliar
WE Online, Jakarta -

Bank Indonesia (BI) mencatat neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2019 mengalami defisit US$1,16 miliar, sedikit naik dari defisit bulan sebelumnya sebesar US$1,03 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Agusman mengatakan, defisit tersebut terutama dipengaruhi oleh kenaikan defisit neraca perdagangan migas akibat penurunan ekspor migas yang lebih besar dibandingkan dengan penurunan impor migas.

"Sementara itu, defisit neraca perdagangan nonmigas tidak banyak berbeda dibandingkan dengan bulan sebelumnya ditunjang peningkatan ekspor nonmigas di tengah impor nonmigas yang masih kuat," ujar Agusman di Jakarta, Jumat (15/2/2019).

Agusman menjelaskan, defisit neraca perdagangan migas pada Januari 2019 tercatat sebesar US$0,45 miliar, meningkat dibandingkan dengan defisit pada bulan sebelumnya sebesar US$0,28 miliar.

Baca Juga: Dari Perang Dagang Hingga Neraca Perdagangan, Semua Bebani Rupiah

Baca Juga: Defisit Neraca Dagang Januari 2019 Terbesar Sejak 2014

Defisit tersebut dipengaruhi penurunan ekspor migas dari US$1,75 miliar pada Desember 2018 menjadi US$1,23 miliar pada Januari 2019. Penurunan terutama terjadi pada komponen hasil minyak dan minyak mentah sejalan dengan penurunan volume ekspor dan harga minyak.

Namun, sayangnya penurunan ekspor migas ini lebih besar dibandingkan dengan penurunan impor migas yang pada Januari 2019 tercatat US$1,69 miliar, turun 0,34 miliar dolar AS (mtm) dibandingkan dengan capaian bulan sebelumnya.

"Penurunan impor migas juga terjadi pada komponen hasil minyak dan minyak mentah, seiring harga minyak yang menurun," sebut Agusman.

Sementara itu, defisit neraca perdagangan nonmigas pada Januari 2019 tercatat sebesar US$0,70 miliar, tidak banyak berubah dibandingkan dengan defisit pada bulan sebelumnya sebesar US$0,75 miliar. Kondisi ini dipengaruhi kenaikan ekspor nonmigas di tengah impor nonmigas yang stabil.

"Ekspor nonmigas tercatat US$12,63 miliar, naik sebesar US$0,05 miliar (mtm) dari capaian Desember 2018. Ekspor nonmigas tersebut didominasi oleh komponen kendaraan dan bagiannya, mesin/peralatan listrik, serta besi dan baja," kata Agusman.

Kemudian, impor nonmigas tercatat US$13,34 miliar, di mana kenaikan permintaan impor antara lain terjadi pada impor bahan kimia organik, plastik dan barang dari plastik, serta besi dan baja.

"BI memandang perkembangan neraca perdagangan pada Januari 2019 tidak terlepas dari pengaruh pertumbuhan ekonomi global yang melandai dan harga komoditas ekspor Indonesia yang menurun di tengah permintaan domestik yang masih solid," tutup Agusman.

Baca Juga

Tag: Defisit Neraca Perdagangan, Neraca Perdagangan, Bank Indonesia (BI)

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Sigid Kurniawan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,997.92 3,957.93
British Pound GBP 1.00 19,259.06 19,064.46
China Yuan CNY 1.00 2,197.20 2,175.15
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,994.60 14,845.40
Dolar Australia AUD 1.00 10,620.68 10,513.51
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,934.89 1,915.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,932.99 10,821.84
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,500.20 17,324.58
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,599.28 3,559.19
Yen Jepang JPY 100.00 14,214.24 14,071.47
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4879.098 -27.450 707
2 Agriculture 1122.417 -2.140 24
3 Mining 1339.963 5.348 47
4 Basic Industry and Chemicals 696.579 -8.247 80
5 Miscellanous Industry 834.449 -19.875 53
6 Consumer Goods 1822.130 -5.238 60
7 Cons., Property & Real Estate 342.108 -1.162 95
8 Infrastruc., Utility & Trans. 796.189 -7.740 79
9 Finance 1049.447 -5.825 94
10 Trade & Service 623.036 0.279 175
No Code Prev Close Change %
1 RONY 90 121 31 34.44
2 WICO 470 575 105 22.34
3 AIMS 132 160 28 21.21
4 PURE 302 364 62 20.53
5 YULE 200 240 40 20.00
6 ENVY 50 60 10 20.00
7 TFCO 450 535 85 18.89
8 JAST 99 116 17 17.17
9 BOLT 540 610 70 12.96
10 WAPO 64 72 8 12.50
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 40 36 -4 -10.00
2 ENZO 86 80 -6 -6.98
3 HEXA 3,600 3,350 -250 -6.94
4 PYFA 940 875 -65 -6.91
5 INTD 174 162 -12 -6.90
6 JMAS 174 162 -12 -6.90
7 JAWA 58 54 -4 -6.90
8 SOHO 10,225 9,525 -700 -6.85
9 ARGO 1,900 1,770 -130 -6.84
10 TUGU 1,390 1,295 -95 -6.83
No Code Prev Close Change %
1 JAST 99 116 17 17.17
2 BBRI 3,090 3,040 -50 -1.62
3 BBCA 27,575 27,525 -50 -0.18
4 TLKM 2,660 2,630 -30 -1.13
5 TOWR 1,035 1,035 0 0.00
6 PURE 302 364 62 20.53
7 ENVY 50 60 10 20.00
8 PURA 127 131 4 3.15
9 MDKA 1,615 1,615 0 0.00
10 BEST 183 174 -9 -4.92